PATI, Harianmuria.com — Calon jamaah haji Kabupaten Pati mengikuti orientasi bimbingan manasik haji di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis 5 Februari 2026.
Keberangkatan haji Kabupaten Pati tahun 2026 masuk dalam gelombang kedua. Untuk saat ini terdapat lima kloter, yakni kloter 49 hingga kloter 53, dengan rencana pemberangkatan pada 7 hingga 21 Mei 2026.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan manasik haji.
“Pelaksanaan manasik haji ini sangat krusial sebagai sarana pembekalan yang komprehensif. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh calon jamaah agar mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi dengan pembimbing,” ujarnya.
Cahndra juga meyakini kualitas pelayanan haji tahun ini menjadi lebih baik seiring berdirinya kementerian khusus yang menangani haji dan umrah. Menurutnya, sistem pelayanan terpadu diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel bagi jamaah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas haji yang telah menyiapkan penyelenggaraan haji tahun ini. Semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati Rahardian Yunianto menjelaskan bahwa manasik haji tingkat kecamatan akan dilaksanakan selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Februari 2026, di 16 titik lokasi. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber profesional guna memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah.
“Jumlah jamaah haji Kabupaten Pati yang terdaftar sebanyak 1.295 orang, terdiri dari 571 jamaah laki-laki dan 724 jamaah perempuan. Seluruh paspor jamaah telah terkirim dan proses administrasi saat ini terus berjalan,” jelasnya.
Jamaah haji Kabupaten Pati tergabung dalam kloter 49 hingga 53, dengan rincian kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. Seluruh jamaah termasuk dalam gelombang kedua dan direncanakan berangkat pada Mei 2026.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Ulfa











