• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Juli 28, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

8 Kecamatan di Blora Belum Punya SMA/SMK Negeri, Siswa Sambong Tempuh 16 Km ke Cepu

ulfa puspa by ulfa puspa
28 Juli 2026
in Blora, News, Pendidikan
63 4
POTRET: Tampak depan bangunan SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

POTRET: Tampak depan bangunan SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

516
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Delapan kecamatan di Kabupaten Blora belum memiliki sekolah menengah atas negeri (SMAN) maupun sekolah menengah kejujuran negeri (SMKN). 

Siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menikmati fasilitas pendidikan negeri, dikarenakan berbeda kecamatan. 

Salah satu wali siswa SMA Negeri 1 Cepu, Samidi, warga Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, harus mengantar dan menjemput anaknya setiap hari dengan jarak tempuh mencapai sekitar 16 kilometer untuk pulang-pergi.

“Untuk angkutan umum tidak ada, jadi saya harus mengantar dan menjemput anak saya setiap hari, kalau jarak rumah ke sekolah sekitar delapan, jadi kalau pulang pergi ya 16 kiloan,” ujar Samidi, Selasa, 28 Juli 2026.

Samidi mengaku sering kelimpungan ketika pekerjaan dan jadwal antar jemput anaknya bersamaan. Alhasil ia sering meminta anaknya menunggu saat pulang, atau mengantarkan anaknya lebih pagi saat berangkat.

“Seandainya ada angkutan atau bus sekolah mungkin bisa lebih membantu untuk siswa seperti anaknya yang jauh dari SMA negeri terdekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Cabdin) wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sukamto, membenarkan bahwa SMA Negeri sederajat tidak terdistribusi merata di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Blora.

“Kecamatan yang belum ada SMA atau SMK negeri yaitu Kecamatan Todanan, Japah, Banjarejo, Bogorejo, Jiken, Sambong, Kedungtuban, Doplang,” ujarnya.

SMA/SMK Negeri di Kabupaten Blora terdistribusi di delapan kecamatan lainnya, yakni empat di Kecamatan Blora, tiga di Cepu, 2 di Jepon, serta masing-masing satu di Ngawen, Tunjungan, Randublatung, Kunduran, Jati.

Dengan rincian untuk SMA, yaitu SMA Negeri 1 dan 2 Blora, SMA Negeri 1 dan 2 Cepu, SMA 1 Ngawen, SMA 1 Jepon, SMA 1 Tunjungan, SMA 1 Randublatung. Selanjutnya, untuk SMK yaitu, SMK Negeri 1 dan 2 Blora, SMK Negeri 1 Jepon, SMK Negeri 1 Cepu, SMK Negeri 1 jati dan SMK Negeri 1 Kunduran.

Kendati demikian, sambung Sukamto, ia memberikan solusi untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, dapat mengakses pendidikan melalui sekolah swasta terdekat.

“Solusi siswa yang tidak tertampung, bisa sekolah di swasta. Pemprov juga memberi bantuan pada sekolah swasta berupa BOSDA, sebagai upaya meningkatkan kualitas sekolah swasta,” ucapnya.

Khusus siswa kurang mampu kategori desil satu hingga desil tiga, kata Sukamto, Pemprov Jateng melakukan kerja sama dengan sekolah swasta, agar tidak menolak atau membebani siswa dari kategori desil satu hingga desil tiga.

“Semua biaya nanti akan ditanggung oleh Pemprov Jateng. Di Kabupaten Blora terdapat 64 sekolah swasta untuk SMA sederajat, yang tersebar di 16 kecamatan,” katanya.

Adapun sekolah negeri di Blora mampu menampung siswa baru mencapai 5.231 orang, dengan rincian SMA negeri 2.772 siswa dan SMK negeri 2.459 siswa.

“Tidak ada sekolah negeri yang menerima melebihi kuota daya tamping yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sukamto menambahkan, mekanisme penambahan sekolah negeri baru di Kabupaten Blora belum dapat tercapai. Pasalnya harus dilakukan secara kolaborasi antara Pemkab dan Pemprov. 

Selain itu, pendirian sekolah negeri baru juga mempertimbangkan keberadaan sekolah swasta hingga potensi calon siswa di daerah tersebut. 

Saat ini prioritas pembangunan sekolah negeri untuk wilayah yang belum memiliki SMA/SMK Negeri maupun swasta. Pasalnya hingga saat ini, di 35 kabupaten/kota yang ada, terdapat 14 kecamatan yang belum memiliki SMA sederajat negeri maupun swasta.

“Mekanismenya pendirian sekolah baru, Pemkab harus menyediakan aset tanah untuk dihibahkan ke Pemprov. Selanjutnya Pemprov yang akan membangun gedung dan fasilitas pendukungnya,” terangnya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BlorabloraDisdik Blorakabupaten blora
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Kisah Darwinah, Purna PMI yang Membuktikan Brain Circulation Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah

Next Post

Kebakaran Rumah di Welahan Jepara Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp30 Juta

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Gagas Program Sekolah Sisan Ngaji, SMPN 3 Randublatung Gandeng Ustaz dan Ustazah Profesional

Gagas Program Sekolah Sisan Ngaji, SMPN 3 Randublatung Gandeng Ustaz dan Ustazah Profesional

by Sekar Sari
27 Juli 2026
514

BLORA, Harianmuria.com - Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) yang digagas Pemerintah Kabupaten Blora mulai diterapkan secara serius di berbagai sekolah. Salah satunya di SMP Negeri 3 Randublatung yang...

Hibah 30 Ribu Buku dari Perpusnas untuk Blora Terganjal Efisiensi Anggaran

Hibah 30 Ribu Buku dari Perpusnas untuk Blora Terganjal Efisiensi Anggaran

by Rosyid
27 Juli 2026
544

BLORA, Harianmuria.com - Rencana penyaluran hibah 30.000 buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) ke puluhan perpustakaan di Kabupaten Blora pada 2026 berpotensi tertunda. Kondisi tersebut dipicu...

Anggaran Perbaikan Jalan Kunduran–Blora Dipangkas Jadi Rp2 Miliar, Ini Alasannya

Anggaran Perbaikan Jalan Kunduran–Blora Dipangkas Jadi Rp2 Miliar, Ini Alasannya

by ulfa puspa
27 Juli 2026
514

BLORA, Harianmuria.com – Anggaran perbaikan jalan provinsi ruas Kunduran–Blora dipangkas menjadi Rp2 miliar dari alokasi sebelumnya Rp14 miliar. Pemangkasan anggaran perbaikan Jalan Kunduran–Blora tersebut akan mengubah Detail Engineering...

Puluhan Hektare Sawah di Blora Mulai Kekeringan, Ancaman Puso Hantui Petani

Puluhan Hektare Sawah di Blora Mulai Kekeringan, Ancaman Puso Hantui Petani

by Rosyid
26 Juli 2026
517

BLORA, Harianmuria.com - Sebanyak 69 hektare lahan sawah di Kabupaten Blora mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun 2026. Kondisi tersebut membuat Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan...

Load More

BERITA UTAMA

Anggaran Perbaikan Jalan Kunduran–Blora Dipangkas Jadi Rp2 Miliar, Ini Alasannya

Anggaran Perbaikan Jalan Kunduran–Blora Dipangkas Jadi Rp2 Miliar, Ini Alasannya

27 Juli 2026
514
Temui Gubernur Jateng, Said Iqbal Bahas PHK PT Victory Apparel Semarang

Temui Gubernur Jateng, Said Iqbal Bahas PHK PT Victory Apparel Semarang

27 Juli 2026
522
Hari Jadi ke-285 Rembang, Bupati Harno Ajak Perkuat Sinergi Wujudkan Daerah Maju

Hari Jadi ke-285 Rembang, Bupati Harno Ajak Perkuat Sinergi Wujudkan Daerah Maju

27 Juli 2026
547
Miris! Pantai Lestari Pati Kini Didominasi Sampah hingga Limbah Industri Tapioka

Miris! Pantai Lestari Pati Kini Didominasi Sampah hingga Limbah Industri Tapioka

27 Juli 2026
516

TRENDING HARI INI

  • KP2MI Dorong Ekosistem Pelindungan Anak PMI dari Desa hingga Luar Negeri | Harianmuria

    KP2MI Dorong Ekosistem Pelindungan Anak PMI dari Desa hingga Luar Negeri

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Hari Jadi ke-285 Rembang, Bupati Harno Ajak Perkuat Sinergi Wujudkan Daerah Maju

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Hibah 30 Ribu Buku dari Perpusnas untuk Blora Terganjal Efisiensi Anggaran

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Said Iqbal Soroti PHK PT Samwon, Bupati Jepara Pastikan Penyerapan Pekerja Terdampak

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Pastikan Stok Air Bersih Aman Selama Musim Kemarau

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 2 Pabrik Garmen di Jateng PHK Ribuan Karyawan, Disnakertrans Kawal Hak Pekerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Temui Gubernur Jateng, Said Iqbal Bahas PHK PT Victory Apparel Semarang

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
548
Orang yang berjualan takjil. (Unsplash/Harianmuria.com)

10 Ide Bisnis Selama Bulan Ramadan, Dijamin Laris

22 Februari 2023
559

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya