GROBOGAN, Harianmuria.com – Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Grobogan aktif mensosialisasikan konsumsi makanan yang aman agar terhindar dari risiko keracunan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Loka POM Grobogan, Ronald Hatoguan Manik, mengatakan bahwa edukasi konsumsi makanan aman merupakan bagian dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG).
“Saat ini kami telah melakukan edukasi di sekolah-sekolah,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Edukasi seputara makanan menyasar pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas. Loka POM telah melakukan edukasi ke sejumlah sekolah, di antaranya SDN 10 Purwodadi, SDN 12 Purwodadi, SMPN 1 Purwodadi, dan SMAN 1 Purwodadi.
Ronald menjelaskan bahwa materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat pendidikan siswa. Untuk tingkat SD difokuskan pada keamanan pangan, sementara SMP mencakup keamanan pangan dan kosmetik.
Adapun untuk SMA, materi diperluas meliputi keamanan pangan, kosmetik, hingga bahaya obat-obatan terlarang.
Dalam program MBG, kata Ronald, aspek keamanan pangan harus sangat diperhatikan. Makanan MBG dianjurkan dikonsumsi selagi hangat dan tidak dibawa pulang untuk menghindari kontaminasi serta penurunan kualitas.
Selain itu, siswa juga diajarkan untuk mengecek aroma, warna, dan tekstur makanan sebelum dikonsumsi guna memastikan kelayakannya.
Penerapan gizi seimbang dengan porsi yang tepat serta konsumsi makanan di tempat yang bersih dan terawasi juga bagian penting dalam edukasi tersebut.
“Untuk mencegah keracunan, perlu juga menerapkan kebiasaan memasak hingga matang, mencuci tangan dengan sabun, dan menyimpan makanan dengan benar,” jelasnya.
Tak hanya edukasi, Loka POM Grobogan juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan program MBG. Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan dinas ketahanan pangan, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan.
“Kami juga akan menjadi bagian dari satgas MBG untuk memastikan program ini berjalan aman dan tepat sasaran,” tuturnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











