REMBANG, Harianmuria.com – Kuliner khas daerah selalu punya cerita dan cita rasa yang mampu memikat siapa saja. Di Kabupaten Rembang, salah satu sajian yang tengah digemari adalah Kelo Mrico. Olahan ikan laut dengan kuah pedas-asam yang segar dan menggugah selera.
Salah satu tempat yang menjadi rujukan penikmat kuliner ini adalah Warung Mrico Mbak Yayuk. Warung sederhana ini justru dikenal luas karena kelezatan menu andalannya yang autentik.
Kelo mrico merupakan hidangan berbahan dasar ikan laut, seperti sembilang atau lele laut, yang dimasak dengan racikan rempah khas. Kuahnya berwarna kuning cerah dengan aroma yang kuat, hasil perpaduan bawang merah, bawang putih, daun jeruk, ketumbar, garam, dan merica yang menjadi ciri khas rasa pedasnya.
Salah satu pelanggan, Rizky Bahrurrahmad, mengaku selalu menyempatkan diri mampir setiap kali berkunjung ke Rembang.
“Setiap ke Rembang, pasti saya ke sini. Rasanya pedas, segar, dan khas, beda dari yang lain,” ujarnya.
Pemilik warung, Yayuk Sulistyani, mengatakan dirinya telah menjalankan usaha tersebut selama empat tahun. Dalam sehari, ia bisa mengolah hingga 25 kilogram ikan untuk memenuhi permintaan pelanggan.
“Saya ingin menyajikan makanan yang tidak hanya lezat, tapi juga mencerminkan kekayaan kuliner daerah,” ungkap Yayuk pada Selasa, 24 Maret 2026
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, dan hampir selalu dipadati pengunjung, baik warga lokal maupun pendatang yang penasaran dengan cita rasa Kelo Mrico.
Lebih dari sekadar hidangan, kelo mrico menjadi bagian dari identitas kuliner Rembang yang terus dilestarikan. Perpaduan rasa pedas dan asam yang segar menjadikan makanan ini cocok dinikmati kapan saja, terutama bersama nasi putih hangat.
Bagi para pencinta kuliner Nusantara, mencicipi kelo mrico di Warung Mrico Mbak Yayuk menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Rembang. Sensasi rasanya dijamin mampu mengusir lapar sekaligus meninggalkan kesan yang tak terlupakan.
Jurnalis: Vicky Rio











