KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyediakan pelatihan kerja untuk lulusan SMA dan SMK sederajat. Pelatihan ini didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp400 juta tersebut.
Setidaknya ada lima kelas pelatihan yang disiapkan dan telah dimulai sejak September 2026.
Adapun jenis pelatihan yang diselenggarakan meliputi pembuatan roti dan kue, tata rias, pengelasan, AutoCAD Drafter, serta Practical Office.
“Total ada lima jenis kelas pelatihan yang menggunakan dana APBN tahun ini, yaitu pelatihan pembuatan roti dan kue, merias, las, AutoCAD Drafter, dan Practical Office,” ungkap Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kabupaten Kudus, Catur Widiyatno, melalui Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Evita Dewi.
Ia menjelaskan pendaftaran peserta dilakukan secara langsung melalui aplikasi milik Kementerian Ketenagakerjaan.
Menurut Evita, pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat memasuki dunia kerja, baik dengan melamar pekerjaan di perusahaan maupun merintis usaha secara mandiri.
Untuk menunjang proses pembelajaran, pihaknya menghadirkan instruktur profesional sesuai bidang pelatihan masing-masing.
“Kami menggunakan instruktur profesional untuk setiap kegiatan pelatihan,” ujarnya.
Salah satu kelas yang diselenggarakan adalah pelatihan tata rias dengan fokus pada makeup panggung. Pelatihan ini dipandu Liza Saning, pemilik Salon Saning di Kabupaten Kudus.
Liza mengatakan, keterampilan merias untuk kebutuhan panggung memiliki peluang tersendiri seiring meningkatnya berbagai kegiatan dan acara yang membutuhkan jasa penata rias.
“Saat ini kan sudah mulai ramai ada berbagai jenis event. Nah, kebutuhan untuk makeup panggung itu juga sangat tinggi,” ujarnya.
Pelatihan tata rias tersebut telah berlangsung sejak 30 September 2026 dan diikuti 16 peserta.
Liza berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan untuk menunjang pekerjaan maupun membuka peluang usaha di bidang tata rias.
“Harapan kami para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik supaya mendapatkan ilmu yang memang benar-benar bisa dimanfaatkan ke depannya,” katanya.
Jurnalis: Lingkar Network/Nisa Hafizhotus S
Editor: Sekar











