BLORA, Harianmuria.com – Jabatan Kepala Polres Blora resmi berganti setelah pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Blora, Jumat, 31 Juli 2026.
Pimpinan Polres Blora sebelumnya dijabat AKBP Wawan Andi Susanto, sekarang diserahkan ke AKBP Inggal Widya Perdana.
Menerima amanat itu, AKBP Inggal selaku Kapolres Blora yang baru menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Blora, agar tetap kondusif di tengah berbagai tantangan global, yang berpotensi berdampak hingga ke daerah.
Menurutnya, kondisi kamtibmas di suatu wilayah tidak dapat dipisahkan dari dinamika global, regional, maupun nasional.
Berbagai perkembangan seperti kenaikan harga minyak dunia, persoalan geopolitik, hingga geoekonomi dinilai memiliki pengaruh terhadap kondisi di tingkat lokal.
“Situasi kamtibmas, kan kita juga harus melihat dinamika global dan tingkat lokal di Blora. Kita bisa lihat sendiri ada kenaikan harga minyak dunia, ada geopolitik, geoekonomi, yang jelas itu sangat berimbas di seluruh wilayah,” ujar AKBP Inggal.
Ia mengatakan, potensi dampak dari kondisi tersebut harus diantisipasi sejak dini melalui berbagai langkah mitigasi agar tidak memicu gangguan keamanan maupun keresahan masyarakat.
“Otomatis kalau misalnya terjadi istilah kenaikan harga, ya kita harus persiapan. Saya bersama kawan PJU, kami mitigasi,” katanya.
Meski demikian, AKBP Inggal memastikan hingga saat ini situasi di Kabupaten Blora tetap aman dan kondusif.
Berbagai isu yang berkembang di masyarakat, seperti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) maupun persoalan ketahanan pangan, disebut masih dapat ditangani dengan baik.
“Ini juga dengan dinamika global, regional, dan nasional seperti ini, di lokal Blora ini masih kondusif. Semua penyampaian pendapat bisa dilakukan. Seperti isu-isu terkait kelangkaan BBM bisa diatasi, isu pangan bisa di-handle semua,” ungkapnya.
Untuk menjaga stabilitas tersebut, AKBP Inggal menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karena itu, kami sebagai yang menjaga kamtibmas, yang punya tugas pokok seperti itu, harus berkolaborasi kepada Forkopimda,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bekerja sama demi menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Blora.
“Pada intinya apa yang kita lakukan ayo sama-sama untuk masyarakat Blora,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa










