SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Semarang memasukkan dua rusun atau rumah susun ke dalam prioritas perbaikan. Kedua rusun itu yakni Rusun Kaligawe dan Rusun Bandarharjo.
Kedua bangunan tersebut dinilai membutuhkan perbaikan menyeluruh. Kondisi bangunan yang tua bahkan membuat Rusun Kaligawe dinilai mulai mengalami kemiringan sehingga memerlukan penguatan struktur.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan dokumen perencanaan sebagai syarat pengajuan anggaran perbaikan untuk kedua rusun tersebut.
“Kaligawe sama Bandarharjo kita usulkan. Kaligawe itu kondisinya sudah mulai miring. Kita lagi siapkan dokumen perencanaannya. Harapannya tahun 2027 atau 2028 bisa ada anggaran untuk perbaikan,” ujar Pipie, sapaan akrabnya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Menurutnya, kebutuhan anggaran revitalisasi cukup besar karena tidak hanya memperbaiki kerusakan ringan, tetapi juga membutuhkan penguatan struktur bangunan. Oleh karena itu, Pemkot tidak hanya mengandalkan APBD.
“Kita juga menempuh jalan lain dengan mengajukan usulan ke Kementerian PKP. Anggarannya cukup besar karena harus dilakukan perkuatan dan perbaikan dalam,” katanya.
Sembari menunggu realisasi anggaran, Disperkim tetap melakukan penanganan prioritas berupa perbaikan kerusakan ringan, seperti atap bocor, agar hunian tetap layak ditempati masyarakat.
“Kalau perbaikan sekarang paling unit-unit yang bocor dulu. Penanganan prioritas itu yang kita lakukan, sedangkan perbaikan secara keseluruhan dilakukan bertahap karena membutuhkan anggaran yang besar,” tuturnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Tia











