GROBOGAN, Harianmuria.com – Pembongkaran atap kelas di SDN Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, mulai dilakukan usai ditinjau tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Sekretariat Negara pada Jumat, 24 Juli 2026 lalu.
Pada Senin, 27 Juli 2026, sejumlah warga bersama para wali murid terpantau bergotong royong membongkar atap empat ruang kelas yang kondisinya nyaris roboh.
Kepala SDN Tanggirejo, Juwariyah, mengatakan pembongkaran dilakukan secara bertahap. Penurunan sebagian genteng telah dilakukan pekan lalu, sedangkan pembongkaran secara penuh baru dimulai Senin kemarin.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut setelah tim pusat meninjau langsung kondisi sekolah. Dalam kesempatan itu, pihak sekolah menyampaikan harapan agar perbaikan gedung segera direalisasikan karena kondisinya dinilai membahayakan siswa.
“Yang terpenting bagi kami adalah anak-anak segera memiliki tempat belajar yang aman dan nyaman. Kondisi bangunan sudah sangat genting sehingga perbaikannya harus segera dilakukan,” ujar Juwariyah.
Ia menegaskan, pihak sekolah terbuka terhadap bantuan dari berbagai pihak untuk perbaikan sekolah. Pihaknya berharap proses rehabilitasi segera dimulai agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
“Kami akan menerima bantuan dari pihak manapun yang lebih dulu bisa merealisasikan perbaikan. Yang penting ruang kelas ini segera dibangun kembali sehingga anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” katanya.
Juwariyah juga mengapresiasi kepedulian warga dan para wali murid yang secara sukarela meluangkan tenaga membantu proses pembongkaran. Menurutnya, semangat gotong royong tersebut menjadi bukti besarnya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan di SD Negeri Tanggirejo.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Tia











