KUDUS, Harianmuria.com – Sebanyak 24 sekolah di Kabupaten Kudus mulai melakukan tahap pengerjaan fisik program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho menyebut bahwa pengerjaan fisik program revitalisasi sekolah sudah dimulai sejak Juli 2026.
“Saat ini progresnya untuk revitalisasi tahap pertama sudah sekitar 40 sampai 50 persen,” kata Anggun.
Ia menjelaskan, dalam program revitalisasi ini seluruh anggaran diberikan oleh Kemendikdasmen RI langsung ke rekening masing-masing sekolah penerima yang terdiri dari jenjang TK, SD dan SMP.
Disdikpora Kabupaten Kudus, kata Anggun, hanya bertindak sebagai pengawal program untuk memantau bahwa pengerjaan proyek revitalisasi sekolah berjalan dengan baik.
“Setelah tahap pertama ini akan dilanjutkan revitalisasi tahap kedua sekitar 30 sekolah dan tahap ketiga juga sekitar 30 sekolah yang dapat,” tambahnya.
Ia menuturkan saat ini proyek revitalisasi sekolah di Kudus untuk tahap kedua dan ketiga masih dalam proses penandatanganan kerjasama. Pada tahap ini, anggaran dari Kemendikdasmen juga belum disalurkan di sekolah sasaran.
Penandatanganan kerja sama (PKS) sendiri dilakukan oleh sekolah dengan masing-masing direktorat. Yakni, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dikdasmen).
Lebih lanjut, Anggun juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp13 miliar untuk proyek perbaikan 47 sekolah rusak. Jumlah itu terdiri dari 40 SD dan 7 SMP.
“Kami menargetkan 47 sekolah bisa tuntas diperbaiki pada akhir Desember 2026,” kata dia.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Tia











