• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kasus Keracunan Massal, Dinkes Temukan SPPG Penyalur MBG di SMKN 6 Semarang Tak Penuhi 16 SOP

Rosyid by Rosyid
3 Agustus 2026
in Semarang, News
64 4
Suasana SMKN 6 Kota Semarang usai adanya keracunan massal yang diduga disebabkan menu MBG, Jumat, 31 Juli 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Suasana SMKN 6 Kota Semarang usai adanya keracunan massal yang diduga disebabkan menu MBG, Jumat, 31 Juli 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

521
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menemukan adanya pelanggaran terhadap 16 dari 19 standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SMKN 6 Semarang.

Temuan tersebut diperoleh dari investigasi awal terkait dugaan keracunan massal yang dialami puluhan siswa usai menyantap menu MBG pada Jumat, 31 Juli 2026.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan dari hasil pemeriksaan lapangan hanya tiga SOP yang dinilai telah dipenuhi oleh SPPG.

“Secara garis besar dari 19 SOP yang harus ditaati SPPG, tapi hanya tiga yang terpenuhi. Berarti ada 16 SOP yang tidak terpenuhi,” ungkapnya, Senin, 3 Agustus 2026.

Tiga prosedur yang telah dijalankan tersebut meliputi penggunaan bahan baku, proses distribusi makanan, serta tata cara penyajian kepada siswa.

Selain dugaan pelanggaran SOP, investigasi juga menemukan indikasi makanan telah dimasak sejak pukul 21.00 WIB pada malam sebelum didistribusikan kepada siswa keesokan paginya.

Menurut Hakam, proses pengolahan makanan seharusnya dilakukan mendekati waktu pendistribusian agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

“Idealnya makanan yang dibagikan pagi hari mulai dimasak sekitar pukul 04.00 atau 05.00 pagi. Setelah matang sebaiknya tidak lebih dari dua jam langsung didistribusikan dan dikonsumsi,” jelasnya.

Hakam mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab dugaan keracunan makanan yang dialami para siswa.

Menurutnya, sampel makanan yang diperiksa masih menjalani proses kultur bakteri sehingga hasil akhir diperkirakan baru dapat diketahui dalam waktu 7 hingga 14 hari.

“Kalau hasil pastinya belum selesai karena sampelnya harus dibiakkan dulu untuk menemukan apakah positif kuman atau bakteri. Pemeriksaan kultur bakteri membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 14 hari,” katanya.

Sejumlah sampel makanan yang diperiksa meliputi ayam bumbu rendang, daun singkong, tahu, dan telur puyuh.

Berdasarkan hasil wawancara terhadap siswa yang mengalami gejala, menu ayam bumbu rendang menjadi makanan yang paling banyak dicurigai sebagai penyebab, disusul telur puyuh dan daun singkong. Meski demikian, kepastian penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Hakam menduga bakteri yang berpotensi menyebabkan keracunan antara lain Escherichia coli (E. coli), Staphylococcus, atau Salmonella, namun identifikasi jenis bakteri masih menunggu hasil kultur.

Hingga kini, sejumlah siswa masih menjalani perawatan di RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Panti Wilasa Citarum, dan Puskesmas Bangetayu. Sebagian besar pasien mengalami keluhan mual, muntah, dan diare, namun kondisi mereka dilaporkan terus membaik.

“Alhamdulillah semua mulai membaik. Hanya ada satu pasien yang dirujuk karena kondisinya lemas dan perlu pemeriksaan elektrolit,” ujar Hakam.

Ia menambahkan, hasil investigasi lengkap beserta hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan evaluasi.

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangMBGsemarang hari ini
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Sejahterakan Petani, Pemkab Grobogan Dorong Hilirisasi Hasil Panen

Next Post

AKBP Ratna Quratul Aini Resmi Jabat Kapolres Kendal Gantikan AKBP Hendry Susanto Sianipar

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

6 Orang Diperiksa terkait Dugaan Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Blora

Hasil Lab Kasus Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Blora Keluar, Ternyata Ini Biang Keroknya

by Rosyid
11 Agustus 2026
525

BLORA, Harianmuria.com - Dugaan keracunan yang dialami 19 siswa SDN Sendangrejo, Kabupaten Blora, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang memastikan...

2 Kubu dari Pati Nyaris Bentrok di Tipikor Semarang saat Sidang Sudewo

2 Kubu dari Pati Nyaris Bentrok di Tipikor Semarang saat Sidang Sudewo

by Sekar Sari
10 Agustus 2026
536

SEMARANG, Harianmuria.com – Suasana di Jalan DR. Suratmo, Kota Semarang sempat memanas saat dua kelompok massa Aksi Pati Bangkit (APB) dan Pati Ora Sepele (POS) hadir bersamaan di...

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

by Rosyid
6 Agustus 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya bakteri Escherichia Coli (E. coli) pada sejumlah sampel makanan dalam kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di...

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus diare yang dialami sejumlah siswa di SMP Negeri 5 Rembang. Hasil pemeriksaan...

Load More

BERITA UTAMA

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
515
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
524
Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
521
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
529

TRENDING HARI INI

  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Skema Ganti Untung Ditolak, Pakuwon Pastikan Rumah Warga Gombel Diperbaiki

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ubah Sampah Jadi BBM, Pemkot Semarang Jalin Kerjsama dengan TNI AD

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Siapa Peduli Saat Pers Lokal Sekarat?

Siapa Peduli Saat Pers Lokal Sekarat?

9 Juni 2025
587
Ilustrasi pria tampan berkulit sawo matang mengenakan kaos warna putih. (Freepik/Harianmuria.com)

Pria Kulit Sawo Matang Wajib Tahu, Ini 5 Rekomendasi Warna Kaos Biar Makin Keren

29 November 2022
1.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya