• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

14 Ribu Siswa SD di Rembang Jadi Sasaran Program Imunisasi MR dan HPV

ulfa puspa by ulfa puspa
20 Agustus 2026
in Rembang, Kesehatan, News, Pendidikan
69 3
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada siswa sekolah dasar dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada siswa sekolah dasar dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

552
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Ribuan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Rembang menjadi sasaran imunisasi Measles Rubella (MR) dan Human Papillomavirus (HPV).

Imunisasi terhadap siswa sekolah dasar tersebut merupakan pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2026.

Program BIAS 2026 di Rembang menyasar 9.486 siswa kelas 1 SD untuk imunisasi Measles Rubella (MR) dan 4.617 siswi kelas 5 SD menjalani imunisasi HPV.

Programmer Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Anik Nurwahyuni, mengatakan pelaksanaan BIAS dilakukan secara bertahap melalui sekolah-sekolah yang berada di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Berdasarkan data kesehatan masyarakat pada Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) per 19 Agustus 2026, capaian imunisasi MR telah mencapai 34,86 persen. Sedangkan cakupan imunisasi HPV mencapai 37,51 persen.

“BIAS masih berjalan sepanjang Agustus. Untuk sasaran MR kelas 1 ada 9.486 anak, sedangkan HPV untuk siswi kelas 5 sebanyak 4.617 anak,” ujar Anik, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, hampir seluruh puskesmas di Rembang telah melaksanakan kegiatan BIAS. Puskesmas Pamotan menjadi pengecualian karena masih menyesuaikan jadwal pelaksanaan dengan kondisi di wilayah kerjanya.

Dinas Kesehatan memastikan stok vaksin masih mencukupi. Bahkan, pada Rabu, 19 Agustus 2026= dilakukan pengambilan tambahan vaksin HPV untuk memastikan pelaksanaan BIAS dapat berjalan tanpa kendala pasokan.

“Untuk kecukupan vaksin insyaallah sudah cukup. Hari ini juga ada pengambilan tambahan vaksin HPV,” katanya.

Petugas puskesmas juga akan melakukan penyisiran apabila pada jadwal pelaksanaan imunisasasi ada siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit atau terkendal keperluan lainnya. Petugas akan kembali mendatangi sekolah atau mengarahkan siswa ke pustu maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

“Biasanya tim puskesmas datang kembali ke sekolah atau anak diarahkan ke pustu maupun fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi,” jelas Anik.

Sementara terkait penolakan, Anik menyebut jumlahnya relatif sedikit. Sejauh pelaksanaan BIAS berlangsung, tidak ditemukan penolakan dari pihak sekolah. Namun, beberapa orang tua masih ada yang memilih tidak memberikan persetujuan.

“Kalau yang benar-benar menolak biasanya diminta membuat surat pernyataan. Namun selama ini dari pihak sekolah tidak ada yang menolak, hanya beberapa orang tua saja,” ungkapnya.

Dinkes menargetkan cakupan imunisasi MR maupun HPV dalam program BIAS 2026 dapat mencapai 97 persen, sesuai target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Untuk mengejar target tersebut, koordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, sekolah, guru, serta orang tua terus diperkuat. Penyisiran terhadap siswa yang belum mendapatkan imunisasi juga menjadi salah satu strategi agar cakupan imunisasi semakin optimal.

Anik mengajak para orang tua untuk tidak ragu mendukung program BIAS. Menurutnya, imunisasi bukan hanya memberikan perlindungan kepada anak yang menerima vaksin, tetapi juga berperan dalam membangun perlindungan kesehatan di lingkungan masyarakat.

“Imunisasi adalah hak anak yang perlu dipenuhi oleh orang tua. Selain melindungi diri sendiri dan keluarga, imunisasi juga melindungi masyarakat dan komunitas,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangDinkes Rembangimunisasi anakimunisasi HPV gratisrembang
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Guru BK di Kendal Diberi Pelatihan Deteksi Dini hingga Penanganan Perundungan

Next Post

Sorot Penanganan Kekeringan di Pati, Ali Badrudin Sebut Butuh Solusi Berkelanjutan

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
508

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
533

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang menjadi korban bullying di sekolah. (Freepik/Harianmuria.com)

Psikolog Bagikan Tanda-Tanda Perundungan pada Anak dan Cara Mengatasinya

7 Mei 2023
600
KHUSYUK: Warga Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus melangitkan doa kepada Sang Maha Kuasa untuk meminta hujan melalui tradisi Barikan Cendol. (Ihza Fajar/Harianmuria.com)

Melihat Tradisi Barikan Cendol di Desa Rahtawu Kudus, Ritual Leluhur untuk Meminta Hujan

26 November 2023
873

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya