• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Riset Mangrove Mangglo Jepara Raih Summa Cumlaude, DPRD Akan Tindak Lanjuti Jadi Perda

Rosyid by Rosyid
20 Agustus 2026
in Jepara, News
62 4
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

504
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Jepara mendorong hasil penelitian tentang pengelolaan mangrove di pesisir Mlonggo ditindaklanjuti menjadi peraturan daerah (Perda). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove.

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menyampaikan hal itu saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026.

Dalam ujian tersebut, Dr. Farikha Elida menyelesaikan studi doktoralnya dengan predikat Summa Cumlaude dan meraih IPK 4,0. Disertasinya mengangkat penelitian berjudul Strategi Kolaboratif Hexa Helix Pengelolaan Lingkungan Pantai Bervegetasi Mangrove di Pesisir Mlonggo Kabupaten Jepara.

Agus menilai penelitian tersebut memiliki relevansi langsung dengan persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir Jepara, khususnya ancaman abrasi dan keberlanjutan kawasan mangrove.

“Ini prestasi luar biasa. Riset tentang mangrove Mlonggo Jepara tembus hingga jenjang doktor dan meraih Summa Cumlaude. Ini mengharumkan nama Bumi Kartini di kancah akademisi,” ujarnya.

Menurut Agus, capaian akademik tersebut seharusnya tidak berhenti sebagai prestasi di lingkungan perguruan tinggi. Temuan penelitian perlu ditindaklanjuti agar menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap perlindungan lingkungan dan masyarakat pesisir.

“Dengan hasil penelitian ini, DPRD akan mengusulkan untuk menjadi Perda Inisiatif maupun Perda Reguler tentang Perlindungan Mangrove sesuai PP Nomor 27 Tahun 2025,” tegasnya.

Ia mengatakan, regulasi khusus dapat menjadi dasar dalam mengatur perlindungan, rehabilitasi, pengelolaan, sekaligus pemanfaatan kawasan mangrove di Kabupaten Jepara.

Menurutnya, kebutuhan tersebut semakin penting karena Jepara memiliki garis pantai sekitar 72 kilometer. Wilayah pesisir tersebut menyimpan potensi ekonomi, tetapi juga menghadapi berbagai risiko kerusakan lingkungan.

“Harapannya, Jepara yang memiliki panjang pantai 72 kilometer dapat terlindungi dan pengelolaan mangrovenya menjadi optimal,” kata Agus.

Agus juga menyoroti konsep Hexa Helix yang ditawarkan dalam disertasi Farikha. Pendekatan tersebut menempatkan enam unsur sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha atau UMKM, masyarakat, media, serta sektor keuangan.

Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi pendekatan kolaboratif dalam menjaga kawasan mangrove. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena perlindungan pesisir juga membutuhkan peran masyarakat, perguruan tinggi, pelaku usaha, media, serta dukungan pembiayaan.

“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, media, dan dukungan pembiayaan. Pendekatan ini juga dapat diarahkan untuk menghubungkan aspek konservasi dengan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir, termasuk ekowisata dan pemanfaatan hasil mangrove secara berkelanjutan,” jelasnya.

DPRD Jepara berharap penelitian tersebut menjadi contoh sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Persoalan lingkungan yang ditemukan di masyarakat, menurut Agus, dapat dikaji secara ilmiah sebelum kemudian dijadikan dasar penyusunan kebijakan.

“Riset seperti ini harus menjadi bagian dari solusi. Akademisi menghasilkan kajian, kemudian pemerintah dan DPRD menerjemahkannya menjadi kebijakan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JeparaDPRD Jepara
SummarizeShare36SendShare
Previous Post

Sekda Grobogan Tinjau Fasilitas dan Layanan RSUD Purwodadi Jelang Verifikasi Zona Integritas

Next Post

Kerja Sama Indonesia-Uruguay Buka Potensi Ekspor 27 Komoditas

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Terpadu Jepara Resmi Beroperasi, Pendaftar Sempat Overload

Sekolah Rakyat Terpadu Jepara Resmi Beroperasi, Pendaftar Sempat Overload

by Rosyid
20 Agustus 2026
505

JEPARA, Harianmuria.com - Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Jepara di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, resmi beroperasi dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Kamis, 20 Agustus 2026....

Mahasiswa dari 14 Negara Belajar Langsung Membuat Ukiran Jepara

Mahasiswa dari 14 Negara Belajar Langsung Membuat Ukiran Jepara

by Sekar Sari
20 Agustus 2026
507

JEPARA, Harianmuria.com - Seni ukir Jepara dikenalkan secara langsung kepada 52 mahasiswa internasional dari 14 negara, melalui praktik membuat ukiran kayu dalam rangkaian Summer Course 2026 Buja Sejana...

4.802 Warga Jepara di 3 Desa Mengalami Krisis Air Bersih Sejak Juni 2026

4.802 Warga Jepara di 3 Desa Mengalami Krisis Air Bersih Sejak Juni 2026

by ulfa puspa
19 Agustus 2026
521

JEPARA, Harianmuria.com – Krisis air bersih masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara. Hingga 18 Agustus 2026, sebanyak 1.335 kepala keluarga (KK) atau 4.802 jiwa kesulitan mendapatkan air...

Iring-iringan Pelajar PAUD hingga SMA Meriahkan Kirab Budaya Merah Putih Jepara

Iring-iringan Pelajar PAUD hingga SMA Meriahkan Kirab Budaya Merah Putih Jepara

by Sekar Sari
18 Agustus 2026
530

JEPARA, Harianmuria.com - Sebanyak 59 kelompok peserta dalam Kirab Budaya Merah Putih Kabupaten Jepara 2026. Iring-iringan tersebut membawa tradisi dan figur yang melekat dengan identitas Jepara, seperti Perang...

Load More

BERITA UTAMA

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

20 Agustus 2026
511
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
527
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
752
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519

TRENDING HARI INI

  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Blimbing Blora Pertanyakan Pengelolaan 30 Persen Hasil Jual Minyak

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi berlibur Akhir Tahun bersama pasangan. (Freepik/Harianmuria.com)

Siap-Siap Liburan Akhir Tahun, Ini 5 Persiapan yang Harus Dilakukan   

11 November 2022
561
Hobi Buat Miniatur Bus, ASN Blora Ini Raup Cuan di Waktu Luang

Hobi Buat Miniatur Bus, ASN Blora Ini Raup Cuan di Waktu Luang

31 Maret 2025
587

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya