• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 2, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemda Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks, JMSI Jateng Siap Beri Dukungan Penuh

utia by utia
2 Agustus 2026
in News
62 4
Ketua JMSI Jateng, Agus Sunarko. (Dok. for Harianmuria.com)

Ketua JMSI Jateng, Agus Sunarko. (Dok. for Harianmuria.com)

506
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BANJARBARU, Harianmuria.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah (pemda) bersama forum koordinasi pimpinan daerah menjadi pihak terdepan dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Djamari hal ini penting sebagai bagian dari mencegah beredarnya hoaks, disinformasi, hingga narasi provokatif yang berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Penegasan itu disampaikan Djamari saat melakukan kunjungan kerja dan ramah tamah bersama jajaran pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurut Djamari, perkembangan teknologi telah mengubah ruang digital menjadi arena strategis pembentukan opini publik. Pemerintah yang tidak mampu menguasai arus informasi berisiko kehilangan kendali atas persepsi masyarakat.

“Ruang digital saat ini menjadi medan strategis yang harus dikuasai bersama. Arus informasi yang tidak dikelola dengan baik dapat membentuk persepsi publik yang keliru terhadap kondisi bangsa,” ujar Djamari.

Ia mengingatkan pertarungan pemerintah saat ini tidak hanya berlangsung dalam pelaksanaan program dan kebijakan, tetapi juga dalam kemampuan menjelaskan kebijakan tersebut kepada masyarakat. Ketika pemerintah terlambat berbicara, informasi yang belum terverifikasi dapat lebih dahulu dianggap sebagai kebenaran.

“Pertarungan sesungguhnya kini berada di medan digital. Sekali saja ruang itu tidak dikuasai, kita akan kalah,” tegasnya.

Kekosongan Informasi Jadi Celah Hoaks

Djamari menilai pemerintah daerah harus hadir lebih awal ketika muncul isu yang berpotensi menimbulkan keresahan. Komunikasi publik tidak boleh baru dilakukan setelah kabar bohong meluas dan membentuk opini negatif di tengah masyarakat.

Kekosongan informasi, kata dia, merupakan celah yang mudah dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan narasi menyesatkan, memperbesar persoalan, bahkan memicu ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

“Kekosongan informasi dapat dimanfaatkan pihak lain untuk menyebarkan narasi yang memperburuk keadaan. Pemerintah harus mampu memberikan penjelasan secara cepat, tepat, dan sesuai fakta,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi kritik terhadap pola komunikasi sejumlah institusi pemerintah yang masih defensif, birokratis, dan cenderung menunggu isu menjadi viral sebelum memberikan klarifikasi.

Padahal, kecepatan tanpa akurasi dapat melahirkan kesalahan baru. Sebaliknya, informasi akurat yang disampaikan terlambat juga berisiko kehilangan daya pengaruh. Pemerintah daerah karena itu dituntut membangun sistem komunikasi publik yang cepat, terbuka, dan berbasis data.

Usulkan Wadah Pengelolaan Isu

Untuk memperkuat pengelolaan informasi, Djamari mengusulkan pembentukan wadah khusus di setiap daerah yang bertugas mencermati, memetakan, dan merespons isu yang berkembang di masyarakat.

Wadah tersebut dapat melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan pers, organisasi media, akademisi, serta instansi terkait lainnya. Tujuannya agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi sejak awal dan tidak ditangani secara reaktif setelah berkembang menjadi persoalan besar.

“Pengelolaan informasi tidak boleh hanya reaktif setelah persoalan muncul. Antisipasi harus disiapkan agar potensi gangguan terhadap stabilitas dapat dikendalikan sejak awal,” ujar Djamari.

Namun, pembentukan wadah pengelolaan isu harus disertai mekanisme transparansi dan verifikasi yang ketat. Pengendalian informasi tidak boleh berubah menjadi instrumen untuk menutup kritik, membatasi kebebasan pers, membungkam pendapat berbeda, atau sekadar melindungi citra pejabat.

Djamari menekankan kekompakan forkopimda menjadi kunci menjaga stabilitas daerah sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat.

“Sinergi seluruh unsur daerah dapat memperkuat kepercayaan publik dan memastikan kebijakan pemerintah tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” katanya.

JMSI Jateng Siap Perkuat Verifikasi Informasi

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Tengah, Agus Sunarko, menyatakan kesiapan organisasi perusahaan pers tersebut untuk memperkuat langkah pemerintah daerah dalam menghadapi disinformasi dan misinformasi di ruang digital.

Menurut Agus, pemerintah daerah tidak dapat melawan arus informasi palsu hanya dengan mengandalkan konferensi pers seremonial, unggahan media sosial, maupun bantahan setelah suatu isu telanjur viral. Pemerintah harus membuka akses data, mempercepat konfirmasi, dan membangun komunikasi yang setara dengan perusahaan pers profesional.

“Pemda tidak boleh baru mencari media ketika hoaks sudah membesar. Keterlambatan satu penjelasan resmi dapat memberi waktu berjam-jam bagi informasi palsu untuk membentuk opini publik,” kata Agus.

Ia menegaskan JMSI Jawa Tengah siap berkolaborasi melalui penguatan verifikasi, literasi digital, peningkatan kapasitas media siber, serta penyebaran informasi publik yang memenuhi kaidah jurnalistik.

“JMSI Jawa Tengah siap memperkuat ekosistem informasi yang sehat. Namun, kolaborasi bukan berarti menjadikan media sebagai corong kekuasaan. Media harus tetap kritis, independen, dan bekerja berdasarkan fakta,” tegasnya.

Agus mengingatkan bahwa hoaks tidak selalu tumbuh karena masyarakat mudah percaya. Informasi palsu juga berkembang ketika pemerintah menutup akses, pejabat sulit dikonfirmasi, dan data antarlembaga saling bertentangan.

“Hoaks sering menang bukan karena narasinya lebih benar, tetapi karena informasi resmi datang terlambat, terlalu normatif, atau tidak menjawab persoalan yang dipertanyakan publik,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah daerah harus memandang perusahaan pers yang kredibel sebagai mitra strategis dalam menjernihkan informasi, bukan sekadar saluran publikasi kegiatan pejabat.

“Melawan disinformasi tidak cukup dengan meminta masyarakat berhati-hati. Pemerintah juga harus berani terbuka, cepat memberikan data, dan tidak alergi terhadap pertanyaan kritis media,” kata Agus.

Selain itu, Agus Sunarko menilai wadah pengelolaan isu yang diusulkan Djamari hanya akan efektif apabila memiliki protokol kerja yang jelas, akses terhadap data resmi, jalur konfirmasi cepat, serta tidak menempatkan seluruh kritik sebagai ancaman terhadap stabilitas.

“Jangan sampai dalih menangani hoaks justru digunakan untuk menyeragamkan informasi. Kritik berbasis fakta bukan disinformasi, dan pers yang kritis bukan musuh pemerintah,” tegas Agus.

Pemerintah daerah, dengan demikian, tidak cukup hanya bekerja. Setiap kebijakan, persoalan, dan langkah penanganan juga harus dijelaskan secara terbuka, cepat, dan berbasis fakta. Sebab, ketika pemerintah memilih diam, ruang publik tidak pernah benar-benar kosong ruang tersebut akan segera diisi oleh narasi pihak lain.

Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Banjarbaru TerkinihoaksJMSI Jateng
SummarizeShare36SendShare
Previous Post

Kandidatus Angge, Pengabdi Desa dari Tanah Holokoli yang Mendedikasikan Hidupnya untuk Pemberdayaan Masyarakat Nusa Tenggara Timur

utia

utia

Berita Terkait

Muskorda IJTI Muria Raya, Ketua JMSI Jateng Dorong Jurnalis Hadirkan Informasi Edukatif-Berimbang

Muskorda IJTI Muria Raya, Ketua JMSI Jateng Dorong Jurnalis Hadirkan Informasi Edukatif-Berimbang

by ulfa puspa
12 Juni 2026
535

DEMAK, Harianmuria.com – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Tengah Agus Sunarko menghadiri Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) IV Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya di Kabupaten...

Dongkrak Produksi Ikan dan Program Kampung Nelayan, JMSI Jateng Usul Reklamasi Pantai Banyutowo Pati

Dongkrak Produksi Ikan dan Program Kampung Nelayan, JMSI Jateng Usul Reklamasi Pantai Banyutowo Pati

by ulfa puspa
26 Mei 2026
541

PATI, Harianmuria.com — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Tengah mengusulkan reklamasi di kawasan Pantai Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, sebagai langkah strategis untuk mendukung peningkatan produksi perikanan sekaligus...

JMSI Ajak Kolaborasi Pemprov Jateng Bentuk Tim Terpadu Lawan Hoaks

JMSI Ajak Kolaborasi Pemprov Jateng Bentuk Tim Terpadu Lawan Hoaks

by ulfa puspa
14 April 2026
535

SEMARANG, Harianmuria.com –  Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Tengah siap membantu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangkal berita hoaks. Hal ini berangkat dari keprihatinan JMSI terhadap maraknya...

Pemkab Blora mengapresiasi inisiasi JMSI Jateng dalam penyusunan roadmap agroindustri 2026–2030.

Blora Belum Punya Peta Jalan Agroindustri, Pemkab Apresiasi Inisiasi JMSI Jateng

by Basuki
19 November 2025
549

Blora belum memiliki roadmap agroindustri yang komprehensif. Pemkab Blora apresiasi inisiasi JMSI Jateng dalam penyusunan peta jalan agroindustri 2026–2030 untuk memperkuat potensi lokal dan ketahanan pangan.

Load More

BERITA UTAMA

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

1 Agustus 2026
519
DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

31 Juli 2026
523
Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

30 Juli 2026
522
Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

29 Juli 2026
543

TRENDING HARI INI

  • Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Diminati Masyarakat, Bupati Jepara Dorong Wisata CFD Kates di Tigajuru Dikembangkan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Kandidatus Angge, Pengabdi Desa dari Tanah Holokoli yang Mendedikasikan Hidupnya untuk Pemberdayaan Masyarakat Nusa Tenggara Timur

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku untuk SD-SMP se-Indonesia dari Kudus

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Grobogan Gelar Pilkades Serentak di 223 Desa Tahun Ini, Ini Bocoran Jadwalnya

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pemkab Jepara Sidak Tiga Lokasi Tambang Aduan Masyarakat

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tingkatkan Prestasi Akademik Anak dengan Olahraga yang Tepat

Tingkatkan Prestasi Akademik Anak dengan Olahraga yang Tepat

1 Maret 2026
538
Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

26 Februari 2025
597

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya