• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Trauma Banjir Bandang 2020, Warga Candirejo Desak BBWS Normalisasi Sungai Kedungringis

Basuki by Basuki
8 Desember 2025
in News, Semarang
68 1
Warga Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang mendesak BBWS Pemali Juana menormalisasi Sungai Kedungringis setelah trauma banjir bandang 2020 yang merusak puluhan rumah.

Sungai Kedungringis di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

533
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria – Warga Dusun Kumpulrejo, Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana segera melakukan normalisasi Sungai Kedungringis.

Sungai ini pernah meluap dan menyebabkan banjir bandang pada 2020 yang merusak puluhan rumah warga, dan mereka khawatir bencana itu terulang.

Warga Cemas Setiap Musim Hujan

Kepala Desa Candirejo, Tri Gunawan Setiadi (Wawan), menyebut kondisi Sungai Kedungringis saat ini sangat mengkhawatirkan. Debit air yang meningkat saat hujan panjang, ditambah sedimentasi tinggi, membuat wilayah sekitar rawan banjir bandang.

“Ada beberapa dusun yang berpotensi bencana, terutama Dusun Kintelan Lor hingga Kumpulrejo. Kedua wilayah ini berada di jalur luapan Sungai Kedungringis,” jelas Wawan, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menegaskan, dusun-dusun tersebut menjadi prioritas pengawasan karena pernah mengalami dampak besar akibat luapan sungai.

Banjir Bandang 2020 Masih Membekas

Banjir bandang yang terjadi pada tahun 2020 menjadi peristiwa paling parah dalam sejarah wilayah tersebut. Dusun Kumpulrejo menjadi daerah dengan kerusakan terberat karena letaknya dekat Rawa Pening, muara Sungai Kedungringis.

“Hampir semua rumah warga masuk kategori rusak parah, banyak yang roboh. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa saat itu,” kenang Wawan.

Trauma warga Candirejo masih kuat, terutama ketika hujan deras mengguyur dalam durasi panjang.

Normalisasi Mendesak untuk Cegah Banjir

Menurut Wawan, banjir bandang saat itu dipicu hujan deras selama 8–10 jam di wilayah Tuntang hingga Salatiga yang menjadi hulu sungai. Debit air yang besar tidak tertampung karena sungai dangkal akibat sedimentasi tinggi.

Kondisi diperparah dengan banyaknya sampah yang ikut terbawa arus dan minimnya kondisi dam atau set dam yang berfungsi baik.

“Sungainya dangkal, sedimentasi tinggi, sampah menumpuk, ditambah set dam banyak yang rusak. Aliran menuju Rawa Pening jadi terhambat,” jelasnya.

Karena itu, warga dan Pemdes Candirejo meminta BBWS Pemali Juana segera melakukan normalisasi untuk memulihkan kapasitas sungai.

Minta Sinkronisasi Program Antardaerah

Selain normalisasi, Pemdes Candirejo meminta sinergi antara Pemkab Semarang, BBWS Pemali Juana, dan Pemkot Salatiga dalam menangani sungai tersebut. Salah satu usulan penting adalah pembangunan set dam baru di hulu maupun hilir.

“Set dam penting untuk mengurangi sedimentasi dan menangkap sampah dari hulu. Di wilayah kami ada, tapi kondisinya memprihatinkan dan tidak berfungsi optimal,” tegas Wawan.

Ia menekankan bahwa cek dam tidak cukup hanya di Kabupaten Semarang, tetapi tetapi di sisi hulu di Salatiga juga harus dibangun.

Wawan berharap upaya normalisasi dan pembangunan set dam bisa segera direalisasikan agar aliran sungai kembali lancar dan risiko banjir bandang dapat ditekan.

“Ketika semua upaya itu dijalankan, aliran air di Sungai Kedungringis ini akan kembali lancar dan tidak lagi menimbulkan bencana di desa kami,” pungkasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarangkabupaten semarangnormalisasi sungaisemarangSungai Kedungringis
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Pemkab Demak Gelontorkan Rp5,5 Miliar untuk Perbaikan Drainase Perkotaan

Next Post

Cuaca Tak Menentu Jadi Kendala, Operasional Jembatan Kaca Tinjomoyo Dibatasi

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

30 Juni 2025
616
Pantai Blebak, Salah satu 16 destinasi wisata yang ada di Jepara. (Google Map/Harianmuria.com)

Wisata 16 Pantai di Jepara yang Menarik Untuk Dikunjungi

26 September 2022
3.2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya