• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Rembang, 2 Jam Sudah Ludes

ulfa puspa by ulfa puspa
6 Maret 2026
in Rembang, News
67 2
Warga mengantre mendapatkan sembako murah di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Rembang pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Warga mengantre mendapatkan sembako murah di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Rembang pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

529
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Rembang begitu tinggi. Baru dibuka pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi,ratusan paket bahan pokok bersubsidi langsung diserbu warga hingga nyaris habis dalam waktu sekitar dua jam.

Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dintanpan Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, mengatakan kegiatan tersebut juga terhubung melalui telekonferensi dengan Gubernur Jawa Tengah bersama seluruh daerah yang menggelar program serupa.

“Jadi hari ini Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang mengadakan acara GPM serentak se-Jawa Tengah. Ada 35 kabupaten yang melaksanakan secara bersamaan dan kita juga mengikuti zoom bersama yang dihadiri Bapak Gubernur Jawa Tengah,” ujarnya.

Gerakan pangan murah juga dikolaborasikan dengan program gerakan pangan murah dari APBD Kabupaten Rembang yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejumlah komoditas penting dijual dengan harga subsidi, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.

“Produk yang kita subsidi antara lain beras, minyak, gula, bawang merah, bawang putih dan cabai. Ini memang komoditas yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Bahkan sejak pukul 07.00 WIB masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasar.

Dintanpan Rembang menyiapkan sekitar 500 paket bahan pangan. Namun, tingginya minat warga membuat sebagian komoditas cepat habis.

“Tadi sangat ramai sekali, masyarakat sudah antre sejak jam tujuh pagi. Kita sediakan 500 paket dan sepertinya masih kurang karena pengunjungnya sangat banyak. Yang habis lebih dulu itu minyak dan gula, kemudian sekarang beras juga hampir habis,” ungkap Ajeng.

Untuk menjaga pemerataan, pembelian dibatasi dengan sistem menggunakan KTP. Setiap satu KTP maksimal dapat membeli dua item per komoditas.

Misalnya minyak goreng maksimal dua liter per orang, beras dijual dalam kemasan 5 kilogram sehingga satu KTP bisa membeli maksimal 10 kilogram. Sementara bawang merah, bawang putih, dan cabai dijual per setengah kilogram.

Harga yang ditawarkan pun cukup jauh di bawah harga pasar. Beras misalnya, dari harga pasar sekitar Rp67.500 per 5 kilogram dijual hanya Rp58.000. Telur yang di pasar berkisar Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram dijual Rp27.000 per kilogram.

Minyak goreng yang biasanya dijual Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter ditawarkan Rp14.000 per liter. Sedangkan gula pasir yang di pasaran mencapai Rp17.500 dijual Rp16.000 per kilogram. Untuk bawang merah, bawang putih dan cabai disubsidi sekitar Rp4.000 dari harga pasar.

Ajeng menambahkan, secara umum harga sejumlah komoditas saat ini mulai mengalami penurunan, meski beberapa masih relatif tinggi seperti telur yang masih berada di atas Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, salah satu warga Rembang, Winarsih mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut. Meski sudah mengantre, ia tidak mendapatkan semua kebutuhan karena sebagian sudah habis.

“Ini sangat membantu masyarakat. Walaupun tadi sudah antre, tapi beberapa barang sudah habis duluan karena memang banyak yang beli,” ujarnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangGerakan Pangan Murahkabupaten rembangpangan murahrembang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Stok MinyaKita di Pasar Sidomakmur Blora Langka Sejak Awal Ramadhan

Next Post

Kandang Ayam di Mejobo Kudus Tuai Protes Pihak Sekolah dan Warga

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
513

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
535

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
536
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi biji kopi. (Freepik/Harianmuria.com)

Punya Karakteristik yang Berbeda, Ketahui Perbedaan Kopi Jenis Arabika dan Robusta

17 September 2023
857
Tingkatkan Prestasi Akademik Anak dengan Olahraga yang Tepat

Tingkatkan Prestasi Akademik Anak dengan Olahraga yang Tepat

1 Maret 2026
579

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya