JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memastikan harga dan stok beras menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi aman dan mencukupi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir, mengungkapkan berdasarkan hasil pemantauan Satuan Tugas (Satgas) Pangan menunjukkan harga beras di pasaran masih terjaga stabil.
Hingga awal Februari 2026, kata dia, ketersediaan beras di wilayah Jepara tercatat mencapai 38.853 ton. Jumlah tersebut diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Mei 2026.
“Untuk beras kualitas medium, harga berada pada kisaran Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium dijual sekitar Rp16.000 per kilogram,” ungkapnya, Kamis, 5 Februari 2026.
Pemerintah terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga pasokan dan kestabilan harga pangan, khususnya menjelang Ramadhan yang identik dengan peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Menjelang Ramadhan, kami akan meningkatkan intensitas pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional. Ini sebagai upaya memastikan ketersediaan beras tetap aman, kualitas terjaga, dan harga tetap terjangkau,” ujar Mudhofir.
Mudhofir menegaskan data stok pangan bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat selama Ramadhan.
“Sejumlah pedagang di pasar tradisional Jepara juga mengakui pasokan beras masih lancar dan harga relatif stabil menjelang Ramadhan,” terangnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa











