• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

Redaksi by Redaksi
17 Agustus 2026
in Berita KP2MI
63 3
Anak PMI asal Gresik, Adil (kiri) bersama petugas KBRI di Malaysia Shohenudin. (Dok. pribadi)

Anak PMI asal Gresik, Adil (kiri) bersama petugas KBRI di Malaysia Shohenudin. (Dok. pribadi)

507
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUALA LUMPUR, Harianmuria.com – Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menghadirkan kisah membanggakan dari anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Adil Maulana Nur Hidayatullah (15), remaja asal Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, terpilih menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.

Adil lahir pada 11 Maret 2011. Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Muhammad Yasin dan Nurhamidah, pekerja migran asal Gresik yang telah bertahun-tahun mencari nafkah di Malaysia.

Ayah Adil berada di Malaysia sejak 1996 dan bekerja sebagai pekerja konstruksi. Sementara ibunya berada di Malaysia sejak 2007 dan bekerja di sektor layanan kebersihan.

Adil sendiri telah tinggal bersama keluarganya di Malaysia sejak berusia sekitar tiga tahun. Meski tumbuh sebagai anak PMI di luar negeri, kondisi tersebut tidak menghentikannya untuk mendapatkan pendidikan.

Ia mengawali pendidikan taman kanak-kanak di Malaysia, kemudian menempuh pendidikan dasar di Sanggar Bimbingan Sentul. Setelah itu, Adil melanjutkan pendidikan tingkat SMP di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Dua adiknya yang juga tinggal di Malaysia saat ini mendapatkan pendidikan melalui Sanggar Bimbingan Segambut.

Terpilih Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur

Kesempatan menjadi anggota Paskibraka KBRI Kuala Lumpur diperoleh Adil setelah para guru SIKL melihat potensi dan kemampuannya. Ia kemudian didaftarkan untuk mengikuti proses seleksi melalui KBRI.

Seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari kemampuan fisik, psikologi hingga akademik. Adil akhirnya terpilih bersama 22 peserta lainnya untuk menjalankan tugas dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara tersebut dihadiri Duta Besar Republik Indonesia, undangan Kerajaan Malaysia, tokoh masyarakat Indonesia di Malaysia, tamu VIP, serta guru dan staf KBRI.

Upacara HUT Kemerdekaan RI di KBRI Kuala Lumpur selama ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia di Malaysia. Pada peringatan HUT RI 2024, upacara di KBRI Kuala Lumpur turut dihadiri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Anak PMI Titip Harapan untuk Pendidikan

Di tengah kebanggaannya menjadi bagian dari upacara kemerdekaan, Adil menyampaikan harapan lebih besar bagi anak-anak PMI lainnya di Malaysia.

Saat berkesempatan bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada pertengahan 2025, Adil mengungkapkan rasa bahagianya sekaligus menitipkan harapan agar perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak PMI terus diperkuat.

“Senang sekali berjumpa dengan Pak Bupati. Semoga Bapak diberikan kesehatan sehingga terus dapat memperhatikan anak-anak PMI, khususnya di Malaysia, agar mendapatkan hak akses pendidikan yang layak,” ujar Adil.

Harapan tersebut menggambarkan persoalan yang masih dihadapi sebagian anak pekerja migran di Malaysia. Di balik perjuangan orang tua mereka mencari penghidupan di luar negeri, terdapat generasi yang membutuhkan kepastian identitas, pendidikan, dan berbagai layanan dasar untuk menjamin masa depannya.

Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan | Harianmuria
Pertemuan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yan dengan Adil dan orang tuanya di Kuala Lumpur, pertengahan 2025. (Dok. pribadi)

KBRI Apresiasi Gresik Lindungi Anak PMI

Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak PMI turut mendapatkan apresiasi dari pihak KBRI di Malaysia.

Shohenudin, petugas KBRI di Malaysia, menyebut langkah Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai terobosan penting karena pemerintah daerah mengambil peran aktif dalam memastikan perlindungan anak-anak warganya yang berada di luar negeri.

“Kami berterima kasih kepada Pak Bupati telah menjadi pionir untuk melindungi anak-anak PMI di Malaysia,” ungkap Shohenudin.

Komitmen tersebut tidak hanya mendapatkan pengakuan dari KBRI, tetapi juga memperoleh apresiasi di tingkat nasional.

Pada 27 Juli 2026, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin sebagai Kepala Daerah Inspiratif dalam Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia.

Penghargaan diberikan dalam Diskusi Publik Nasional bertema “Anak Pekerja Migran Indonesia: Tantangan, Pelindungan, dan Masa Depan” di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan langkah Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memberikan perlindungan, pemenuhan hak, sekaligus menjamin masa depan anak-anak pekerja migran.

Dalam forum nasional tersebut, Bupati Gresik juga memaparkan model perlindungan anak PMI yang dikembangkan Kabupaten Gresik, khususnya terhadap anak-anak yang lahir dari keluarga PMI asal Gresik di Malaysia.

Pengakuan nasional tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Gresik dalam mendorong isu anak pekerja migran menjadi bagian penting dari tata kelola migrasi.

Perlindungan tidak lagi berhenti pada pekerja migrannya, tetapi diperluas kepada keluarga dan anak sebagai kelompok yang ikut menanggung konsekuensi dari proses migrasi.

Perlindungan Anak PMI Gresik Masuki Tiga Fase

Dr. Rian Pramana Suwanda, Rektor Universitas Gresik sekaligus Sekretariat Tim Ad Hoc Perlindungan Anak Pekerja Migran Indonesia asal Gresik, menjelaskan bahwa program perlindungan anak PMI merupakan inovasi Bupati Gresik yang dibangun secara bertahap dan kini telah memasuki tiga fase kunci.

Fase pertama adalah pemetaan anak-anak PMI dan pembangunan kerja sama kelembagaan. Kabupaten Gresik membangun kerja sama dengan KBRI di Malaysia untuk memperkuat perlindungan terhadap anak PMI asal Gresik.

“Program ini merupakan inovasi Gus Bupati Gresik yang saat ini telah menjalani tiga fase kunci. Fase pertama adalah pemetaan anak-anak PMI. Gresik kemudian membangun kerja sama dengan KBRI di Malaysia untuk memastikan perlindungan anak-anak PMI asal daerah dapat dilakukan secara lebih sistematis,” jelas Rian.

Fase kedua adalah pemulangan anak-anak PMI yang membutuhkan fasilitasi untuk kembali ke Indonesia.

Hingga periode ini, Pemerintah Kabupaten Gresik bersama para pemangku kepentingan telah memfasilitasi pemulangan sembilan anak PMI asal Gresik.

Pemulangan dilakukan dalam dua gelombang. Tiga anak dipulangkan pada Februari 2026 dan enam anak asal Gresik kembali difasilitasi pulang pada Juli 2026. Pada gelombang kedua, Gresik juga turut membantu pemulangan tiga anak PMI dari daerah lain.

Menurut Rian, pemulangan bukan akhir dari proses perlindungan. Karena itu, fase ketiga diarahkan pada penjaminan layanan dasar secara terintegrasi setelah anak kembali ke Kabupaten Gresik.

“Fase ketiga adalah memastikan setelah mereka pulang, negara tetap hadir. Layanan dasar diintegrasikan dengan seluruh OPD terkait, mulai dari administrasi kependudukan, layanan sosial, kesehatan hingga pendidikan. Salah satunya melalui akses pendidikan di Sekolah Rakyat di Gresik,” tambahnya.

Model tersebut menempatkan perlindungan anak PMI sebagai sebuah rantai perlindungan yang berkelanjutan. Prosesnya dimulai dari pemetaan anak di negara penempatan, fasilitasi akses pendidikan selama berada di Malaysia, penyelesaian persoalan identitas dan pemulangan, hingga reintegrasi serta penjaminan layanan dasar ketika anak kembali ke Kabupaten Gresik.

Dari Sanggar Bimbingan hingga Paskibraka

Kisah Adil menjadi wajah lain dari perjuangan tersebut. Dari seorang anak PMI yang mengenyam pendidikan di Sanggar Bimbingan, kemudian melanjutkan pendidikan di SIKL, kini ia dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka dalam peringatan kemerdekaan Indonesia di Malaysia.

Di balik Sang Merah Putih yang dikibarkan di Kuala Lumpur, perjalanan Adil membawa pesan yang lebih besar: anak-anak PMI bukan sekadar bagian dari persoalan migrasi.

Mereka adalah generasi Indonesia yang memiliki mimpi dan potensi. Karena itu, hak atas identitas, perlindungan, pendidikan, dan masa depan harus tetap dijamin negara, sekalipun mereka tumbuh ribuan kilometer dari tanah kelahiran orang tuanya.

Jurnalis: Hms

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anak PMI GresikBerita Gresik hari iniberita Jatim hari iniBerita KP2MIBerita KP2MI Hari iniKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIPaskibra PMI asal Gresikpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migranPMI
SummarizeShare36SendShare
Previous Post

Pesan HUT ke-81 RI dari Menteri Mukhtarudin: PMI Harus Terlindungi dari Hulu hingga Hilir

Next Post

HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (Dok. KP2MI)

Pesan HUT ke-81 RI dari Menteri Mukhtarudin: PMI Harus Terlindungi dari Hulu hingga Hilir

by Redaksi
17 Agustus 2026
509

JAKARTA, Harianmuria.com – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan pentingnya perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia (PMI) dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurut Mukhtarudin,...

Ketibaan jenazah di rumah duka di Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (15/8/2026).

BP3MI Jawa Barat Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pekerja Migran Indonesia asal Indramayu dari Taiwan

by Redaksi
15 Agustus 2026
515

INDRAMAYU, Harianmuria.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial BI yang meninggal dunia saat bekerja di...

Jenazah PMI yang meninggal dunia di Taiwan tiba di rumah duka di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Jenazah PMI yang Meninggal di Taiwan Tiba di Bogor, Negara Pastikan Hak hingga Akhir Hayat

by Redaksi
15 Agustus 2026
516

KAB. BOGOR, Harianmuria.com – Jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial N yang meninggal dunia di Taiwan akhirnya tiba di rumah duka di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (Dok. KP2MI)

Sambut Visi Prabowo, Menteri Mukhtarudin Siap Cetak PMI Berdaya Saing Kelas Dunia

by Redaksi
14 Agustus 2026
519

JAKARTA, Harianmuria.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyambut positif visi Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks...

Load More

BERITA UTAMA

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
526
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
529
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
529

TRENDING HARI INI

  • Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Dibuka Bupati Kendal, Juwero Food Festival Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Triharjo

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    648 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Gubernur Anwar Hafid Minta Forum Pemuda Sulteng Jadi Motor Pembangunan Daerah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Antusiasme Balap Tinggi, Blora Diwacanakan Punya Sirkuit Dragbike Permanen

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Festival Menjadi Gresik Ajak Warga Cintai Kota Lewat Seni dan Kuliner

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menghadirkan Poli Eksekutif, layanan kesehatan cepat, nyaman, dan privat untuk pasien umum non-BPJS.

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Hadirkan Poli Eksekutif, Layanan Medis Cepat dan Privat

31 Juli 2025
592
Nampak wisata Sendang Keongan di Desa pegnanten, Kecamatan Klambu, Grobogan yang digadang bakal jadi ikon wisata baru. (Pemkab Grobogan | Harianmuria.com)

Wisata Sendang Keongan Digadang-gadang Jadi Ikon Baru Grobogan

31 Januari 2025
798

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya