• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 4, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sinergi KemenP2MI, BPJS Kesehatan, dan Kemensos Perkuat Pelindungan Menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2026
in Berita KP2MI
63 4
Foto Bersama Meteri KP2MI

Foto Bersama Meteri KP2MI

512
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelindungan yang komprehensif bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Langkah tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dengan BPJS Kesehatan, yang juga disinergikan dengan kerja sama bersama Kementerian Sosial, di Jakarta, Senin (3/8).

Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga tersebut merupakan tonggak penting dalam membangun sistem pelindungan pekerja migran yang semakin kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya memperluas akses terhadap layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga mempertegas kehadiran negara dalam melindungi setiap warga negara yang bekerja di luar negeri sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

Menurut Menteri, transformasi kelembagaan dari BP2MI menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam memperkuat fungsi pelayanan, penyusunan kebijakan, koordinasi lintas sektor, hingga pengawasan pelindungan pekerja migran. Dengan mandat yang semakin luas, KemenP2MI diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pelindungan yang lebih efektif di setiap tahapan migrasi, mulai dari proses persiapan, masa bekerja di luar negeri, hingga reintegrasi setelah kembali ke Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar Indonesia tidak hanya memperluas peluang kerja di luar negeri, tetapi juga memastikan setiap pekerja migran memperoleh pelindungan secara optimal. Kebijakan tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Migran Aman yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Program tersebut mencakup edukasi migrasi aman, peningkatan kompetensi, penguatan tata kelola penempatan, pendampingan selama bekerja, hingga pemberdayaan ekonomi setelah pekerja migran kembali ke daerah asalnya.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, KemenP2MI juga telah menyusun Roadmap Tata Kelola Pelindungan Pekerja Migran Indonesia 2025–2045 yang menjadi arah pembangunan sistem pelindungan menuju ekosistem yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Pemerintah juga menjalankan program SMK Go Global sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja internasional. Pada periode 2026–2029, pemerintah menargetkan terciptanya 500.000 tenaga kerja kompeten, terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 lulusan umum. Khusus tahun 2026, pemerintah menargetkan penempatan 40.000 calon pekerja migran melalui jalur yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan pasar kerja dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri juga mengungkapkan bahwa KemenP2MI telah menjalin nota kesepahaman dengan Kementerian Sosial untuk memperkuat kesejahteraan sosial pekerja migran melalui berbagai bentuk sinergi, mulai dari pemberdayaan masyarakat, sosialisasi migrasi aman, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pertukaran data dan informasi. Kerja sama tersebut melengkapi sinergi dengan BPJS Kesehatan yang berfokus pada penguatan aspek jaminan sosial kesehatan bagi calon pekerja migran maupun pekerja migran Indonesia.

Nota Kesepahaman antara KemenP2MI dan BPJS Kesehatan mencakup sejumlah ruang lingkup strategis, di antaranya sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional, penguatan kepesertaan aktif JKN bagi calon pekerja migran dan pekerja migran, pengelolaan data kepesertaan, penjaminan pelayanan kesehatan sebelum keberangkatan dan setelah kepulangan, koordinasi pengelolaan informasi dan pengaduan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem pelindungan pekerja migran secara terintegrasi. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap setiap pekerja migran memperoleh kepastian akses layanan kesehatan yang berkesinambungan sehingga mampu bekerja secara aman, sehat, dan produktif.

Menutup sambutannya, Menteri berharap penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi fondasi yang semakin mempererat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan sistem pelindungan pekerja migran yang menyeluruh. Ia juga mendorong agar dokumen perjanjian kerja sama teknis segera dituntaskan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya calon pekerja migran dan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

"Melalui sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, pelindungan pekerja migran harus hadir sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air. Dengan demikian, cita-cita menghadirkan Migran Aman, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju dapat diwujudkan bersama," demikian penegasan Menteri dalam sambutan tertulisnya.

Penulis : Sukarman (Kontributor – Pancoran Jakarta Selatan)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Peminat Rumah Subsidi di Blora Tinggi, Dinrumkimhub: Stok Sangat Terbatas 

Next Post

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Sorotan, Pengamat Minta Pengusutan Tuntas

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama para purna PMI yang telah sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

Dari Purna PMI Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Kisah Mimin Mintarsih Bukti Brain Circulation Bangun Indonesia

by Redaksi
28 Juli 2026
512

JAKARTA, Harianmuria.com – Kisah sukses purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) Mimin Mintarsih menjadi bukti bahwa pengalaman bekerja di luar negeri tidak berhenti pada saat kepulangan. Bekal keterampilan, pengalaman,...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama para purna PMI yang telah sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

Brain Circulation Angkat Ai Sunarsih dari PMI di Arab Saudi Menjadi Pengusaha Yoghurt Sukses

by Redaksi
28 Juli 2026
519

JAKARTA, Harianmuria.com – Kisah Ai Sunarsih menjadi bukti bahwa kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak hanya membawa cerita perjuangan, tetapi juga membawa pengetahuan, pengalaman, dan semangat kewirausahaan yang...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin bersama para purna PMI yang telah sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

Kisah Sukses Purna PMI Caswati, Brain Circulation Antar Usaha RoRo Basreng Tembus Ekspor

by Redaksi
28 Juli 2026
716

JAKARTA, Harianmuria.com – Kisah Caswati menjadi bukti bahwa pengalaman bekerja di luar negeri tidak berhenti sebagai perjalanan mencari nafkah, tetapi dapat menjadi modal berharga untuk membangun usaha, menciptakan...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin bersama Darwinah, purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu yang sukses menjadi pengusaha. (Dok. KP2MI)

Kisah Darwinah, Purna PMI yang Membuktikan Brain Circulation Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah

by Redaksi
28 Juli 2026
537

JAKARTA, Harianmuria.com – Kisah Darwinah, purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, menjadi bukti nyata bahwa bekerja di luar negeri tidak hanya menghasilkan remitansi, tetapi juga...

Load More

BERITA UTAMA

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
510
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
529
Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

1 Agustus 2026
528
DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

31 Juli 2026
525

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • 5 Desa di Grobogan Terdampak Kekeringan Terparah pada Musim Kemarau 2026

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    232 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Dukung Kreativitas Warga, Pemkab Rembang Beri Penghargaan Pemenang Krenova 2026

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Grobogan Ajukan 193 Formasi CPNS 2026, Fokus Tenaga Kesehatan dan Teknis

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Peminat Rumah Subsidi di Blora Tinggi, Dinrumkimhub: Stok Sangat Terbatas 

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • BKPSDM Ungkap 7 Kepala OPD di Pati Diisi Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

20 Oktober 2025
536
Museum Kretek, salah satu wisata sejarah yang ada di Kudus. (Google Map/Harianmuria.com)

5 Museum di Kudus Ini Layak Dijadikan Wisata Sejarah Kala Habiskan Waktu Berlibur

7 Oktober 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya