• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

ulfa puspa by ulfa puspa
20 Agustus 2026
in Semarang, Highlight, News
65 4
Warga penyandang disabilitas datang di job fair di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng pada Kamis, 20 Agustus 2026. (dok for Harianmuria.com)

Warga penyandang disabilitas datang di job fair di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng pada Kamis, 20 Agustus 2026. (dok for Harianmuria.com)

529
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com — Job fair atau bursa kerja menjadi salah satu rangkaian acara peringatan hari jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 20 dan 21 Agustus 2026.

Sebanyak 4.817 lowongan kerja tersedia di bursa kerja yang digelar di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng.

Berdasarkan data yang dihimpun, setidaknya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik Disnakertrans Jateng.

Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, mengataka  job fair secara tatap muka tetap diminati meskipun informasi lowongan dapat diakses secara daring melalui platform Ayo Kerjo selama 24 jam.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” terangnya pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Total ada 48 perusahaan yang membuka kesempatan kerja di job fair hari jadi Jateng tersebut. Lowongan yang ditawarkan beragam, dari industri manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan job fair menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan, sedangkan pencari kerja mempunyai akses lebih luas terhadap lowongan yang tersedia.

“Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional,” ujarnya.

Luthfi menilai, peluang kerja di Jawa Tengah masih terbuka lebar. Namun, kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Pihaknya berharap pembukaan kesempatan kerja dapat mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah mencapai 22,33 juta orang atau bertambah sekitar 455 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi investasi Jawa Tengah pada semester pertama 2026 mencapai Rp59,94 triliun dan menyerap 213.217 tenaga kerja. Investasi yang masuk diharapkan terus memberikan dampak terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bursa kerja ini juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sejumlah lowongan telah dikurasi dan secara khusus dapat dilamar oleh pencari kerja disabilitas.

Salah satu penyandang tuna rungu, Sifa, mengaku bahkan datang dari Jawa Barat setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Dalam kegiatan itu, ia telah menyerahkan berkas lamaran kepada tiga perusahaan.

“Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas,” kata Sifa.

Ia menilai pelayanan yang diberikan kepada peserta disabilitas sudah baik. Sifa berharap semakin banyak perusahaan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

“Saya berharap acara ini bisa mendukung teman-teman disabilitas serta memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan bagi mereka,” ujarnya.

Peserta lainnya, Vivi, mengaku baru pertama kali mengikuti job fair. Warga Semarang itu sempat mengalami kendala saat check-in, tetapi kemudian mendapat pendampingan dari petugas hingga dapat memasuki area pameran.

“Acara ini membantu saya mencari kerja. Kalau mencari sendiri agak susah. Karena lowongannya banyak, saya jadi lebih semangat untuk mendaftar. Walaupun nanti belum tentu lolos, tetap semangat,” kata Vivi.

Sementara itu, perwakilan PT JSCorp, Ika, menjelaskan bahwa perusahaanya yang bergerak di bidang manufaktur  di Boyolali ini membuka sekitar 300 lowongan untuk operator sewing. Perusahaan tersebut juga mencari pekerja untuk sejumlah posisi staf, mekanik, foreman, quality control, dan assembly.

“Ini pertama kali kami ikut dan ternyata ramai. Kalau posisi staf yang mensyaratkan pendidikan S1, peminatnya lumayan banyak,” kata Ika.

PT JSCorp juga membuka sejumlah posisi bagi penyandang disabilitas. Selain melalui job fair, pelamar dapat mengikuti walk-in interview di pabrik setiap hari pada pukul 07.00-09.00 WIB.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengHari Jadi JatengJob FairLowongan KerjaPemprov Jateng
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Resmi Jabat Dirut, Nasirul Umam Diminta Benahi Pelayanan PDAM Grobogan

Next Post

Pemprov Jateng Sambut Baik Alih Status Guru PPPK Jadi PNS, Ringankan Beban Fiskal Daerah

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
514

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

DPRD Jateng menerima audiensi Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes (APPKB) di Ruang Rapat Pimpinan Lantai I Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin (12/10/2026). (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

Warga Menanti Sejak 1997, DPRD Jateng Kawal Pemekaran Brebes Selatan

by Redaksi
12 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berkomitmen mengawal aspirasi pemekaran Brebes Selatan agar usulan pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) tidak kehilangan momentum di tengah penyusunan...

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

by Rosyid
12 Oktober 2026
555

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Jawa Tengah berencana menemui Komisi II DPR RI serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengawal percepatan pemekaran Brebes Selatan menjadi Calon Daerah Otonom Baru...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
537
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Nampak wisata Sendang Keongan di Desa pegnanten, Kecamatan Klambu, Grobogan yang digadang bakal jadi ikon wisata baru. (Pemkab Grobogan | Harianmuria.com)

Wisata Sendang Keongan Digadang-gadang Jadi Ikon Baru Grobogan

31 Januari 2025
992
ILUSTRASI: Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober. (Unsplash/Harianmuria.com)

Mengenal Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati Setiap 22 Oktober

10 Oktober 2022
666

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya