• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Masuk Puncak Kemarau 2026, 18 Kecamatan di Grobogan Rawan Karhutla

ulfa puspa by ulfa puspa
5 Agustus 2026
in Grobogan, News
68 1
POTRET: Armada pemadam kebakaran milik Satpol PP Kabupaten Grobogan. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

POTRET: Armada pemadam kebakaran milik Satpol PP Kabupaten Grobogan. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

531
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mengungkap 18 kecamatan masuk dalam kategori rawan kebakaran pada musim kemarau 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, mengatakan berdasarkan pemetaan Risiko, Grobigan masuk kategori tinggi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kemarin itu ada kejadian, ada dua kejadian di Geyer dan di Jalan Gajah Mada, tapi masih kecil karena memang tidak begitu besar. Kita punya 18 kecamatan yang memang rawan untuk risiko kebakaran dan kami sampaikan bahwa Grobogan termasuk kategori tinggi untuk risiko kebakaran,” terangnya.

BPBD telah menyiagakan 27 personel yang bertugas selama 24 jam untuk mengantisipasi apabila terjadi karhutla. Perlengkapan juga dipersiapkan, seperti pompa air, selang, alat pelindung diri (APD), hingga armada tangki air.

Menurutnya, dampak kemarau tahun 2026 terus memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. Hingga 5 Agustus 2026, BPBD bersama sejumlah instansi dan relawan telah mendistribusikan 167 tangki air bersih ke 46 desa yang tersebar di 14 kecamatan.

“Saat ini sudah kita mulai dropping sejak bulan Juni sampai hari ini, 5 Agustus. Kita sudah dropping air sebanyak 167 tangki ke sekitar 46 desa di 14 kecamatan,” pungkas Wahyu.

Di sisi lain, Kapolres Grobogan AKBP Endi Pratama mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kebakaran. Ia menyebut pemicu kebakaran tidak hanya karena cuaca, tetapi juga kelalaian manusia.

“Penyebabnya mungkin karena faktor panas, mungkin juga karena ada masyarakat yang tidak sengaja membuang puntung rokok dan lain sebagainya. Sebaiknya melihat situasi saat ini sedang musim kemarau, jadi mudah sekali lahan-lahan yang kering ini terbakar,” ujar Endi usai mengecek kesiapan armada penanganan bencana, Rabu, 5 Agustus 2026.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama tahun 2027 dengan puncak intensitas melebihi kategori kuat.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 terjadi pada Agustus hingga September. Sekitar 54 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus, sementara sebagian wilayah lainnya akan mengalaminya pada September.

Namun, mulai September hingga November 2026 sejumlah wilayah memiliki probabilitas lebih kering cukup tinggi, antara lain sebagian besar Kalimantan dan Papua dengan peluang mencapai 80-90 persen, beberapa wilayah di Pulau Jawa pada Oktober, serta sejumlah daerah lain pada November.

Pelaksana Harian Deputi Bidang Klimatologi BMKG sekaligus Direktur Perubahan Iklim Fachri Radjab mengungkapkan hingga 2 Agustus 2026 BMKG mencatat sekitar 5.690 titik panas tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

“Ini juga perlu kita antisipasi mengingat bulan Agustus dan September kita sudah masuk ke puncak musim kemarau. Artinya potensi hotspot juga akan semakin meningkat,” ujar Fachri.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganBPBD GroboganGroboganKabupaten Groboganpencegahan karhutla
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

KP2MI Siapkan 500 Ribu PMI Berkualitas hingga 2029 Melalui Asta Mandala SMK Go Global

Next Post

Rembang Siagakan Personel dan Sarpras Hadapi Potensi Bencana Kemarau 2026

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
513

GROBOGAN, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Grobogan menyetujui perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 terkait penyesuaian kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah...

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
530

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi mengukuhkan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Literasi Kabupaten Grobogan dalam rangkaian pembukaan Festival Literasi di JIG Laksana Mall pada Selasa,...

Serikat Buruh Usul UMK Grobogan 2025 Dinaikkan 13 Persen, Jadi Segini

Naskah UU Ketenagakerjaan Belum Dipublikasikan, Buruh Grobogan Pertimbangkan Judicial Review

by Sekar Sari
12 Oktober 2026
533

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan oleh DPR RI mendapat respons positif dari buruh Kabupaten Grobogan. Namun, para buruh masih dibayangi ketidakpastian lantaran naskah undang-undang maupun naskah...

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
520

GROBOGAN, Harianmuria.com – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Grobogan, selama lebih dari lima bulan membuat warga Desa Tanggungharjo kesulitan mendapatkan air bersih, Sabtu, 10 Oktober 2026.  Berharap hujan...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
558
Hari Rabies Sedunia, Pemkot Pekalongan Gelar Layanan Kesehatan Hewan Gratis dan Vaksinasi

Hari Rabies Sedunia, Pemkot Pekalongan Gelar Layanan Kesehatan Hewan Gratis dan Vaksinasi

30 September 2026
531

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya