• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Diduga Dampak Galian C, Rumah Warga Tuntang Tertimbun Lumpur Usai Banjir Bandang

Basuki by Basuki
30 Desember 2025
in Semarang, News
75 3
Untuk ketiga kalinya, banjir lumpur dari proyek BUMD Jateng kembali merendam rumah warga Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Salah satu rumah warga di wilayah Dusun Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang tertimbun material lumpur, Selasa, 30 Desember 2025. (Dok. warga/Harianmuria.com)

597
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Banjir bandang menerjang permukiman warga di Dusun Daleman, Desa/Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa sore, 30 Desember 2025.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah rumah warga tertimbun material tanah dan lumpur tebal yang terbawa arus banjir.

Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas Galian C di sekitar permukiman warga. Lokasi pengerukan tanah tersebut berada tak jauh dari Rest Area KM 445 B, aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

Banjir Bandang Terjadi Usai Hujan Lebat

Salah satu warga terdampak, Sri Suparni, warga Dusun Daleman RT 04 RW 04, mengungkapkan banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Sekitar jam 15.00 WIB hujan deras, lalu tiba-tiba banjir bandang datang. Rumah saya sampai sekarang masih tertimbun lumpur,” ujarnya saat ditemui Selasa malam.

Sri juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, terdapat aktivitas pengerukan tanah di sekitar permukiman warga, meski belum diketahui secara pasti siapa pengelolanya.

“Ada kegiatan pengerukan tanah, fotonya juga ada,” ucapnya singkat.

Tak hanya rumah Sri Suparni, beberapa rumah warga lainnya juga mengalami nasib serupa. Hingga Selasa malam, BPBD Kabupaten Semarang, bersama aparat Polsek dan Koramil Tuntang, relawan, serta unsur terkait lainnya masih melakukan pembersihan material lumpur di lokasi terdampak.

DPRD Desak Pertanggungjawaban Pengelola

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, menyatakan kegeramannya atas dugaan aktivitas yang menyebabkan bencana tersebut.

“Harus ada yang bertanggung jawab. Siapapun pengelolanya, karena ini sudah sangat merugikan warga,” tegas Bondan saat dihubungi.

Bondan juga meminta Pemkab Semarang dan Pemprov Jateng turun tangan langsung menyelesaikan persoalan ini, mengingat lokasi kejadian berdekatan dengan aset milik pemerintah provinsi.

“Kalaupun proyek itu bukan milik mereka, pemerintah harus menjadi jembatan penyelesaian. Korbannya warga, jadi tidak boleh dibiarkan,” tambahnya.

Aktivitas Galian C Harus Ditinjau Ulang

Senada dengan itu, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Mansuri, menegaskan bahwa pihak pengelola aktivitas Galian C harus bertanggung jawab penuh.

“Kami tidak mau tahu itu proyek kabupaten, provinsi, atau perorangan. Kalau sudah berdampak ke masyarakat, harus ditinjau ulang,” ujarnya.

Mansuri bahkan menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. “Ini sudah yang ketiga kalinya. Masa mau diam saja? Harus ada pertanggungjawaban,” ucapnya.

Berdasarkan informasi warga, Mansuri memastikan adanya bukti aktivitas penggalian tanah sebelum banjir bandang terjadi.

“Ada bukti foto dari warga. Maka kami minta pertanggungjawaban penuh kepada pihak pengelola,” pungkasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: banjir bandangBerita Semaranggalian Ckabupaten semarangsemarang
SummarizeShare43SendShare
Previous Post

Pemkab Semarang Salurkan BLT Rp1 Juta untuk 52 Anak Rentan di Tegalpanas dan Gembol

Next Post

Lampaui Target 2025, Penanganan TBC di Rembang Capai 92,15 Persen

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi situasi pasca pencabutan status kedaruratan Covid-19. (Freepik/Harianmuria.com)

WHO Cabut Kedaruratan Covid-19, Bagaimana Masyarakat Sebaiknya Bersikap?

14 Mei 2023
583
Melihat Masjid Bersejarah Tempat Pertemuan Walisongo di Kudus 

Melihat Masjid Bersejarah Tempat Pertemuan Walisongo di Kudus 

20 Maret 2024
837

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya