• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Tinjau Sekolah Rakyat, Bupati Rembang Buka Peluang Perluas Penerima Manfaat

Rosyid by Rosyid
4 Agustus 2026
in Rembang, News
69 1
Bupati Rembang, Harno, meninjau pelaksanaan kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Selasa, 4 Agustus 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Bupati Rembang, Harno, meninjau pelaksanaan kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Selasa, 4 Agustus 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

540
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, meninjau pelaksanaan kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kunjungan yang didampingi Kapolres Rembang dan Dandim 0720/Rembang itu sebelumnya sempat tertunda karena Harno menghadiri agenda bersama Presiden.

Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk melihat kondisi siswa serta memastikan program pendidikan berjalan sesuai harapan.

“Ini adalah kunjungan saya yang kemarin tertunda karena ada undangan dari Bapak Presiden. Hari ini saya datang bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim untuk mengetahui langsung kondisi di sini. Dengan datang langsung seperti ini kami bisa bertemu dengan anak-anak, melihat bagaimana mereka belajar dan beradaptasi,” ujar Harno.

Ia mengaku terharu melihat semangat para siswa menjalani kehidupan di asrama meski masih dalam tahap penyesuaian setelah berpisah dari keluarga.

Harno juga menilai cakupan penerima manfaat Sekolah Rakyat masih terbatas. Oleh karena itu, pihaknya akan mengkaji usulan penambahan kelompok penerima berdasarkan kategori desil agar lebih banyak anak dapat mengakses program tersebut.

“Kuotanya memang masih terbatas. Ke depan akan kita evaluasi, termasuk kemungkinan menaikkan desil agar lebih banyak anak yang bisa masuk. Kalau memungkinkan, penerima bisa diperluas dari desil 1–2 menjadi desil 3 sampai 5, bahkan bila kuota memungkinkan dapat menjangkau desil 6 sampai 10. Harapannya semakin banyak anak yang membutuhkan bisa memperoleh kesempatan belajar di Sekolah Rakyat,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Nurdin Fahrudi, mengatakan tantangan utama pada awal penyelenggaraan program adalah membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan asrama.

“Drama yang muncul di awal tentu saja anak-anak masih ingat rumah karena baru satu dua hari tinggal di asrama. Saat hari kunjungan keluarga, mereka kembali teringat rumah sehingga proses adaptasi dimulai lagi,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses adaptasi, pihak sekolah memberi ruang bagi siswa untuk mengikuti berbagai aktivitas olahraga dan permainan agar mereka merasa nyaman tinggal di lingkungan asrama.

Ia menambahkan, penggunaan telepon genggam masih dilarang sesuai ketentuan yang berlaku di seluruh Sekolah Rakyat. Sebagai penunjang kegiatan belajar, setiap siswa nantinya akan difasilitasi satu unit laptop.

Meski demikian, siswa tetap diperbolehkan pulang apabila memiliki keperluan khusus dengan persetujuan pihak sekolah, sementara wali asuh dan pengasuh asrama terus melakukan pendampingan agar proses adaptasi berjalan baik.

Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Rembang menampung 225 siswa yang terdiri atas 10 siswa jenjang SD, 95 siswa SMP, dan 120 siswa SMA, termasuk 30 siswa yang berasal dari Kabupaten Blora.

Sekolah Rakyat Terintegrasi menerapkan kurikulum yang menggabungkan pendidikan formal dengan pembinaan karakter melalui sistem asrama.

Selain pembelajaran sesuai standar nasional, program tersebut juga menitikberatkan pada pengembangan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, spiritualitas, serta kemandirian sebagai bekal bagi para siswa di masa depan.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangRembang Hari IniSekolah Rakyat
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Hari Jadi Kudus Bergeser ke 23 Agustus, Pemkab Mulai Susun Perda Baru

Next Post

BRIN Lanjutkan Penggalian Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
511

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
533

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
527
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Istana Karisidenan Pati sebagai simbol kejayaan masa kolonial Belanda. (Istimewa/Harianmuria.com)

Kilas Balik Istana Karesidenan Pati, Simbol Kejayaan Masa Kolonial Belanda

4 Oktober 2022
1.9k
ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
705

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya