• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Agustus 7, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Gandeng IOM Beri Pelatihan Pendamping Nasional Desa Migran EMAS

ulfa puspa by ulfa puspa
22 Juni 2026
in Nasional, News
72 2
Pelaksanaan Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers/ToT) Satuan Tugas Pendamping Nasional Desa Migran EMAS (DEMIMAS) di Hotel Trembesi, Tangerang pada Sabtu, 22 Juni 2026. (dok for Harianmuria.com)

Pelaksanaan Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers/ToT) Satuan Tugas Pendamping Nasional Desa Migran EMAS (DEMIMAS) di Hotel Trembesi, Tangerang pada Sabtu, 22 Juni 2026. (dok for Harianmuria.com)

573
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

TANGERANG, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan membangun ekosistem di desa.

Pelindungan PMI tidak lagi dimulai ketika pekerja tiba di negara tujuan, melainkan sejak keputusan untuk bermigrasi dibuat di desa.

Berangkat dari semangat tersebut, Direktorat Jenderal Pemberdayaan KP2MI bersama International Organization for Migration (IOM) Indonesia menyelenggarakan Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers/ToT) Satuan Tugas Pendamping Nasional Desa Migran EMAS (DEMIMAS) di Hotel Trembesi, Tangerang pada 22-23 Juni 2026.

ToT Satgas Demimas menjadi langkah strategis KP2MI dalam membangun ekosistem pelindungan dan pemberdayaan PMI yang dimulai dari hulu, yakni desa sebagai titik awal perjalanan migrasi.

Para peserta pelatihan dipersiapkan menjadi agen perubahan yang akan mendampingi pemerintah desa dalam mengimplementasikan tata kelola migrasi yang aman, terstruktur, dan berkelanjutan.

KP2MI Perkuat Konsolidasi Internal Jelang ToT Pendamping Desa Migran EMAS

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, M. Fachri, menegaskan bahwa transformasi pelindungan PMI merupakan mandat nasional yang tidak hanya menyangkut keselamatan pekerja migran, tetapi juga menyangkut masa depan keluarga, pembangunan desa, dan daya saing bangsa.

“Pelindungan PMI bukan sekadar urusan penempatan tenaga kerja. Ini adalah upaya negara menjaga martabat warga negara Indonesia. Kita sedang membangun perubahan paradigma, dari pendekatan yang bersifat parsial menuju tata kelola migrasi yang menyeluruh, dimulai dari desa sebagai garda terdepan,” tegasnya.

Fachri mengatakan bahwa Desa Migran EMAS merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Program Desa Migran EMAS dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek edukasi, pendampingan sosial ekonomi, literasi migrasi aman, serta penguatan kapasitas desa dalam mengelola risiko migrasi.

Hingga saat ini, terdapat 756 Desa Migran EMAS di seluruh Indonesia, terdiri atas 669 desa yang telah ditetapkan dan 87 desa usulan baru pada tahun 2026. Perluasan ini menunjukkan komitmen negara dalam menghadirkan pelindungan yang semakin dekat dengan masyarakat dan menjangkau daerah-daerah kantong migran di seluruh Indonesia.

Menurut Fachri, desa memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi tempat pertama lahirnya keputusan migrasi. Oleh sebab itu, desa juga harus menjadi benteng utama dalam mencegah praktik pemberangkatan nonprosedural, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta penyebaran informasi yang menyesatkan bagi calon pekerja migran.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat desa mengambil keputusan migrasi tanpa pendampingan dan informasi yang benar. Negara harus hadir lebih awal, bahkan sebelum seseorang memutuskan untuk bekerja ke luar negeri. Desa harus menjadi pusat informasi, pusat pelindungan, sekaligus pusat pemberdayaan,” ujarnya.

Pelatihan ToT Satgas Demimas dirancang untuk memperkuat kapasitas para fasilitator dan pelatih dalam lima aspek utama, yaitu memahami konsep dan kebijakan Desa Migran EMAS secara komprehensif, memperdalam pemahaman mengenai siklus migrasi dan kebutuhan pelindungan PMI.

Kemudian, memperkuat kemampuan tata kelola migrasi di tingkat desa, mendukung integrasi isu pelindungan PMI ke dalam perencanaan pembangunan desa, serta menyusun langkah tindak lanjut implementasi program secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kemitraan strategis yang terus diperkuat antara KP2MI dan IOM Indonesia.

Selama periode 2025-2026, kedua pihak telah melaksanakan berbagai program kolaboratif, mulai dari pemetaan kebutuhan kapasitas kelembagaan, pelatihan reintegrasi dan psychosocial first aid, penguatan pengelolaan data PMI di tingkat desa.

Program kolaboratif lainnya juga mencakup pengembangan modul tata kelola migrasi, penguatan literasi keuangan bagi PMI dan keluarganya, hingga pendampingan pemulangan dan reintegrasi korban TPPO.

Ke depan, sinergi tersebut akan terus diperluas melalui penyelenggaraan Forum Nasional Organisasi Masyarakat Sipil Pemerhati Isu Pelindungan PMI serta pemetaan layanan dan manajemen shelter atau rumah aman bagi PMI di luar negeri.

Fachri menegaskan bahwa pelindungan pekerja migran merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Negara tidak dapat bekerja sendiri. Pelindungan PMI harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, mitra internasional, hingga keluarga pekerja migran itu sendiri. Semakin kuat ekosistem yang kita bangun, semakin kecil ruang bagi praktik eksploitasi dan migrasi nonprosedural,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, para fasilitator diharapkan mampu mereplikasi pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada satuan tugas di tingkat desa, sehingga Desa Migran EMAS dapat tumbuh menjadi model tata kelola migrasi yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

KP2MI juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada dampak nyata, yaitu peningkatan kualitas pelindungan, penguatan pemberdayaan sosial ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan PMI dan keluarganya.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan pelindungan pekerja migran tidak hanya diukur dari jumlah penempatan yang aman, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan bahwa setiap desa di Indonesia menjadi ruang yang aman, berdaya, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

“Negara hadir sejak dari desa, agar setiap perjalanan migrasi menjadi jalan menuju masa depan yang lebih bermartabat,” pungkasnya.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Newtork

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita nasionalKP2MImigranpekerja migranPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Turnamen eSport MLBB Kapolda Jateng Cup 2026 Rebutkan Hadiah Rp200 Juta

Next Post

Nelayan Rembang Dibekali Pengetahuan Baca Cuaca, Tingkatkan Keselamatan Melaut

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Benny Utama Tekankan Pengelolaan Pamsimas agar Air Bersih Berkelanjutan | Harianmuria

Benny Utama Tekankan Pengelolaan Pamsimas agar Air Bersih Berkelanjutan

by Redaksi
5 Agustus 2026
517

PASAMAN, Harianmuria.com – Anggota DPR RI H. Benny Utama mengajak masyarakat mengelola sarana air minum Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan...

Konferensi Pers KP2MI soal SMK Go Global

SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Simak Syarat dan Peluang Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
5 Agustus 2026
512

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran Program SMK Go Global mulai 12 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia yang...

Konferensi PErs KP2MI

KP2MI Jamin Pemulangan PMI Korban TPPO, Bisa Kembali Berkumpul dengan Keluarga

by Redaksi
5 Agustus 2026
510

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjamin pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dapat kembali ke rumah masing-masing dengan...

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

by Basuki
5 Agustus 2026
516

JAKARTA, Harianmuria.com – Pemerintah Indonesia terus memperluas peluang kerja internasional bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terampil. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan penempatan...

Load More

BERITA UTAMA

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
508
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
528
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
518
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
535

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

NgAllah Suluk Maleman : BANGSA YANG KEHILANGAN KUDA-KUDA

NgAllah Suluk Maleman : BANGSA YANG KEHILANGAN KUDA-KUDA

22 Juni 2026
521
PKG

80 Persen Warga Jateng Ditargetkan Terima Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 Februari 2025
694

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya