• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

5 Desa di Grobogan Terdampak Kekeringan Terparah pada Musim Kemarau 2026

ulfa puspa by ulfa puspa
3 Agustus 2026
in Grobogan, News
100 1
Warga Dusun Kemiri, Desa Depok Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan mendapat bantuan air bersih dari berbagai pihak pada Senin, 3 Agustus 2026. (dok for Harianmuria.com)

Warga Dusun Kemiri, Desa Depok Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan mendapat bantuan air bersih dari berbagai pihak pada Senin, 3 Agustus 2026. (dok for Harianmuria.com)

774
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Lima desa di Kabupaten Grobogan masuk wilayah rawan kekeringan paling tinggi pada musim kemarau 2026. Salah satu desa yang terdampak cukup parah yakni Dusun Kemiri, Desa Depok Kecamatan Toroh.

Warga Dusun Kemiri baru saja mendapat bantuan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya dan sejumlah mitra pada Senin, 3 Agustus 2026.

Bantuan diberikan untuk membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak musim kemarau yang mulai meluas di berbagai wilayah.

Petugas PMI Grobogan, Gesit, mengatakan hingga saat ini telah mendistribusikan 220.000 liter air bersih kepada warga di sejumlah wilayah terdampak. Bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 1.430 kepala keluarga.

“Untuk PMI sampai hari ini kami telah mendistribusikan air bersih sebanyak 220.000 liter di beberapa wilayah dan sudah menjangkau 1.430 kepala keluarga. Pada musim kemarau ini kami menargetkan dapat mendistribusikan 1.200.000 liter air bersih sesuai arahan Ketua Umum PMI,” ujar Gesit.

Distribusi air bersih telah dimulai sejak 10 Juli 2026 dan akan terus dilakukan hingga kebutuhan masyarakat terpenuhi atau kondisi kekeringan berakhir.

Gesit menjelaskan sejumlah wilayah dengan tingkat kekeringan paling parah berada di Desa Depok, Kecamatan Toroh; Desa Karangsono dan Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung; serta Desa Asemrudung dan Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer.

Saat ini PMI Grobogan mengoperasikan dua armada tangki air dengan kapasitas sekitar 20.000 liter per hari. Namun, jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk melayani seluruh wilayah terdampak.

“Kami rasa dua armada ini masih kurang mengingat luasnya wilayah terdampak. Pada tahun 2023 saja PMI mendistribusikan air bersih di 18 kecamatan dan 67 desa. Harapan kami armada bisa ditambah agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” ucapnya.

Ia juga mengimbau pemerintah desa yang mengalami kekeringan agar menyediakan tandon atau tampungan berbahan terpal sehingga proses distribusi air lebih cepat, efisien, dan meminimalkan air yang terbuang.

Sementara itu, Sekretaris IJTI Muria Raya, Nur Soli, mengatakan Grobogan menjadi salah satu daerah yang terdampak fenomena El Nino dan musim kemarau dengan sekitar 35 desa mengalami krisis air bersih.

“Pada momen Bulan Jurnalis IJTI ke-28 ini kami menggandeng PMI, Bank BKK dan sejumlah instansi lainnya untuk bersama-sama membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih. Distribusi dilakukan melalui tandon air agar penyaluran lebih maksimal dan tidak banyak air yang terbuang,” ujarnya.

Ia berharap bantuan serupa dapat terus dilakukan oleh berbagai pihak mengingat berdasarkan prediksi BMKG dan BPBD, Agustus menjadi puncak musim kemarau sekaligus puncak krisis air bersih.

“Meski bantuan yang diberikan tidak besar, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” tambahnya.

Salah satu warga, Tiyem, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih. Selama musim kemarau, ia harus membeli air karena tidak memiliki sumur maupun sambungan PAM yang berfungsi.

“Kalau tidak ada bantuan ya beli air. Harganya sekitar Rp100 ribu dan biasanya hanya cukup sekitar satu minggu. Sekarang ada bantuan jadi sementara tidak perlu beli. Sangat membantu karena di rumah memang tidak punya sumur,” ungkapnya.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganGroboganKabupaten GroboganKEKERINGAN
SummarizeShare56SendShare
Previous Post

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Next Post

Warga Temukan Benda Diduga Fosil di Tepi Sungai Piji Kudus

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Anti Mainstream, Warga Grobogan Beri Mahar Pernikahan Ekskavator hingga GWM Tank 300

Anti Mainstream, Warga Grobogan Beri Mahar Pernikahan Ekskavator hingga GWM Tank 300

by ulfa puspa
12 Agustus 2026
514

GROBOGAN, Harianmuria.com — Pernikahan warga Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan mencuri perhatian masyarakat karena jenis dan nilai mahar anti mainstream Bukan emas maupun uang tunai, Rico Putra...

Kejari Grobogan Buka Lelang 39 Barang Rampasan Negara, Ada Motor dan Puluhan HP

Kejari Grobogan Buka Lelang 39 Barang Rampasan Negara, Ada Motor dan Puluhan HP

by Sekar Sari
11 Agustus 2026
515

GROBOGAN, Harianmuria.com – Sebanyak 39 barang rampasan negara milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan segera dilelang. Sebelum lelang berlangsung, masyarakat diberi kesempatan mengecek langsung kondisi fisik barang melalui kegiatan...

Bupati Grobogan Siapkan Pertemuan Lintas Pihak untuk Selesaikan Persoalan Peternak Ayam

Bupati Grobogan Siapkan Pertemuan Lintas Pihak untuk Selesaikan Persoalan Peternak Ayam

by Sekar Sari
10 Agustus 2026
528

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi menerima langsung audiensi para peternak ayam petelur yang menggelar aksi pada Senin, 10 Agustus 2026.  Dalam audiensi tersebut, para peternak menyampaikan...

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

by ulfa puspa
10 Agustus 2026
521

GROBOGAN, Harianmuria.com – Peternak ayam petelur se-Kabupaten Grobogan menggelar aksi damai di Alun-Alun Purwodadi pada Senin, 10 Agustus 2026. Aksi damai menyuarakan bahwa kondisi usaha peternakan semakin tertekan...

Load More

BERITA UTAMA

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
518
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
528
Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026
543
Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

10 Agustus 2026
521

TRENDING HARI INI

  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Baru Masuk China, Ekspor Durian Sulteng Langsung Tembus 7.344 Ton

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Dugaan Keracunan MBG Terulang, DPRD Rembang Beri Peringatan Keras ke SPPG

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

KHUSYUK: Warga Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus melangitkan doa kepada Sang Maha Kuasa untuk meminta hujan melalui tradisi Barikan Cendol. (Ihza Fajar/Harianmuria.com)

Melihat Tradisi Barikan Cendol di Desa Rahtawu Kudus, Ritual Leluhur untuk Meminta Hujan

26 November 2023
724
Rembang Catat Angka Terendah Kematian Ibu dan Bayi 2025 Lewat Program TELPONI

Rembang Catat Angka Terendah Kematian Ibu dan Bayi 2025 Lewat Program TELPONI

30 Juli 2026
518

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya