JEPARA, Harianmuria.com – Curah hujan tinggi pada Januari 2026 menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah titik. Salah satunya jalan provinsi Sekuro-Mlonggo yang merupkan jalur vital penghubung Jepara-Keling.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak jalan aspal berlubang dengan ukuran bervariasi. Kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial termasuk di kolom komentar akun resmi Bupati Jepara. Warga menilai jalan berlubang membahayakan pengguna jalan, khususnya saat hujan.
Merespons aduan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jepara telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk merealisasikan perbaikan. Hasilnya, pemprov menggelontorkan Rp2 miliar untuk penanganan Jalan Sekuro-Mlonggo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara, Hery Yulianto, mengatakan penanganan ruas Sekuro-Mlonggo sudah masuk tahap pengadaan atau lelang.
“Anggaran sudah disiapkan oleh Pemprov Jateng. Sekarang masih proses lelang. Setelah administrasi selesai, perbaikan segera dilaksanakan,” jelas Hery, Selasa, 3 Februari 2026.
Dana tersebut masuk dalam program klinik jalan yang diperuntukkan bagi perawatan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Jepara, termasuk ruas Sekuro-Mlonggo yang mengalami kerusakan cukup parah.
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit) menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong percepatan penanganan karena ruas tersebut merupakan jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Keluhan masyarakat menjadi perhatian kami, dan keselamatan pengguna jalan adalah prioritas,” tegasnya.
Sembari menunggu proses perbaikan, Pemkab Jepara mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi ruas Sekuro-Mlonggo, khususnya di musim hujan, guna menghindari risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa











