• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Cegah Kebocoran, Pemkot Semarang Pakai Sistem Nontunai Retribusi Persampahan 

ulfa puspa by ulfa puspa
15 Mei 2026
in Semarang, Highlight, News
70 0
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau pembersihan sampah di kawasan aliran sungai. (Dok for Harianmuria.com)

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau pembersihan sampah di kawasan aliran sungai. (Dok for Harianmuria.com)

541
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com — Pemerintah  Kota Semarang  menerapkan sistem pembayaran cashless atau nontunai untuk pembayaran retribusi persampahan.

Pemerintah mulai menggunkan sistem nontunai untuk meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sekaligus menutup potensi kebocoran penerimaan retribusi.

Pembenahan tata kelola keuangan ini menyusul mencuatnya isu dugaan kebocoran retribusi persampahan sebesar Rp20 miliar yang ramai diperbincangkan publik. 

Pemkot Semarang menegaskan, persoalan tersebut merupakan kasus lama yang terjadi ketika sistem pembayaran masih menggunakan sistem campuran antara tunai dan nontunai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Glory Nasarani, mengatakan pada sistem sebelumnya sebagian pembayaran retribusi masih secara manual sehingga membuka potensi penerimaan yang tidak seluruhnya masuk ke kas daerah.

“Yang perlu dipahami masyarakat, kebocoran itu terjadi pada sistem lama ketika pembayaran masih ada yang dilakukan secara tunai maupun non tunai. Sekarang sistem pembayaran sudah sepenuhnya non tunai,” ujar Glory, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurutnya, sistem pembayaran nontunai kini diterapkan secara menyeluruh agar seluruh transaksi dapat tercatat otomatis dan dipantau secara transparan. 

Melalui mekanisme tersebut, pembayaran retribusi dari masyarakat maupun pelaku usaha langsung masuk ke kas daerah tanpa proses manual.

Saat ini pembayaran retribusi persampahan bisa melalui berbagai kanal digital, seperti virtual account, ID Billing, dan tap cash. 

Seluruh transaksi tercatat secara elektronik sehingga dinilai lebih akuntabel dan memudahkan pengawasan penerimaan daerah.

“Semua pembayaran sekarang tercatat secara digital sehingga lebih transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Glory menerangkan bahwa retribusi persampahan merupakan pungutan terhadal layanan pengangkutan dan pengelolaan sampah oleh DLH Kota Semarang, termasuk pelayanan pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.

Besaran tarif retribusi telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

Penetapan tarif disesuaikan berdasarkan kategori pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha, hingga kawasan komersial.

Pemkot Semarang menilai digitalisasi sistem pembayaran menjadi bagian penting dalam reformasi pelayanan publik, khususnya pada sektor pengelolaan sampah yang memiliki kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, berbagai program penanganan sampah juga terus diperkuat untuk mendukung visi “Semarang Bersih”.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain gerakan zero waste berbasis masyarakat, pembentukan Satgas Berlian atau Satuan Tugas Bersih Sungai dan Lingkungan di setiap kelurahan, hingga optimalisasi bank sampah di berbagai wilayah Kota Semarang.

Selain memperkuat pengurangan sampah dari sumbernya, Pemkot Semarang juga terus melakukan peningkatan layanan kebersihan kota melalui penguatan armada pengangkut sampah dan penataan sistem pengelolaan sampah terpadu agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. 

Jurnalis: Syahril Muadz

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita SemarangPemkot Semarangretribusi daerahsemarangWali Kota Semarang
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Jepara Hingga Blora Jadi Daerah Rawan Kekeringan di Musim Kemarau 2026

Next Post

Isu Dugaan Pencairan TPG 2025 di Rembang Bermasalah, Dindikpora Angkat Suara

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

by Basuki
12 Agustus 2026
528

Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

2 Kubu dari Pati Nyaris Bentrok di Tipikor Semarang saat Sidang Sudewo

2 Kubu dari Pati Nyaris Bentrok di Tipikor Semarang saat Sidang Sudewo

by Sekar Sari
10 Agustus 2026
536

SEMARANG, Harianmuria.com – Suasana di Jalan DR. Suratmo, Kota Semarang sempat memanas saat dua kelompok massa Aksi Pati Bangkit (APB) dan Pati Ora Sepele (POS) hadir bersamaan di...

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

by Rosyid
6 Agustus 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya bakteri Escherichia Coli (E. coli) pada sejumlah sampel makanan dalam kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di...

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

by Rosyid
5 Agustus 2026
528

SEMARANG, Harianmuria.com - BLUD Trans Semarang memperketat pengawasan terhadap kondisi armada bus melalui inspeksi keselamatan atau ram check bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang. Kepala BLUD Trans Semarang, Haris...

Load More

BERITA UTAMA

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
518
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
528
Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026
543
Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

10 Agustus 2026
521

TRENDING HARI INI

  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Baru Masuk China, Ekspor Durian Sulteng Langsung Tembus 7.344 Ton

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Dugaan Keracunan MBG Terulang, DPRD Rembang Beri Peringatan Keras ke SPPG

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi permainan congklak, salah satu mainan yang dimainkan orang Jawa Tengah zaman dulu dan mulai punah. (Instagram @anil_t_prabhakar/Harianmuria.com)

5 Permainan Tradisional di Jawa Tengah yang Hampir Punah, Apa Saja?

20 Oktober 2022
4.2k
Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
614

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya