• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

8 Kecamatan di Blora Belum Punya SMA/SMK Negeri, Siswa Sambong Tempuh 16 Km ke Cepu

ulfa puspa by ulfa puspa
28 Juli 2026
in Blora, Highlight, News, Pendidikan
98 7
POTRET: Tampak depan bangunan SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

POTRET: Tampak depan bangunan SMA Negeri 1 Cepu, Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

804
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Delapan kecamatan di Kabupaten Blora belum memiliki sekolah menengah atas negeri (SMAN) maupun sekolah menengah kejujuran negeri (SMKN). 

Siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menikmati fasilitas pendidikan negeri, dikarenakan berbeda kecamatan. 

Salah satu wali siswa SMA Negeri 1 Cepu, Samidi, warga Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, harus mengantar dan menjemput anaknya setiap hari dengan jarak tempuh mencapai sekitar 16 kilometer untuk pulang-pergi.

“Untuk angkutan umum tidak ada, jadi saya harus mengantar dan menjemput anak saya setiap hari, kalau jarak rumah ke sekolah sekitar delapan, jadi kalau pulang pergi ya 16 kiloan,” ujar Samidi, Selasa, 28 Juli 2026.

Samidi mengaku sering kelimpungan ketika pekerjaan dan jadwal antar jemput anaknya bersamaan. Alhasil ia sering meminta anaknya menunggu saat pulang, atau mengantarkan anaknya lebih pagi saat berangkat.

“Seandainya ada angkutan atau bus sekolah mungkin bisa lebih membantu untuk siswa seperti anaknya yang jauh dari SMA negeri terdekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas (Cabdin) wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sukamto, membenarkan bahwa SMA Negeri sederajat tidak terdistribusi merata di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Blora.

“Kecamatan yang belum ada SMA atau SMK negeri yaitu Kecamatan Todanan, Japah, Banjarejo, Bogorejo, Jiken, Sambong, Kedungtuban, Doplang,” ujarnya.

SMA/SMK Negeri di Kabupaten Blora terdistribusi di delapan kecamatan lainnya, yakni empat di Kecamatan Blora, tiga di Cepu, 2 di Jepon, serta masing-masing satu di Ngawen, Tunjungan, Randublatung, Kunduran, Jati.

Dengan rincian untuk SMA, yaitu SMA Negeri 1 dan 2 Blora, SMA Negeri 1 dan 2 Cepu, SMA 1 Ngawen, SMA 1 Jepon, SMA 1 Tunjungan, SMA 1 Randublatung. Selanjutnya, untuk SMK yaitu, SMK Negeri 1 dan 2 Blora, SMK Negeri 1 Jepon, SMK Negeri 1 Cepu, SMK Negeri 1 jati dan SMK Negeri 1 Kunduran.

Kendati demikian, sambung Sukamto, ia memberikan solusi untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, dapat mengakses pendidikan melalui sekolah swasta terdekat.

“Solusi siswa yang tidak tertampung, bisa sekolah di swasta. Pemprov juga memberi bantuan pada sekolah swasta berupa BOSDA, sebagai upaya meningkatkan kualitas sekolah swasta,” ucapnya.

Khusus siswa kurang mampu kategori desil satu hingga desil tiga, kata Sukamto, Pemprov Jateng melakukan kerja sama dengan sekolah swasta, agar tidak menolak atau membebani siswa dari kategori desil satu hingga desil tiga.

“Semua biaya nanti akan ditanggung oleh Pemprov Jateng. Di Kabupaten Blora terdapat 64 sekolah swasta untuk SMA sederajat, yang tersebar di 16 kecamatan,” katanya.

Adapun sekolah negeri di Blora mampu menampung siswa baru mencapai 5.231 orang, dengan rincian SMA negeri 2.772 siswa dan SMK negeri 2.459 siswa.

“Tidak ada sekolah negeri yang menerima melebihi kuota daya tamping yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sukamto menambahkan, mekanisme penambahan sekolah negeri baru di Kabupaten Blora belum dapat tercapai. Pasalnya harus dilakukan secara kolaborasi antara Pemkab dan Pemprov. 

Selain itu, pendirian sekolah negeri baru juga mempertimbangkan keberadaan sekolah swasta hingga potensi calon siswa di daerah tersebut. 

Saat ini prioritas pembangunan sekolah negeri untuk wilayah yang belum memiliki SMA/SMK Negeri maupun swasta. Pasalnya hingga saat ini, di 35 kabupaten/kota yang ada, terdapat 14 kecamatan yang belum memiliki SMA sederajat negeri maupun swasta.

“Mekanismenya pendirian sekolah baru, Pemkab harus menyediakan aset tanah untuk dihibahkan ke Pemprov. Selanjutnya Pemprov yang akan membangun gedung dan fasilitas pendukungnya,” terangnya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BlorabloraDisdik Blorakabupaten blora
SummarizeShare58SendShare
Previous Post

Kisah Darwinah, Purna PMI yang Membuktikan Brain Circulation Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah

Next Post

Kebakaran Rumah di Welahan Jepara Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp30 Juta

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Lalu Lintas di Blora Kian Padat, Pemkab Gandeng PKTJ Tegal

Lalu Lintas di Blora Kian Padat, Pemkab Gandeng PKTJ Tegal

by Sekar Sari
7 Agustus 2026
512

BLORA, Harianmuria.com - Pemkab Blora menggandeng Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) transportasi darat, yang profesional, dengan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama...

BPJS Kesehatan Blora Minta Faskes Jalankan Janji Mutu Layanan Pasca Kasus Yurizal

BPJS Kesehatan Blora Minta Faskes Jalankan Janji Mutu Layanan Pasca Kasus Yurizal

by Sekar Sari
7 Agustus 2026
518

BLORA, Harianmuria.com - BPJS Kesehatan Cabang Blora meminta seluruh fasilitas kesehatan (faskes) mitra meningkatkan mutu pelayanan menyusul viralnya kasus pasien BPJS, Yurizal Tri Chaerawan, yang diduga meninggal dunia...

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

by ulfa puspa
7 Agustus 2026
546

BLORA, Harianmuria.com – Objek wisata geologi Oro-Oro Kesongo, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora menyemburkan lumpur pada Jumat, 7 Agustus 2026. Tercatat hingga pukul 11.30 WIB,...

Longsor Lagi, Bahu Jalan Randublatung-Blora Akan Diperbaiki Permanen Lewat APBD Perubahan

Longsor Lagi, Bahu Jalan Randublatung-Blora Akan Diperbaiki Permanen Lewat APBD Perubahan

by Rosyid
6 Agustus 2026
510

BLORA, Harianmuria.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora memastikan perbaikan permanen terhadap longsoran bahu jalan di jalur utama Blora-Randublatung, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
537
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang mengalami anemia. (Freepik/Lingkarjateng.id)

Pakar Ungkap Anemia Dapat Berdampak pada Perkembangan Otak Anak

3 September 2023
572
Ilustrasi pria tampan berkulit sawo matang mengenakan kaos warna putih. (Freepik/Harianmuria.com)

Pria Kulit Sawo Matang Wajib Tahu, Ini 5 Rekomendasi Warna Kaos Biar Makin Keren

29 November 2022
1.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya