• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Nelayan Rembang Dibekali Pengetahuan Baca Cuaca, Tingkatkan Keselamatan Melaut

ulfa puspa by ulfa puspa
22 Juni 2026
in Rembang, News
68 1
Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

529
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Nelayan dan masyarakat pesisir di Kabupaten Rembang mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Selama SLCN berlangsung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan materi seputar kondisi cuaca maritim, karakteristik gelombang laut, hingga cara mengakses dan memanfaatkan informasi cuaca yang disediakan BMKG secara daring sebagai dasar dalam menentukan waktu melaut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Mochammad Sofyan Cholid, mengatakan program SLCN sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi nelayan.

Menurutnya, kemampuan membaca informasi cuaca dapat membantu nelayan menyusun perencanaan melaut dengan lebih tepat, sehingga biaya operasional dapat ditekan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di laut.

“Ini bisa mengurangi biaya operasional. SLCN ini juga untuk keselamatan nelayan. Pemerintah daerah juga berpikir bagaimana nelayan ini selamat melalui perlindungan asuransi dengan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk peran pemerintah,” ujarnya.

Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah Raharjo, menegaskan bahwa informasi meteorologi maritim memiliki peran penting bagi kehidupan nelayan. Selain mendukung keselamatan, informasi cuaca juga dapat meningkatkan efektivitas aktivitas penangkapan ikan.

Menurutnya, nelayan yang memahami informasi cuaca akan lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem maupun gelombang tinggi sehingga risiko kecelakaan saat melaut dapat ditekan.

“Informasi cuaca maritim tidak hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan karena aktivitas melaut menjadi lebih efektif,” katanya.

Achadi mengapresiasi dukungan Pemkab Rembang yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir terus diperkuat agar informasi cuaca semakin mudah diakses dan dimanfaatkan oleh para nelayan.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, mengatakan Kabupaten Rembang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan SLCN karena memiliki jumlah nelayan yang besar dengan aktivitas perikanan yang tinggi.

Menurutnya, hingga kini masih banyak nelayan yang mengandalkan pengalaman maupun tanda-tanda alam dalam memperkirakan kondisi cuaca.

Karena itu, melalui program ini BMKG bersama pemerintah berupaya membiasakan nelayan menggunakan informasi cuaca resmi sebagai acuan sebelum melaut.

“Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, kami ingin nelayan semakin terbiasa menggunakan informasi resmi dari BMKG sehingga dapat melaut dengan lebih aman dan terencana,” ujarnya.

Harmusa menambahkan, BMKG saat ini telah menyediakan layanan informasi cuaca maritim secara real time yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Informasi tersebut diharapkan mampu membantu nelayan menentukan waktu keberangkatan, membaca kondisi perairan, hingga mengurangi risiko kecelakaan laut.

Program edukasi serupa, lanjutnya, akan terus digelar di berbagai daerah pesisir lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas literasi cuaca bagi masyarakat nelayan.

“Harapan kami, setelah mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, para nelayan tidak lagi hanya mengandalkan insting atau tanda-tanda alam, tetapi juga memanfaatkan informasi cuaca resmi dari BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan saat melaut. Dengan begitu, keselamatan meningkat, biaya operasional lebih efisien, dan hasil tangkapan nelayan juga dapat lebih optimal,” tutup Harmusa.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita RembangBMKGkabupaten rembangNelayan Rembangrembang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

KP2MI Gandeng IOM Beri Pelatihan Pendamping Nasional Desa Migran EMAS

Next Post

Gempa di Sigi Sulteng, Pemerintah Data Rumah Terdampak dan Siapkan Huntara

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

by Sekar Sari
6 Agustus 2026
514

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) Tahun 2026. Hasilnya, mayoritas desa yang mengikuti penilaian berhasil meraih predikat Desa...

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
520

REMBANG, Harianmuria.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 Kabupaten Rembang dihentikan sementara usai dugaan kasus diare massal siswa dan guru SMP Negeri 5 Rembang. Ketua...

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
517

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus diare yang dialami sejumlah siswa di SMP Negeri 5 Rembang. Hasil pemeriksaan...

Pemkab Rembang Akan Kumpulkan Guru PJOK Usai Siswi SMP Meninggal saat Pelajaran Olahraga

Pemkab Rembang Akan Kumpulkan Guru PJOK Usai Siswi SMP Meninggal saat Pelajaran Olahraga

by Sekar Sari
6 Agustus 2026
518

REMBANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akan mengumpulkan guru-guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) buntut musibah yang menimpa seorang siswi SMP Negeri 2 Rembang saat mengikuti...

Load More

BERITA UTAMA

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
506
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
527
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
516
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
535

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
569
Dinkes Rembang Buka Aduan Masyarakat, Tenaga Puskesmas Dilatih Service Excellence

Dinkes Rembang Buka Aduan Masyarakat, Tenaga Puskesmas Dilatih Service Excellence

28 Juli 2026
516

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya