• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

Sekar Sari by Sekar Sari
31 Juli 2026
in Kudus, Kajian Agama
196 8
Supriyanto (39) atau Ibnu Harjo Al Jawi yang dikenal sebagai Mbah Riyan semasa menerima lulusan terbaik Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta angkatan 2013. (Dok. for Harianmuria.com) 

Supriyanto (39) atau Ibnu Harjo Al Jawi yang dikenal sebagai Mbah Riyan semasa menerima lulusan terbaik Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta angkatan 2013. (Dok. for Harianmuria.com) 

1.6k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUDUS, Harianmuria.com – Sosok ulama sekaligus penulis produktif asal Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, belakangan menjadi perhatian publik setelah memilih tidak hadir untuk menerima MUI Award 2026 bidang tahqiq kitab klasik.

Dialah Supriyanto (39) atau Ibnu Harjo Al Jawi, yang lebih dikenal dengan sapaan Mbah Riyan. Di balik penampilannya yang sederhana sebagai pekerja serabutan hingga kuli bangunan, tersimpan sosok penulis produktif yang telah menghasilkan lebih dari 100 kitab di bidang keilmuan Islam hingga 2025.

Supriyanto dulunya menempuh pendidikan dasar hingga SMA di Kudus sebelum memperoleh beasiswa kuliah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta, cabang Universitas Jamiatul Imam Riyadh, Arab Saudi.

“Masuknya harus tes tulis dan lisan, saya berangkat dengan modal tekad,” kenangnya.

Sejak 2005, ia mulai mendalami Syariat Islam, khususnya bidang Ushul Fiqih. Kajian ilmiahnya meliputi Ahkam Sujud Sahwi, At-Tarku Indal Ushuliyyin, hingga Al-Istihsan. Dalam proses belajarnya, ia juga mendapat bimbingan dari dosen Universitas Al-Azhar Kairo.

Perjalanan akademiknya membuahkan sejumlah prestasi. Pada 2012, ia memperoleh hadiah ibadah haji setelah menjadi juara lomba hafalan kitab Arba’in Nawawi.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Supriyanto mengajar sekaligus mengelola perpustakaan sebuah pondok pesantren di Sukabumi sejak 2013. Perpustakaan tersebut memiliki koleksi sekitar 18 ribu jilid kitab.

“Di sana ada sekitar 18 ribu jilid kitab. Pagi saya mengajar, malam menulis,” tuturnya.

Rutinitas tersebut melahirkan produktivitas luar biasa. Dalam kurun lima tahun, ia berhasil menulis 67 kitab. Hingga 2025, jumlah karyanya telah melampaui 100 kitab. Beberapa karyanya bahkan diterbitkan di Mesir, seperti Taufiq Jali dan Fathul Majid.

Selain menulis kitab baru, Supriyanto juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian manuskrip ulama Nusantara, seperti karya Syekh Mahfudz Termas dan Ahmad Khatib Minangkabawi.

“Menghidupkan naskah klasik itu fardu kifayah. Kalau tidak kita yang menjaga, bisa hilang selamanya,” ujarnya.

Meski memiliki kiprah besar dalam dunia keilmuan Islam, Supriyanto memilih menjalani kehidupan sederhana. Sejak kembali ke Kudus pada 2018, ia lebih dikenal sebagai pekerja serabutan. Sesekali ia bekerja sebagai kuli bangunan, membantu panen, atau mengerjakan pekerjaan lain di desanya.

Ia juga sengaja meninggalkan hiruk pikuk media sosial. Di rumah, ia menghabiskan waktu bersama istri dan empat anak laki-lakinya, serta menikmati hobinya memancing. Baginya, popularitas bukanlah tujuan utama.

“Saya tidak mengharapkan viral atau bagaimana. Yang penting karya-karya saya saja yang diketahui masyarakat, diri saya tidak perlu,” ujarnya.

Ia mengaku sempat terkejut ketika kisahnya ramai dibagikan melalui Facebook. Reaksi dari teman-temannya justru membuatnya merasa sungkan.

“Saya malah merasa tidak enak. Biasa saja lah, tidak perlu kaget atau heboh begitu,” ujarnya.

Supriyanto juga pernah menolak sejumlah tawaran mengajar agar tetap dapat menjaga konsistensinya dalam menulis. Baginya, menulis kitab bukan hanya aktivitas akademik, melainkan sebuah panggilan hidup.

“Saat menulis, rasanya seperti berdialog dengan para ulama terdahulu. Itu tidak bisa diukur dengan materi,” katanya.

Ia menambahkan, menulis sebuah karya membutuhkan wawasan luas serta dasar keilmuan yang kuat sebagai pijakan.

Kini, meski telah menghasilkan lebih dari 100 kitab, Supriyanto tetap memilih hidup sederhana di kampung halamannya. Dari desa kecil di Kudus, ia terus berkarya dan menjaga warisan intelektual Islam agar tetap lestari sepanjang zaman.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: kudusULAMA
SummarizeShare113SendShare
Previous Post

Kapolres Blora Berganti, Kini Dijabat AKBP Inggal Widya Perdana

Next Post

Rumah Limasan di Grobogan Terbakar, Kerugian Capai Rp250 Juta 

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

by ulfa puspa
13 Agustus 2026
515

KUDUS, Harianmuria.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses pembangunan Puskesmas Jekulo pada Rabu, 12 Agustus 2026. Sidak dilakukan...

Warga Keluhkan Asap dan Debu Aktivitas Industri PG Rendeng Kudus

Warga Keluhkan Asap dan Debu Aktivitas Industri PG Rendeng Kudus

by ulfa puspa
11 Agustus 2026
524

KUDUS, Harianmuria.com – Masyarakat Kabupaten Kudus mengeluhkan asap dan debu aktivitas industri Pabrik Gula (PG) Rendang karena mengganggu kenyamanan. Keluhan tersebut mendapat respons Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Pihaknya kemudian...

Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku untuk SD-SMP se-Indonesia dari Kudus

Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku untuk SD-SMP se-Indonesia dari Kudus

by ulfa puspa
31 Juli 2026
569

KUDUS, Harianmuria.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendistribusikan 5,5 juta buku bacaan bermutu untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh Indonesia. Pelepasan distribusi...

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

by ulfa puspa
31 Juli 2026
536

KUDUS, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus bakal mengkaji polemik terkait jalur sepeda yang terhalang lapak milik pedagang kaki lima (PKL) dan digunakan untuk parkir....

Load More

BERITA UTAMA

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
515
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
524
Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
521
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
529

TRENDING HARI INI

  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Skema Ganti Untung Ditolak, Pakuwon Pastikan Rumah Warga Gombel Diperbaiki

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ubah Sampah Jadi BBM, Pemkot Semarang Jalin Kerjsama dengan TNI AD

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

APLIKASI: Ilustrasi pengguna MyPertamina. (Gambar diolah/Harianmuria.com)

Cara Daftar dan Pakai Aplikasi MyPertamina Untuk Beli Pertalite dan Solar di SPBU

5 September 2022
740
Ilustrasi seorang perempuan yang takut atau fobia komitmen karena gamophobia. (Freepik/Harianmuria.com)

Mengenal Gamophobia, Fobia Komitmen yang Bikin Kamu Takut Nikah

1 Desember 2022
570

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya