• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Buka Rakornas 2026, Kepala Barantin Targetkan Akses Ekspor Indonesia Makin Mudah

Redaksi by Redaksi
15 Oktober 2026
in Barantin
65 1
Suasana usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Karantina Indonesia 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/10).

Suasana usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Karantina Indonesia 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/10).

510
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BEKASI, Harianmuria.com — Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong transformasi total sistem perkarantinaan nasional demi mempermudah jalan bagi produk-produk unggulan Indonesia menembus pasar internasional.

Arahan tersebut ditegaskan oleh Kepala Barantin Abdul Kadir Karding saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barantin 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Karantina, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Menurut Karding, perubahan dinamika perdagangan dunia, pesatnya mobilitas barang, serta tantangan perubahan iklim menuntut fungsi karantina untuk berkembang pesat melampaui tugas konvensional di pintu masuk dan keluar wilayah negara.

“Perdagangan antarnegara semakin kompleks, perpindahan manusia dan barang semakin cepat, dan perubahan iklim terus memengaruhi kehidupan kita. Dalam situasi seperti ini, peran karantina menjadi semakin penting,” ujar Karding.

“Kami bertugas melindungi negeri ini, menjaga kesehatan masyarakat, kelestarian sumber daya alam, dan ketahanan pangan, sekaligus memfasilitasi produk-produk pertanian, perikanan, dan kehutanan Indonesia menembus pasar dunia. Tidak boleh ada bottleneck, tetapi harus bisa mempermudah akses perdagangan ke negara tujuan,” lanjutnya.

Rakornas yang dihadiri jajaran pimpinan pusat dan perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari 38 provinsi ini bertepatan dengan momentum Hari Karantina ke-149 bertema “Dari Penjaga Gerbang ke Diplomasi Ekonomi, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Menurutnya, peran diplomasi ekonomi diwujudkan melalui pemenuhan standar karantina, sistem ketertelusuran (traceability), sertifikasi resmi, hingga jalinan komunikasi teknis yang intensif dengan negara-negara tujuan ekspor.

Guna memperkuat posisi ekspor Indonesia, Barantin mengadopsi berbagai keunggulan dari negara maju yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri.

"Biosekuriti yang bagus di Australia, laboratorium yang sangat baik di Jepang, traceability atau ketertelusuran, dan manajemen data yang kuat di Cina. Namun, Indonesia tidak boleh hanya meniru satu negara saja, melainkan mengambil keunggulan dari berbagai negara dan menyesuaikannya secara kontekstual dengan kondisi domestik," jelas Kepala Barantin kepada awak media.

Guna menyokong kemudahan ekspor tanpa mengabaikan aspek perlindungan hayati, Barantin memprioritaskan sejumlah langkah strategis, mencakup penguatan sistem pengamanan hayati terintegrasi, pengembangan ekosistem digital, pembangunan dan revitalisasi laboratorium berstandar internasional, serta peningkatan kapasitas SDM.

“Kehadiran karantina harus menjadi mitra strategis yang melindungi sekaligus memudahkan masyarakat dan pelaku usaha. Kekuatan kita terletak pada kebersamaan, sinergi pusat dan daerah, serta kolaborasi seluruh unsur organisasi,” tegas Karding.

Editor: Asih

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Badan Karantina IndonesiaBarantinBerita BarantinInfo Barantin
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

Next Post

Tembus Pasar Global, Mendes Yandri Minta Desa Dorong Hilirisasi Pala

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Ilustrasi-kuda laut kering

Mengaku Makanan Ringan, Modus Pengiriman Ilegal 1.728 Kuda Laut Kering Terbongkar di Bandara RHF

by Redaksi
12 Oktober 2026
515

TANJUNGPINANG, Harianmuria.com — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) membongkar modus pengelabuan pengiriman ilegal 1.728 ekor kuda laut kering di terminal kargo Bandara Raja...

Kepala Barantin - Abdul Kadir Karding

Barantin Pasang Karpet Merah! Siap Boyong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

by Redaksi
11 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com — Badan Karantina Indonesia (Barantin) siap memberikan kemudahan dan "karpet merah" bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta generasi muda untuk memperluas jangkauan pasar...

Ilustrasi-pertanian Lada Putih.

1.300 Kelompok Petani Lada Babel Diholding demi Dongkrak Mutu Ekspor Internasional

by Redaksi
4 Oktober 2026
565

PANGKALPINANG, Harianmuria.com — Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi melakukan holding terhadap 1.300 kelompok petani lada putih. Langkah strategis ini ditempuh guna...

Aksi vaksin rabies oleh Karantina Jateng.

Karantina Jateng Perketat Lalu Lintas Hewan Antardaerah, Rabies Dibendung

by Redaksi
30 September 2026
546

SEMARANG, Harianmuria.com - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jateng) menggelar vaksinasi rabies dan pengobatan gratis bagi hewan di Semarang...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
517
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Kolak, kuliner khas Ramadhan. (Freepik/Harianmuria.com)

Kolak hingga Pisang Ijo, Berikut Kuliner yang Sering Ditemui saat Ramadhan

23 Maret 2023
604
Temuan Bakteri Kasus Keracunan MBG di Pati Diserahkan ke RSUD Soewondo Untuk Ekspertisi

Temuan Bakteri Kasus Keracunan MBG di Pati Diserahkan ke RSUD Soewondo Untuk Ekspertisi

24 September 2026
534

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya