• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Petani Tebu Blora Pilih Kirim Hasil Panen ke PG Trangkil Pati Imbas Operasional PG GMM Belum Pasti

ulfa puspa by ulfa puspa
20 Juni 2026
in Blora, Highlight, News
141 1
Salah satu petani tebu di Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Salah satu petani tebu di Kabupaten Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

1.1k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Di tengah ketidakpastian PG Gendhis Multi Manis (GMM) Blora, para petani tebu setempat memilih mengirim hasil panen ke Pabrik Gula (PG) Trangkil Kabupaten Pati yang berada di unit kerja PT Kebon Agung.

Setidaknya lebih dari seribu hektare hasil panen tebu dari Blora yang dikirim ke PG Trangkil pada musim giling.

Bukan saja pada musim giling tahun 2025 dan 2026, kepercayaan petani tebu Blora mengirim hasil panen ke PG Trangkil berlangsung sejak lama dan terus meningkat. Dari petani milenial hingga petani senior. 

Bagi petani tebu, PG Trangkil Pati dinilai memiliki sistem yang baik. Dari mulai dari pemberian fasilitas kemitraan berupa pinjaman dana dan subsidi bibit, pendampingan petugas lapangan hingga pembayaran yang cepat, jelas dan transparan. 

Tagih Janji Serapan Panen, Petani Blora Gelar Aksi Tumpah Tebu di Pabrik Gula GMM

Slamet Riyanto, adalah petani tebu milenial dari Desa Ngampel, Kecamatan Blora. Ia menjadi petani tebu sejak 2014. 

Selama 12 tahun ini, Slamet bersama istrinya, Adi Yamita, mengirim hasil panen tebu ke PG Trangkil. Setiap hari saat musim giling, mereka bisa mengirim 8-12 rit tebu ke Pati. 

“Nyaman setor ke PG Trangkil. Karena sistem keuangan yang cepat dan transparan,” ujar Slamet pada  Jumat, 19 Juni 2026.

Ia bersama beberapa petani tebu di wilayah sekitar, mulai dari Desa Ngampel, Plantungan, Tempuran, Sendangharjo mengelola tak kurang dari 100 Hektare area tanam tebu. 

“Kami memilih bermitra dengan PG Trangkil dari dulu sampai sekarang,” tuturnya. 

Berbagai kelebihan bermitra dengan PG Trangkil juga dirasakan petani lainnya, Suwanto. Warga Desa Sambongrejo Kecamatan Tunjungan itu mengirim tebu ke PG Trangkil sejak 2021. 

“Area tanam saya 45 Hektare, tiap hari kirim 8 rit truk tebu ke PG Trangkil,” ujarnya.

Ia memilih bermitra dengan PG Trangkil karena mendapatkan banyak manfaat. Pihaknya bisa mendapatkan fasilitas pinjaman uang kemitraan UMK dan subsidi bibit. 

Nilainya pun fantastis, dari UMK dan subsidi bibit, ia mendapatkan fasilitas lebih dari Rp100 juta. Selain itu ia merasakan pendampingan dari PG Trangkil juga bermanfaat sehingga membuat hasil panennya bisa maksimal. 

“Ada banyak fasilitas dari PG Trangkil, jadi sangat baik. Bisa mendukung petani kecil makin berkembang, dan bisa menambah luas lahan,” sambungnya. 

Jawab Desakan Petani Tebu, Dirut Bulog Berencana Reorganisasi PG GMM Blora

Selain Slamet Riyanto dan Suwanto, ada petani tebu lain di Blora yang juga menaruh kepercayaan di PG Trangkil. Bahkan sudah sejak 1995. Ialah Muslikhan, warga Desa Kamolan, Blora. 

Muslikhan menjadi petani tebu sejak 1991. Awalnya ia mengirim hasil panen tebu ke PG lain. Namun seiring berjalannya waktu, ia merasa tidak nyaman lantaran ada beberapa masalah. 

“Awalnya ikut PG lain. Namun dalam pelayanan tidak memuaskan. Barulah pada 1995 kirim ke PG Trangkil,” tuturnya. 

Bermitra dengan PG Trangkil membuat Muslikhan terus berkembang. Areal garapan bersama sejumlah petani lainnya pun terus meningkat. 

“Sekarang sekitar 450 hektare. Per hari kirim 20-25 rit ke PG Trangkil. Kalau maksimal bisa sampai 30 rit,” ucapnya. 

Puluhan tahun bermitra dengan PG Trangkil tak membuat dia bosan. Lantaran pelayanan yang baik.

“Yang membuat bertahan bermitra dengan PG Trangkil pertama karena pelayanan. Bagus dan maksimal sehingga kami senang. Kedua secara keuangan baik,” jelasnya. 

Di sisi lain, PG Trangkil juga mengapresiasi para petani tebu. Muslikhan adalah satu di antaranya. Ia langganan penerima penghargaan berkat keuletan, konsistensi dan komitmen.

“Dapat penghargaan piagam, Alhamdulillah. Setiap tahun nyaris dapat piagam,” tambahnya. 

Kemitraan PG Trangkil dengan para petani tebu di Blora makin meningkat lantaran tutupnya Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (PG GMM) yang berhenti beroperasi pada akhir 2025. Para petani yang semula berkirim ke PT GMM beralih ke PG Trangkil. 

Komitmen PG Trangkil untuk menyerap tebu-tebu dari petani Blora akan terus berlanjut di musim giling tahun ini dan di tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu operasional pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) telah berhenti sejak 2025. Pabrik tutup giling lebih awal pada Kamis, 25 September 2025 menyusul kerusakan pada unit boiler yang tidak bisa diperbaiki dalam waktu singkat.

Lantaran masalah tersebut nasib serapan petani tebu Blora pun menggantung. Pihak pabrik pada April 2026 akhirnya menempuh skema pengalihan penyerapan hasil panen tebu ke daerah lain.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT GMM, Sri Emilia, mengatakan bahwa Bulog bersama PG GMM akan mengalihkan penyerapan tebu petani Blora ke pabrik lain.

“Solusi yang ditempuh adalah melalui skema pengalihan penyerapan tebu ke pabrik gula lain yang beroperasi dengan harga yang wajar. Terkait pelaksanaannya akan dibahas melalui FTK (Forum Temu Kemitraan),” ungkap Sri pada Rabu, 15 April 2026.

Sri menyebut kondisi teknis PT GMM saat ini belum memungkinkan untuk melaksanakan proses giling tahun 2026. Menurutnya, solusi tersebut dapat ditempuh sebagai jalan tengah.

Bulog sebagai pemegang saham mayoritas PT GMM, sambung Sri, sudah mengajukan hasil kajian perbaikan mesin untuk mendapatkan persetujuan pemerintah pusat selaku regulator. 

“PT GMM juga memastikan bahwa FKT, nantinya tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga menghasilkan langkah operasional yang jelas dan dapat langsung diimplementasikan (diterapkan) di lapangan,” bebernya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BloraBerita Jatengblorakabupaten bloraPabrik Gula BloraPG GMM
SummarizeShare79SendShare
Previous Post

Pernikahan di Rembang Melonjak 300 Persen Periode Mei–Juni 2026

Next Post

Sejumlah Ruang Kelas Bocor SMAN 1 Cepu Blora Akhirnya Diperbaiki

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

by Rosyid
18 Agustus 2026
523

BLORA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1 miliar dari Bank Jateng. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui...

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

by utia
18 Agustus 2026
523

BLORA, Harianmuria.com - Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen hingga Selasa, 18 Agustus 2026 belum selesai dikerjakan. Padahal proyek tersebut ditargetkan harus selesai pada 14 Juli 2026 sesuai kontrak atau...

7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
518

SEMARANG, Harianmuria.com – Tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundurkan diri per Kamis, 13 Agustus 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng,...

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
549

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
549
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
531
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

2 Februari 2026
580
Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT IPB Hadir dengan Program SYNERA

29 Juli 2026
585

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya