• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Dari Purna PMI Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Kisah Mimin Mintarsih Bukti Brain Circulation Bangun Indonesia

Redaksi by Redaksi
28 Juli 2026
in Berita KP2MI
62 5
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama para purna PMI yang telah sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama para purna PMI yang telah sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

516
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Kisah sukses purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) Mimin Mintarsih menjadi bukti bahwa pengalaman bekerja di luar negeri tidak berhenti pada saat kepulangan.

Bekal keterampilan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama menjadi PMI mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru di kampung halaman melalui konsep brain circulation, yakni kembalinya pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan di dalam negeri.

Berasal dari Kampung Cirangkong, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Mimin Mintarsih kini dikenal sebagai pelaku usaha TRI R. Biji Ketapang, produk olahan pangan yang telah dipasarkan melalui berbagai toko dan outlet UMKM.

Usaha yang dirintisnya tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya.

Perjalanan Mimin dimulai ketika kembali ke Indonesia pada 2003. Berbekal tabungan hasil bekerja di Arab Saudi, ia membangun usaha kecil, kemudian merintis usaha konveksi sebelum akhirnya pada 2010 mendirikan kelompok usaha bersama yang berkembang menjadi produk olahan biji ketapang dengan merek TRI R.

Setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan BP2MI pada 2017, kapasitas usahanya semakin meningkat, baik dari sisi manajemen, pemasaran, maupun pengembangan produk. Informasi pada profilnya juga menunjukkan bahwa usahanya terus berkembang melalui berbagai jejaring pemasaran modern dan kemitraan UMKM.

Keberhasilan tersebut mencerminkan esensi brain circulation. Migrasi kerja tidak hanya menghasilkan remitansi dalam bentuk finansial, tetapi juga menghadirkan transfer pengetahuan, keterampilan, etos kerja, serta pengalaman internasional yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif setelah kembali ke Indonesia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan perekonomian daerah.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong semakin banyak purna PMI menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui pemanfaatan kompetensi yang mereka peroleh selama bekerja di luar negeri.

“Pekerja migran Indonesia bukan hanya pahlawan devisa. Mereka adalah sumber daya manusia yang membawa pulang pengalaman, keterampilan, dan jejaring internasional. Inilah yang kami sebut sebagai brain circulation. Negara berkepentingan memastikan ilmu dan pengalaman tersebut dapat dikonversi menjadi usaha produktif, lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah asal,” ujarnya.

Menurut Mukhtarudin, keberhasilan Mimin Mintarsih menunjukkan bahwa investasi terbesar dari migrasi aman dan prosedural bukan hanya remitansi, melainkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang semakin unggul.

“Kisah Ibu Mimin membuktikan bahwa ketika negara mampu menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang baik, purna PMI dapat tumbuh menjadi wirausaha, membuka lapangan pekerjaan, dan menginspirasi masyarakat di sekitarnya. Kami ingin semakin banyak kisah sukses seperti ini lahir dari berbagai daerah di Indonesia,” tandasnya.

Melalui berbagai program pemberdayaan purna PMI, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia terus mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan agar kepulangan pekerja migran menjadi awal dari babak baru pembangunan ekonomi keluarga dan daerah.

Kisah Mimin Mintarsih menjadi gambaran bahwa migrasi yang aman, terampil, dan terkelola dengan baik mampu menghasilkan manfaat yang jauh melampaui remitansi, yaitu lahirnya agen-agen pembangunan yang membawa perubahan nyata bagi Indonesia.

Penulis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Brain Circulation Angkat Ai Sunarsih dari PMI di Arab Saudi Menjadi Pengusaha Yoghurt Sukses

Next Post

Dinkes Rembang Buka Aduan Masyarakat, Tenaga Puskesmas Dilatih Service Excellence

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dalam diskusi daring dengan Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Rina P. Soemarno, pada Kamis (6/8/2026). (Dok. KP2MI/Lingkar.news)

Pasar Kerja Eropa Terbuka, KP2MI Jajaki Peluang Penempatan PMI ke Republik Ceko

by Redaksi
7 Agustus 2026
510

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjajaki peluang perluasan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Republik Ceko menyusul tingginya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor...

Konferensi Pers KP2MI soal SMK Go Global

SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Simak Syarat dan Peluang Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
5 Agustus 2026
512

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran Program SMK Go Global mulai 12 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia yang...

Konferensi PErs KP2MI

KP2MI Jamin Pemulangan PMI Korban TPPO, Bisa Kembali Berkumpul dengan Keluarga

by Redaksi
5 Agustus 2026
511

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjamin pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dapat kembali ke rumah masing-masing dengan...

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

by Basuki
5 Agustus 2026
517

JAKARTA, Harianmuria.com – Pemerintah Indonesia terus memperluas peluang kerja internasional bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terampil. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan penempatan...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
536
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Kasus HIV di Blora Capai 62 Orang, Mayoritas Usia Produktif

Kasus HIV di Blora Capai 62 Orang, Mayoritas Usia Produktif

3 Juni 2026
573
Inovasi Batik Kendal, Lumpur Sawah Jadi Pewarna Alami yang Estetik

Inovasi Batik Kendal, Lumpur Sawah Jadi Pewarna Alami yang Estetik

14 Mei 2025
635

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya