• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sinergi KemenP2MI, BPJS Kesehatan, dan Kemensos Perkuat Pelindungan Menyeluruh bagi Pekerja Migran Indonesia

Redaksi by Redaksi
4 Agustus 2026
in Berita KP2MI
66 4
Foto Bersama Meteri KP2MI

Foto Bersama Meteri KP2MI

537
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelindungan yang komprehensif bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Langkah tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dengan BPJS Kesehatan, yang juga disinergikan dengan kerja sama bersama Kementerian Sosial, di Jakarta, Senin (3/8).

Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga tersebut merupakan tonggak penting dalam membangun sistem pelindungan pekerja migran yang semakin kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya memperluas akses terhadap layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga mempertegas kehadiran negara dalam melindungi setiap warga negara yang bekerja di luar negeri sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

Menurut Menteri, transformasi kelembagaan dari BP2MI menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam memperkuat fungsi pelayanan, penyusunan kebijakan, koordinasi lintas sektor, hingga pengawasan pelindungan pekerja migran. Dengan mandat yang semakin luas, KemenP2MI diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pelindungan yang lebih efektif di setiap tahapan migrasi, mulai dari proses persiapan, masa bekerja di luar negeri, hingga reintegrasi setelah kembali ke Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar Indonesia tidak hanya memperluas peluang kerja di luar negeri, tetapi juga memastikan setiap pekerja migran memperoleh pelindungan secara optimal. Kebijakan tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Migran Aman yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Program tersebut mencakup edukasi migrasi aman, peningkatan kompetensi, penguatan tata kelola penempatan, pendampingan selama bekerja, hingga pemberdayaan ekonomi setelah pekerja migran kembali ke daerah asalnya.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, KemenP2MI juga telah menyusun Roadmap Tata Kelola Pelindungan Pekerja Migran Indonesia 2025–2045 yang menjadi arah pembangunan sistem pelindungan menuju ekosistem yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Pemerintah juga menjalankan program SMK Go Global sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja internasional. Pada periode 2026–2029, pemerintah menargetkan terciptanya 500.000 tenaga kerja kompeten, terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 lulusan umum. Khusus tahun 2026, pemerintah menargetkan penempatan 40.000 calon pekerja migran melalui jalur yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan pasar kerja dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri juga mengungkapkan bahwa KemenP2MI telah menjalin nota kesepahaman dengan Kementerian Sosial untuk memperkuat kesejahteraan sosial pekerja migran melalui berbagai bentuk sinergi, mulai dari pemberdayaan masyarakat, sosialisasi migrasi aman, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pertukaran data dan informasi. Kerja sama tersebut melengkapi sinergi dengan BPJS Kesehatan yang berfokus pada penguatan aspek jaminan sosial kesehatan bagi calon pekerja migran maupun pekerja migran Indonesia.

Nota Kesepahaman antara KemenP2MI dan BPJS Kesehatan mencakup sejumlah ruang lingkup strategis, di antaranya sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional, penguatan kepesertaan aktif JKN bagi calon pekerja migran dan pekerja migran, pengelolaan data kepesertaan, penjaminan pelayanan kesehatan sebelum keberangkatan dan setelah kepulangan, koordinasi pengelolaan informasi dan pengaduan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem pelindungan pekerja migran secara terintegrasi. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap setiap pekerja migran memperoleh kepastian akses layanan kesehatan yang berkesinambungan sehingga mampu bekerja secara aman, sehat, dan produktif.

Menutup sambutannya, Menteri berharap penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi fondasi yang semakin mempererat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan sistem pelindungan pekerja migran yang menyeluruh. Ia juga mendorong agar dokumen perjanjian kerja sama teknis segera dituntaskan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya calon pekerja migran dan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

"Melalui sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, pelindungan pekerja migran harus hadir sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air. Dengan demikian, cita-cita menghadirkan Migran Aman, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju dapat diwujudkan bersama," demikian penegasan Menteri dalam sambutan tertulisnya.

Penulis : Sukarman (Kontributor – Pancoran Jakarta Selatan)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Peminat Rumah Subsidi di Blora Tinggi, Dinrumkimhub: Stok Sangat Terbatas 

Next Post

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Sorotan, Pengamat Minta Pengusutan Tuntas

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) menandatangani Nota Kesepahaman di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Perkuat Kemandirian Ekonomi, KP2MI Gandeng FPPI Berdayakan Perempuan Pekerja Migran Indonesia

by Redaksi
16 Oktober 2026
506

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Kolaborasi tersebut...

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

by ulfa puspa
10 Oktober 2026
556

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora mencatat sebanyak 964 warga sebagai pencari kerja selama periode Januari-April 2026. Kepala Dinperinaker Blora, Endro Budi Darmawan,...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
535
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

NgAllah Suluk Maleman: Peradaban yang Dikendalikan Amarah dan Syahwat

NgAllah Suluk Maleman: Peradaban yang Dikendalikan Amarah dan Syahwat

19 April 2026
623
Museum Kretek Kudus menghadirkan lebih dari 1.000 koleksi sejarah kretek.

Museum Kretek Kudus, Satu-Satunya Wisata Edukasi Sejarah Kretek di Indonesia

26 Juli 2025
867

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya