• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Nelayan Rembang Dibekali Pengetahuan Baca Cuaca, Tingkatkan Keselamatan Melaut

ulfa puspa by ulfa puspa
22 Juni 2026
in Rembang, News
72 1
Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Suasana pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Wavi Joglo, Kabupaten Rembang pada Sabtu, 20 Juni 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

560
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Nelayan dan masyarakat pesisir di Kabupaten Rembang mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Selama SLCN berlangsung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan materi seputar kondisi cuaca maritim, karakteristik gelombang laut, hingga cara mengakses dan memanfaatkan informasi cuaca yang disediakan BMKG secara daring sebagai dasar dalam menentukan waktu melaut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang, Mochammad Sofyan Cholid, mengatakan program SLCN sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi nelayan.

Menurutnya, kemampuan membaca informasi cuaca dapat membantu nelayan menyusun perencanaan melaut dengan lebih tepat, sehingga biaya operasional dapat ditekan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di laut.

“Ini bisa mengurangi biaya operasional. SLCN ini juga untuk keselamatan nelayan. Pemerintah daerah juga berpikir bagaimana nelayan ini selamat melalui perlindungan asuransi dengan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk peran pemerintah,” ujarnya.

Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG, Achadi Subarkah Raharjo, menegaskan bahwa informasi meteorologi maritim memiliki peran penting bagi kehidupan nelayan. Selain mendukung keselamatan, informasi cuaca juga dapat meningkatkan efektivitas aktivitas penangkapan ikan.

Menurutnya, nelayan yang memahami informasi cuaca akan lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem maupun gelombang tinggi sehingga risiko kecelakaan saat melaut dapat ditekan.

“Informasi cuaca maritim tidak hanya berkaitan dengan keselamatan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan karena aktivitas melaut menjadi lebih efektif,” katanya.

Achadi mengapresiasi dukungan Pemkab Rembang yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara BMKG, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir terus diperkuat agar informasi cuaca semakin mudah diakses dan dimanfaatkan oleh para nelayan.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Harmusa Oktaviani, mengatakan Kabupaten Rembang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan SLCN karena memiliki jumlah nelayan yang besar dengan aktivitas perikanan yang tinggi.

Menurutnya, hingga kini masih banyak nelayan yang mengandalkan pengalaman maupun tanda-tanda alam dalam memperkirakan kondisi cuaca.

Karena itu, melalui program ini BMKG bersama pemerintah berupaya membiasakan nelayan menggunakan informasi cuaca resmi sebagai acuan sebelum melaut.

“Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, kami ingin nelayan semakin terbiasa menggunakan informasi resmi dari BMKG sehingga dapat melaut dengan lebih aman dan terencana,” ujarnya.

Harmusa menambahkan, BMKG saat ini telah menyediakan layanan informasi cuaca maritim secara real time yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Informasi tersebut diharapkan mampu membantu nelayan menentukan waktu keberangkatan, membaca kondisi perairan, hingga mengurangi risiko kecelakaan laut.

Program edukasi serupa, lanjutnya, akan terus digelar di berbagai daerah pesisir lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas literasi cuaca bagi masyarakat nelayan.

“Harapan kami, setelah mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini, para nelayan tidak lagi hanya mengandalkan insting atau tanda-tanda alam, tetapi juga memanfaatkan informasi cuaca resmi dari BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan saat melaut. Dengan begitu, keselamatan meningkat, biaya operasional lebih efisien, dan hasil tangkapan nelayan juga dapat lebih optimal,” tutup Harmusa.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita RembangBMKGkabupaten rembangNelayan Rembangrembang
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

KP2MI Gandeng IOM Beri Pelatihan Pendamping Nasional Desa Migran EMAS

Next Post

Gempa di Sigi Sulteng, Pemerintah Data Rumah Terdampak dan Siapkan Huntara

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
510

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
513

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi wanita berhijab. (Freepik/Harianmuria.com)

Bahaya! Pemakaian Hijab yang Salah Bisa Bikin Kepala Botak, Berikut Tips Menurut Ahli

10 September 2023
639
PROGRAM PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Bulan Depan, Siapa Sasarannya?

3 Januari 2025
616

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya