• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Tagih Janji Serapan Panen, Petani Blora Gelar Aksi Tumpah Tebu di Pabrik Gula GMM

Rosyid by Rosyid
1 Juni 2026
in Blora, News
73 5
Aksi tumpah tebu yang dilakukan petani tebu di depan gerbang PT Gendhis Multi Manis, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Senin, 1 Juni 2026. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Aksi tumpah tebu yang dilakukan petani tebu di depan gerbang PT Gendhis Multi Manis, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Senin, 1 Juni 2026. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

598
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Puluhan petani tebu kembali menggelar aksi tumpah tebu di depan gerbang pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM), Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Senin, 1 Juni 2026. Dalam aksi jilid kedua tersebut, para petani mengancam akan membawa persoalan tebu ke Jakarta apabila tuntutan tidak segera ditindaklanjuti.

Aksi berlangsung dengan berbagai bentuk unjuk rasa, mulai dari orasi, teriakan protes, penampilan hiburan musik, hingga pembacaan puisi oleh perwakilan mahasiswa. Selain itu, sejumlah truk bermuatan tebu dikawal petani menuju pintu masuk pabrik, kemudian sebagian muatannya ditumpahkan di depan gerbang sebagai bentuk protes simbolis.

Aksi itu dilakukan karena mereka menilai PT GMM belum memenuhi komitmen untuk menyerap hasil panen tebu yang selama ini dihasilkan petani mitra di Kabupaten Blora. Kondisi tersebut dinilai merugikan petani karena hasil panen belum memperoleh kepastian pemasaran.

Salah satu petani, Anton Sudibyo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap berbagai janji yang hingga kini belum terealisasi.

“Ini aksi jilid dua. Kami merasa di-PHP (diberi harapan palsu), dibohongi. Semua biaya aksi ini murni dari iuran petani, tidak ada yang membackup,” tegasnya.

Anton menyebut aksi tersebut menjadi peringatan terakhir sebelum petani membawa persoalan itu ke Jakarta. Menurutnya, petani telah menunggu penyelesaian selama dua tahun tanpa adanya kepastian yang jelas.

“Kalau tetap tidak ada respons, kami akan bawa tebu ke Jakarta. Sudah dua tahun petani menunggu, tetapi tidak ada penyelesaian yang jelas,” ujarnya.

Selain menuntut penyerapan hasil panen, pihaknya juga menyoroti program swasembada gula nasional. Mereka meminta pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak yang dianggap tidak memberikan laporan sesuai kondisi di lapangan.

“Jangan sampai orang-orang di bawah hanya ABS asal bapak senang. Kalau seperti ini terus, program swasembada gula bisa gagal,” tambahnya.

Pihaknya juga mengeluhkan belum optimalnya operasional pabrik gula PT GMM yang berdampak pada meningkatnya biaya distribusi dan pengangkutan tebu. Mereka turut menyinggung adanya kesepakatan bermaterai terkait komitmen penyerapan 100 persen hasil tebu petani yang hingga awal Juni 2026 belum terealisasi.

Bahkan, petani tebu di Blora berencana membawa persoalan tersebut ke Komisi IV dan Komisi VI DPR RI agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT GMM, Sri Emilia Muldiyanti, membantah pihaknya mengingkari komitmen kepada petani.

Ia menjelaskan bahwa PT GMM bersama Bulog telah membentuk tim untuk melakukan pendataan lahan dan potensi tebu yang siap dipanen.

“Kami sudah mulai pendataan wilayah yang dapat menyerap tebu petani Blora, dan mengalihkan ke pabrik gula di sekitar Blora, sementara saat ini, ada dari 200 petani tebu di Blora,” jelasnya.

Menurut Sri Emilia, tim tersebut terdiri dari unsur PT GMM, Bulog, dan perwakilan petani. Selain itu, perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pabrik gula milik Sugar Group Nusantara (SGN) maupun pabrik swasta di sekitar Blora untuk membantu proses penyerapan hasil panen.

Ia menambahkan, proses penyerapan tebu masih menunggu sejumlah tahapan administrasi dan regulasi sehingga belum dapat dilakukan secara cepat. Di sisi lain, kajian independen terkait kondisi mesin pabrik PT GMM juga masih berlangsung.

“Prioritas kami tetap petani tebu Blora. Untuk harga masih kami koordinasikan dengan pabrik gula lain. Dua minggu lagi kami targetkan sudah ada perkembangan karena saat ini masih proses,” ujarnya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BloraBlora Hari Inipetani tebu
SummarizeShare43SendShare
Previous Post

Momen Hari Lahir Pancasila, Bupati Kendal Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan Publik

Next Post

Kantongi 20 Aduan Jalan Rusak, Germap Audiensi ke DPUTR Pati

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Lalu Lintas di Blora Kian Padat, Pemkab Gandeng PKTJ Tegal

Lalu Lintas di Blora Kian Padat, Pemkab Gandeng PKTJ Tegal

by Sekar Sari
7 Agustus 2026
512

BLORA, Harianmuria.com - Pemkab Blora menggandeng Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) transportasi darat, yang profesional, dengan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama...

BPJS Kesehatan Blora Minta Faskes Jalankan Janji Mutu Layanan Pasca Kasus Yurizal

BPJS Kesehatan Blora Minta Faskes Jalankan Janji Mutu Layanan Pasca Kasus Yurizal

by Sekar Sari
7 Agustus 2026
518

BLORA, Harianmuria.com - BPJS Kesehatan Cabang Blora meminta seluruh fasilitas kesehatan (faskes) mitra meningkatkan mutu pelayanan menyusul viralnya kasus pasien BPJS, Yurizal Tri Chaerawan, yang diduga meninggal dunia...

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

by ulfa puspa
7 Agustus 2026
546

BLORA, Harianmuria.com – Objek wisata geologi Oro-Oro Kesongo, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora menyemburkan lumpur pada Jumat, 7 Agustus 2026. Tercatat hingga pukul 11.30 WIB,...

Longsor Lagi, Bahu Jalan Randublatung-Blora Akan Diperbaiki Permanen Lewat APBD Perubahan

Longsor Lagi, Bahu Jalan Randublatung-Blora Akan Diperbaiki Permanen Lewat APBD Perubahan

by Rosyid
6 Agustus 2026
509

BLORA, Harianmuria.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora memastikan perbaikan permanen terhadap longsoran bahu jalan di jalur utama Blora-Randublatung, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
536
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ulama-ulama Kharismatik dan Bersejarah di Kudus Sebagai Penerus Perjuangan Dakwah Walisongo

Ulama-ulama Kharismatik dan Bersejarah di Kudus Sebagai Penerus Perjuangan Dakwah Walisongo

6 September 2022
1.8k
Gerbang makam Ki Ageng Ngerang di Purwodadi. (Google Maps/Harianmuria.com)

Kisah Ki Ageng Tarub, Cikal Bakal Para Raja di Tanah Jawa

15 Februari 2023
2.8k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya