• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Olahan Labu Kuning dari UMKM Kudus Berhasil Tembus Pasar Nasional

utia by utia
6 Juli 2026
in Kudus, News
68 1
Owner Elbina, Nur Hayati, menunjukkan produk buatannya yang sudah menembus pasar nasional. (Nisa Hafizhotus S/Harianmuria.com)

Owner Elbina, Nur Hayati, menunjukkan produk buatannya yang sudah menembus pasar nasional. (Nisa Hafizhotus S/Harianmuria.com)

530
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

‎KUDUS, Beritajateng.id – Berbagai olahan labu kuning dari UMKM asal Bulucangkring, Kudus, berhasil tembus pasar nasional. Diantaranya seperti brownis, stik labu, donat labu, tepung labu, teh labu, dawet labu, hingga berbagai jenis kue berbahan dasar labu kuning.

Nur Hayati, pemilik produk Elbina, menuturkan usaha olahan labu kuning ini telah dimulai sejak 2017. Menurutnya labu kuning yang dianggap sebagai komoditas biasa kini menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi yang bisa dipasarkan hingga luar pulau.

Sebelumnya, ia bekerja di luar daerah hingga akhirnya memutuskan fokus menekuni dunia usaha. Dirinya pun rutin mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan untuk membangun bisnis Elbina tersebut.

Diantaranya pelatihan kewirausahaan dari Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus untuk memahami pentingnya membangun usaha yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri.

‎“Dari pelatihan saya belajar bahwa sebuah usaha harus punya pembeda. Dari situ saya mulai berpikir untuk fokus pada satu produk yang memiliki potensi dan belum banyak dikembangkan orang,” ujarnya.

‎Ide mengolah labu kuning, kata dia, muncul secara tidak sengaja ketika dirinya mengikuti pelatihan. Saat itu, ia diminta memberikan usulan bahan baku yang mudah diperoleh dan terjangkau untuk dijadikan materi pelatihan berikutnya.

‎“Saya spontan menyebut labu kuning. Setelah usulan itu diterima, saya berpikir kenapa tidak sekalian fokus mengembangkan olahan labu kuning. Sejak pertengahan 2017 saya mulai serius menekuni produk ini,” katanya.‎

‎Menurut Nur Hayati, Desa Bulungcangkring bukanlah sentra utama penghasil labu kuning. Namun kondisi tersebut justru menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menciptakan nilai tambah dari komoditas yang selama ini kurang mendapat perhatian.

‎Ia kemudian mulai melakukan berbagai eksperimen produk. Dari sekadar olahan sederhana, labu kuning tersebut berkembang menjadi aneka makanan dan minuman yang memiliki daya saing di pasaran.

“Saat ini produk yang paling laris itu brownis dan donat labu,” ujarnya.

‎Perjalanan membangun Elbina tidak berjalan mulus. Pada tahap awal, tantangan terbesar adalah mengenalkan produk kepada masyarakat. Saat itu, kebanyakan orang hanya mengenal labu kuning sebagai bahan sayur atau kolak.

‎‎“Orang belum mengenal Elbina dan belum tahu kalau labu kuning bisa diolah menjadi banyak produk. Karena itu saya fokus membangun branding agar ketika orang mendengar labu kuning, mereka langsung teringat Elbina,” ungkapnya.‎

‎Strategi pemasaran dilakukan secara konsisten, baik secara langsung maupun melalui media digital. Berbagai unggahan di media sosial terus dilakukan untuk memperkuat identitas produk dan menjangkau pasar yang lebih luas.‎

‎Selain pemasaran, persoalan bahan baku juga sempat menjadi kendala. Ia mengungkap pasokan labu kuning di wilayah sekitar tidak selalu tersedia dalam jumlah besar. Namun berkat aktivitas promosi yang rutin dilakukan, jaringan pemasok dari berbagai daerah mulai berdatangan.

‎“Awalnya sulit mendapatkan bahan baku. Tapi karena sering mengunggah aktivitas usaha di media sosial, banyak petani dan pemasok dari daerah lain yang akhirnya mengenal kami dan menawarkan kerja sama,” jelasnya.

‎Tak hanya mengatasi persoalan bahan baku, Nur Hayati juga terus melakukan edukasi kepada konsumen mengenai manfaat produk olahan labu kuning. Salah satu produk yang menjadi andalan adalah pumpkin brownies atau bronis labu yang dibuat tanpa menggunakan tepung terigu.‎

‎Produk tersebut dipasarkan sebagai makanan gluten free karena menggunakan tepung labu hasil produksi sendiri. Keunggulan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi konsumen yang menjalani pola hidup sehat maupun memiliki sensitivitas terhadap gluten.‎

‎Nur Hayati mengakui perkembangan teknologi digital memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan usahanya. Mayoritas pelanggan baru mengetahui produk Elbina melalui TikTok, Instagram, Facebook, maupun pencarian Google.

‎“Banyak pelanggan yang datang mengaku tahu produk kami dari TikTok. Karena itu kami berusaha konsisten membuat konten dan mengikuti perkembangan pemasaran digital,” ujarnya.

‎‎Kini produk Elbina tidak hanya dipasarkan di Kudus dan Jawa Tengah. Sejumlah produk kering seperti tepung labu bahkan telah dikirim ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Ternate, Maluku Utara. Selain itu, biji labu juga banyak dicari kalangan akademisi dan mahasiswa untuk kebutuhan penelitian maupun praktik pengolahan pangan.

‎Jurnalis: Nisa Hafizhotus S
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Kudus Hari Iniberita kudus terkiniOlahan Labu KuningUMKM
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Forum Anak Jepara Diajak Jadi Penggerak Perlindungan Hak Anak dan Perempuan

Next Post

Kerap Picu Banjir Lahan Pertanian, Sungai Togot dan Sutriman Kudus Akhirnya Dinormalisasi

utia

utia

Berita Terkait

Pemkab Rembang Dorong Perusahaan Besar Gandeng UMKM, Perkuat Rantai Pasok Lokal

Pemkab Rembang Dorong Perusahaan Besar Gandeng UMKM, Perkuat Rantai Pasok Lokal

by ulfa puspa
13 Agustus 2026
529

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mendorong perusahaan besar menggandeng UMKM untuk membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan. Untuk mendukung upaya tersebut Pemkab Rembang menggandeng Kamar Dagang Indonesia...

Bupati Kudus Minta Perbankan Bantu UMKM Naik Kelas

Bupati Kudus Minta Perbankan Bantu UMKM Naik Kelas

by Rosyid
12 Agustus 2026
521

KUDUS, Harianmuria.com - Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mendorong perbankan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang dan meningkatkan kapasitas usahanya....

Transaksi Rembang Expo 2026 Tembus Rp4,5 Miliar, Pemkab Dorong UMKM Lokal Berani Bersaing

Transaksi Rembang Expo 2026 Tembus Rp4,5 Miliar, Pemkab Dorong UMKM Lokal Berani Bersaing

by ulfa puspa
11 Agustus 2026
515

REMBANG, Harianmuria.com – Perputaran uang selama penyelanggaraan Rembang Expo 2026 mencapai sekitar Rp4,5 miliar di luar pendapatan dari wahana dinosaurus.   “Selama kegiatan Rembang Expo itu rata-rata perputaran...

Bupati Sam’ani Minta Seluruh ASN Kudus Jauhi Judol Hingga Pinjol

Bupati Sam’ani Minta Seluruh ASN Kudus Jauhi Judol Hingga Pinjol

by utia
10 Agustus 2026
519

KUDUS, Harianmuria.com - Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dengan tegas melarang aparatur sipil negara (ASN) terlibat dalam judi online (judol) maupun pinjaman online ilegal (pinjol). Hal ini lantaran menurutnya...

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
527
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
528
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
528
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
538

TRENDING HARI INI

  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    646 shares
    Share 258 Tweet 162
  • Stok Beras Bulog di Blora Capai 12.700 Ton, Cukup untuk 1 Tahun ke Depan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Grobogan Gelar Pilkades Serentak di 223 Desa Tahun Ini, Ini Bocoran Jadwalnya

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • NgAllah Suluk Maleman: Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi ibu hamil. (Freepik/Harianmuria.com)

Dokter Spesialis Ungkap Anak Dapat Terpapar Polusi Udara Sejak Kandungan hingga Lahir

20 Agustus 2023
539
Monumen menara Kudus yang menyimpan banyak oleh-oleh khas mulai dari jenang sampai sirup parijoto. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kudus, Mulai Jenang Sampai Sirup Parijoto

20 September 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya