• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Agustus 14, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sambut Visi Prabowo, Menteri Mukhtarudin Siap Cetak PMI Berdaya Saing Kelas Dunia

Redaksi by Redaksi
14 Agustus 2026
in Berita KP2MI
64 2
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (Dok. KP2MI)

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (Dok. KP2MI)

509
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyambut positif visi Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Mukhtarudin menilai sejumlah pesan Prabowo, terutama mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguasaan bahasa asing sejak sekolah dasar, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar mampu bersaing di pasar kerja global.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing sejak dini. Pemerintah akan mendorong pembelajaran bahasa asing mulai tingkat sekolah dasar (SD), termasuk Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, hingga Rusia.

“Bahasa asing mutlak harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya memastikan anak-anak Indonesia memperoleh akses pendidikan terbaik agar memiliki kemampuan untuk bersaing dan bekerja dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Mukhtarudin menilai penguatan kemampuan bahasa asing sejak usia dini merupakan investasi strategis untuk membangun generasi Indonesia yang siap menghadapi persaingan pasar kerja internasional.

“Apa yang disampaikan Bapak Presiden hari ini adalah visi besar untuk mengubah paradigma pekerja migran kita. Kita ingin bergerak dari tenaga kerja yang selama ini masih banyak berada pada pekerjaan berkeahlian rendah menuju tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan mampu berkomunikasi secara global,” ujar Mukhtarudin di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Mukhtarudin, kendala bahasa masih menjadi salah satu tantangan bagi Pekerja Migran Indonesia. Karena itu, pembekalan bahasa asing sejak usia dini dinilai dapat menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing SDM Indonesia.

“Bapak Presiden memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa persaingan ke depan bukan hanya antarnegara, tetapi juga antar-SDM. Karena itu, kita harus menyiapkan anak-anak Indonesia agar sejak awal memiliki kemampuan yang dibutuhkan dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan bahasa merupakan salah satu bekal penting ketika generasi muda memasuki lingkungan kerja internasional. Namun, kemampuan tersebut perlu dibarengi keterampilan teknis, sertifikasi, penguasaan teknologi, serta pemahaman budaya dan aturan di negara tujuan.

Sambut Visi Prabowo, Menteri Mukhtarudin Siap Cetak PMI Berdaya Saing Kelas Dunia | Harianmuria
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dok. KP2MI)

Di sisi lain, Mukhtarudin menyoroti pernyataan Prabowo mengenai tingginya kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara. Presiden menyebut sejumlah negara saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja dan membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia.

“Sekarang banyak negara di mancanegara kekurangan tenaga kerja. Setiap pemimpin yang saya ketemu bertanya, ‘Bisa enggak tenaga kerja dari Indonesia?’” kata Prabowo.

Menurut Presiden, kebutuhan tenaga kerja tersebut antara lain terdapat pada sektor pariwisata, rumah sakit, perawat, dan caregiver yang membutuhkan kemampuan komunikasi dengan baik.

Mukhtarudin melihat kondisi tersebut sebagai peluang besar bagi Indonesia. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan penyiapan calon PMI yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan standar negara tujuan.

“Pertanyaan berikutnya adalah tenaga kerja seperti apa yang mereka butuhkan. Di sinilah tugas kita memastikan pekerja Indonesia memenuhi standar tersebut,” kata Mukhtarudin.

Ia mengatakan kebutuhan tenaga kerja global yang semakin beragam harus direspons dengan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi.

“Pendidikan dan pelatihan harus mampu membaca kebutuhan pasar sehingga masyarakat tidak sekadar mendapatkan kesempatan bekerja, tetapi memperoleh akses terhadap pekerjaan yang sesuai kemampuan dan memiliki prospek yang baik,” ujarnya.

Prabowo dalam pidatonya juga menyinggung karakter pekerja Indonesia yang dinilai memiliki keunggulan. Menurut Presiden, orang Indonesia dikenal ramah, ulet, dan sopan.

“Orang Indonesia dikenal ramah, ulet, dan sopan. Karena itu tenaga kerja kita ke depan diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia, memperkuat ekonomi Indonesia,” tegas Prabowo.

Mukhtarudin menyebut karakter tersebut sebagai modal sosial yang perlu diperkuat dengan profesionalisme. Menurutnya, dunia kerja internasional membutuhkan lebih dari sekadar keramahan, tetapi juga disiplin, kemampuan teknis, komunikasi, produktivitas, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Keramahan adalah kekuatan kita, dunia kerja juga saat ini membutuhkan lebih dari itu. Ada disiplin, kemampuan teknis, komunikasi, produktivitas dan kepatuhan terhadap aturan,” ujar Mukhtarudin.

Karena itu, peningkatan kualitas PMI harus berjalan beriringan dengan pelindungan pekerja migran. Mukhtarudin menegaskan setiap proses penempatan harus dilakukan secara resmi, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ukuran keberhasilan kita bukan sekadar berapa banyak yang berangkat. Yang lebih penting adalah mereka berangkat secara resmi, bekerja sesuai kompetensi, mendapatkan haknya dan pulang membawa peningkatan kualitas kehidupan,” kata Mukhtarudin.

Pemerintah juga terus mendorong perubahan paradigma terhadap PMI, dari sekadar tenaga kerja menjadi talenta yang memiliki kompetensi dan daya saing internasional.

Mukhtarudin mengatakan pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi modal pembangunan ketika PMI kembali ke Indonesia dengan membawa keterampilan, pengalaman, dan jejaring internasional.

“Pengalaman bekerja di luar negeri juga dapat menjadi modal pembangunan ketika mereka kembali ke Indonesia dengan membawa keterampilan, pengalaman dan jejaring internasional,” pungkas Mukhtarudin.

Arah kebijakan yang disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional, termasuk melalui penerimaan devisa dan peningkatan kesejahteraan keluarga PMI.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berkomitmen mengawal agenda tersebut agar kebutuhan tenaga kerja global dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia.

Dengan peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa asing, sertifikasi, serta pelindungan yang kuat, PMI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pasar kerja global, tetapi juga tampil sebagai talenta Indonesia yang memiliki daya saing dan posisi tawar lebih tinggi.

Penulis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

DPRD Blora Minta Proyek Pematangan Sekolah Rakyat Cepu Gunakan Tanah Urugan Berizin

Next Post

Resmi Dikukuhkan, 70 Paskibraka Kendal Akan Dikarantina Jelang Upacara HUT ke-81 RI

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Menteri P2MI - Mukhtarudin

KP2MI Siapkan 500 Ribu CPMI, 300 Ribu Lulusan SMK Dibidik Kerja Global

by Redaksi
11 Agustus 2026
516

JAKARTA, Harianmuria.com – Sebanyak 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) disiapkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja global. KP2MI membidik 300.000 lulusan SMK melalui program Asta Mandala SMK...

Penandatanganan Perjanjian Kersama yang dilaksanakan Direktur Kepulangan dan Rehabilitasi KP2MI dengan Direktur RSJ Manah Shanti Mahottama Bali.

KP2MI dan RSJ Manah Shanti Mahottama Bali Kerja Sama Beri Layanan Mental Bagi PMI Bermasalah

by Redaksi
11 Agustus 2026
510

BANGLI, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memperkuat layanan kesehatan mental bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Manah...

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani dalam diskusi daring dengan Duta Besar RI untuk Republik Ceko, Rina P. Soemarno, pada Kamis (6/8/2026). (Dok. KP2MI/Lingkar.news)

Pasar Kerja Eropa Terbuka, KP2MI Jajaki Peluang Penempatan PMI ke Republik Ceko

by Redaksi
7 Agustus 2026
516

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjajaki peluang perluasan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Republik Ceko menyusul tingginya kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor...

Konferensi Pers KP2MI soal SMK Go Global

SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Simak Syarat dan Peluang Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
5 Agustus 2026
517

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran Program SMK Go Global mulai 12 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia yang...

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
517
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
519
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
523
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • Keterangan foto: Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik (UG) di Gresmall, Kamis (13/8/2026). (Dok. Universitas Gresik)

    Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    174 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Dana Hibah Rp20 Miliar untuk RSNU Kendal Dikawal Ketat, Monev Digelar Tiap Pekan

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • HUT ke-81 RI, POSSI Rembang akan Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Pulau Gede

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPRD Blora Minta Proyek Pematangan Sekolah Rakyat Cepu Gunakan Tanah Urugan Berizin

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Tembus Pasar AS, Karantina Sulawesi Selatan Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan Kakap dan Kerapu

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Wedang uwuh salah satu minuman rempah penghangat tubuh kala musim hujan. (Instagram @tumbasmangan/Harianmuria.com)

10 Minuman Rempah Penghangat Tubuh, Cocok Dikonsumsi Saat Musim Hujan

11 Oktober 2022
923
Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

20 Oktober 2025
539

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya