REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering.
Pemerintah menyiagakan personel gabungan lintas instansi serta sarana prasarana untuk mengantisipasi dan penanggulangan potensi bencana seperti kebakaran hingga kekeringan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh personel maupun peralatan berada dalam kondisi siap operasional.
“Semuanya siap dan ready. Kondisi yang kami lihat juga sudah sangat baik sesuai dengan yang disampaikan Pak Kapolres,” ucapnya usai apel Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Kamtibmas dan Penanggulangan Bencana Alam, Rabu, 5 Agustus 2026.
Fahrudin turut mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kesiapan yang telah dilakukan dalam menghadapi potensi bencana maupun menjaga ketertiban masyarakat di Kabupaten Rembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Remban, AKBP Muhammad Solikhin Fery, mengatakan bahwa memasuki musim kemarau diperlukan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi.
Karena itu, seluruh kendaraan operasional dan perlengkapan dari masing-masing instansi telah diperiksa dan dinyatakan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
AKBP Solikhin pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama musim kemarau, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan maupun hutan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas atau kejadian bencana,” terangnya.
Pemkab Rembang telah mempekuat koordinasi lintas instansi untuk menghadapi potensi bencana musim kemarau.
Sebanyak 499 personel dari berbagai instansi disiagakan, yakni Polres Rembang 429 personel, Kodim 0720/Rembang 30 personel, Satpol PP 15 personel, Dinas Perhubungan 15 personel, Dinas Kesehatan 10 personel, BPBD 10 personel, dan Basarnas 5 personel.
Berbagai sarana dan prasarana juga dipastikan siap digunakan sewaktu-waktu. Mulai dari mobil patroli dan mobil komando, truk rescue, truk personel, motor trail rescue, perahu karet, perahu bermesin, ambulans.
Kemudian peralatan penyelamatan seperti alat potong hidrolik, chainsaw, tandu evakuasi, pelampung, perangkat komunikasi, serta drone thermal untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











