BOYOLALI, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Boyolali panen raya padi sekaligus mencanangkan Desa 100 Sumur di Desa Bendungan, Kecamatan Simo pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kepala Desa (Kades) Bendungan, Fahrudin, menjelaskan luas lahan pertanian di Desa Bendungan adalah 250 hektare. Dan menurut perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali, hasil panen padi setiap hektarenya sebanyak 6,9 ton.
Total hasil panen padi bisa mencapai 1.725 ton. Jika diuangkan, kata Fahrudin, penghasilan Desa Bendungan per sekali panen bisa meraih hingga Rp12,7 miliar. Pertanian di desa juga bisa panen tiga kali dalam satu tahun.
“Saya ucapkan terima kasih, dengan adanya program-program, bantuan-bantuan, semula Bendungan itu satu kali panen,” ungkap Fahrudin.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi para petani yang telah bekerja keras untuk mencapai swasembada pangan di Kabupaten Boyolali.
Bupati Agus memastikan Pemkab Boyolali akan terus mendorong potensi pertanian di Desa Bendungan.
Menurutnya, pupuk di Desa Bendungan dapat dibeli petani dengan harga terjangkau. Selain itu ada berbagai bantuan alat mesin pertanian baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten.
Bupati Agus juga menyebut, Desa Bendungan mendapatkan dua sumur untuk pengairan dalam program Desa 100 sumur.
“Kita sadar bahwa potensi besar kita adalah pertanian. Karena itu, kita benar-benar mendorong kesana, banyak sekali bantuan-bantuan, itu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Agus menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis, yaitu bantuan satu unit Rice transplanter kepada Kelompok Tani (Poktan) Rukun Tani. Kemudian bantuan benih padi 500 kg bagi Poktan Wonosari dan bantuan irigasi perpompaan yang diberikan kepada Poktan Ngudi Tani.
Selanjutnya bantuan optimalisasi lahan dan Rotavator kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah. Ada pula bantuan pestisida nabati lima hektar bagi Poktan Teseh Kidul dan Poktan Rukun Makmur.
Selain bantuan pertanian, pemerintah juga mendistribusikan bantuan sembako bagi warga kurang mampu dan bantuan dari Sentra Antasena Magelang Kementerian Sosial RI kepada 46 penyandang disabilitas dan lansia sebesar Rp 110 juta.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











