BLORA, Harianmuria.com – Anggaran perbaikan jalan provinsi ruas Kunduran–Blora dipangkas menjadi Rp2 miliar dari alokasi sebelumnya Rp14 miliar.
Pemangkasan anggaran perbaikan Jalan Kunduran–Blora tersebut akan mengubah Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan teknis bangunan yang memuat gambar kerja detail, spesifikasi teknis material, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Pelaksana tugas (Plt) Subkoordinator Wilayah II Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Purwodadi Jawa Tengah, Andila, membenarkan adanya pemangkasan alokasi anggaran perbaikan Jalan Kunduran–Blora. Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Jateng anggaran yang dialokasikan mencapai Rp14 miliar kini tersisa hanya Rp2 miliar.
“Direvisi, karena banyak kabupaten yang juga ikut mengusulkan perbaikan jalan provinsi. Sehingga dibagi rata. Jadi keterbatasan keuangan daerah memaksa dilakukan pengurangan,” terangnya pada Senin, 27 Juli 2026.
Andila memastikan perubahan alokasi anggaran hanya untuk Jalan Kunduran–Blora. Sementara untuk ruas Randublatung–Cepu, hingga Todanan–Ngawen tetap sesuai alokasi yang diatur dalam Perkada.
“Randublatung–Cepu dan Todanan–Ngawen masih sama sesuai dengan Perkada. Jadi ruas Kunduran–Blora yang nanti akan diubah DED-nya, karena anggaran hanya Rp2 miliar,” sambungnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengusulkan perbaikan titik-titik prioritas ruas jalan provinsi di Kabupaten Blora. Menurutnya beberapa titik memerlukan perbaikan permanen hingga betonisasi.
“Kita tetap usulkan keadaan dilapangan. Nanti bersama tim balai balai (BPJ), kita petakan titik prioritas, sehingga perbaikan dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebelumnya, unggahan akun Instagram Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada 30 Juni 2026 menjelaskan titik sasaran pembangunan jalan provinsi, dari APBD murni, APBD melalui Perkada, hingga program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Pada unggahan itu, perbaikan jalan provinsi di Blora dari Perkada, di antaranya ruas Jalan Singget–Doplang–Cepu mendapatkan alokasi mencapai Rp28,6 miliar, lalu ruas Kunduran–Ngawen–Blora mendapatkan Rp14,4 miliar, terkahir ruas Todanan–Ngawen Rp3 Miliar
Sementara itu, untuk pengerjaan peningkatan jalan provinsi dari APBD murni Jawa Tengah 2026, ruas Singget–Doplang–Randublatung–Cepu dan ruas Todanan–Ngawen masing-masing mendapatkan Rp5,2 miliar. Sementara untuk Ruas Kunduran–Ngawen–Blora tidak terdaftar di unggahan tersebut.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











