• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kilas Balik Istana Karesidenan Pati, Simbol Kejayaan Masa Kolonial Belanda

Sekar Sari by Sekar Sari
4 Oktober 2022
in Artikel
240 5
Istana Karisidenan Pati sebagai simbol kejayaan masa kolonial Belanda. (Istimewa/Harianmuria.com)

Istana Karisidenan Pati sebagai simbol kejayaan masa kolonial Belanda. (Istimewa/Harianmuria.com)

1.9k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Setelah lama tidak difungsikan, istana Karesidenan Pati kini telah berubah fungsi menjadi kantor Dinas Pendidikan Wilayah 3 Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020 lalu. Menurut catatan sejarah, bangunan yang telah berusia 200 tahun itu telah beberapa kali beralih fungsi.

Pada masa pemerintahan Belanda sekitar akhir tahun 1800 M menjadi tempat tinggal Residen Belanda untuk wilayah Karisidenan Pati. Lalu pernah menjadi rumah dinas kepala Bakorwil I Jawa Tengah predikat pengganti Residen.

Bangunan kokoh yang berada di depan gedung SMAN 1 Pati ini terdiri dari beberapa bagian istana. Kondisinya yang masih terawat sampai sekarang, mencerminkan bahwa bangunan tersebut cukup megah pada zamannya.

Kala itu, wilayah Karisidenan Pati mencakup daerah Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati sendiri, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, dan Tuban (sebelum 1900an dan akhirnya menjadi bagian Karisidenan Bojonegoro).

Bangunan yang memiliki beberapa gedung di samping kanan dan kiri istana ini merupakan gedung Pavilium. Dulunya pavilion tersebut digunakan untuk tempat transit dan menginap para tamu yang berasal dari luar kota mapun luar negeri.

Jika ditelusuri ruangan yang ada di dalam istana, terdapat sebuah kamar yang dinamai Ruang Sri Sultan. Berdasarkan informasi  yang ada, hingga saat ini tempat tersebut sangat disakralkan. Adapun letak kamar tersebut berada di sisi sebelah kanan ruangan utama.

Pada tahun 1976 M, kamar itu pernah digunakan oleh Sri Sultan  Hamengkubuwono IX untuk menginap. Konon, ruangan itu digunakan sebagai tempat untuk merenung.

Selain itu, di ruangan utama terdapat sebuah lukisan foto para Residen dari masa ke masa. Sedangkan bagian luar istana  Karesidenan Pati ini terdapat sebuah halaman luas. Sedangkan disekitar halaman,  terdapat sebuah danau ikan yang ditanami bunga teratai merah.

Meski kompleks bangunan kuno seluas sekitar 5 hektare tersebut masih asri, namun masih saja ada cerita mistis yang terlanjur menyebar di masyarakat. Mengingat banyak rumor menyebar, bahwa dahulu ada lokasi di sekitar istana Karisidenan Pati yang digunakan sebagai tempat mengekseskusi pribumi.

Penjaga dan juru pelihara istana Karisidenan Pati menyebut, jika kolam nan tenang yang ada di sana dulunya dibuat untuk menghukum mati Pribumi. Para pribumi itu sengaja ditenggelamkan hidup-hidup karena dianggap membangkang. Bahkan tak sedikit pengunjung yang mendatangi lokasi tersebut mengaku seringkali mencium bau anyir darah ataupun suara rintihan.

Namun kesan seram itu kiranya akan kalah dengan ornamen dan arsitektur kuno nan terawat bangunan istana. Terlebih ada juga berbagai macam pohon langka yang tumbuh subur di sana. Maka tidak mengherankan apabila masyarakat setempat seringkali menjadikannya sebagai tempat bersuwafoto bahkan sesi foto pre wedding. (Kontributor Uin – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatiIstana Karesidenan PatiKolonial Belandapati
SummarizeShare136SendShare
Previous Post

200 Pembatik Hadir dalam Festival Batik Bakaran, Pj Bupati Pati: Semoga Menasional

Next Post

Nyala Lilin dan Tabur Bunga Suporter Macan Muria Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
514

PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati bersama pemerintah setempat setuju melanjutkan pembahasan Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2027. Persetujuan tersebut setelah seluruh fraksi DPRD Pati menyampaikan pandangan...

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
644

PATI, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengaku tidak dilibatkan secara teknis dalam proyek renovasi trotoar Jalan Sudirman. Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo,...

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
742

PATI, Harianmuria.com – Komisi A DPRD Kabupaten Pati memanggil sejumlah camat untuk klarifikasi buntut tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD tentang perubahan APBD pada 14 September 2026. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
524
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi situasi pasca pencabutan status kedaruratan Covid-19. (Freepik/Harianmuria.com)

WHO Cabut Kedaruratan Covid-19, Bagaimana Masyarakat Sebaiknya Bersikap?

14 Mei 2023
583
Ilustrasi anak dengan Down Syndrome. (Freepik/Harianmuria.com)

Kegagalan Hari Itu Bukanlah Akhir

9 Februari 2023
652

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya