• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Tolak Kenaikan PBB-P2 250 Persen di Pati, Massa Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kantor Bupati

Basuki by Basuki
3 Juni 2025
in News, Pati
72 5
Massa mahasiswa membakar ban dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati pada Selasa, 3 Juni 2025. Mereka menolak kebijakan penyesuaian tarif PBB-P2 yang naik hingga 250 persen. (Mutia Parasti/Harianmuria.com)

Massa mahasiswa membakar ban dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati pada Selasa, 3 Juni 2025. Mereka menolak kebijakan penyesuaian tarif PBB-P2 yang naik hingga 250 persen. (Mutia Parasti/Harianmuria.com)

593
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati pada Selasa, 3 Juni 2025. Mereka menolak kebijakan penyesuaian tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang naik hingga 250 persen.

Aksi ini diwarnai dengan pembakaran ban sebagai simbol protes keras terhadap kebijakan yang dinilai memberatkan rakyat kecil. Para demonstran menuntut Bupati Pati Sudewo meninjau ulang kebijakan PBB-P2 yang dianggap terburu-buru dan tidak melibatkan partisipasi publik.

Mereka mendesak agar kebijakan tersebut diterapkan secara bertahap dan melalui proses sosialisasi yang transparan kepada masyarakat. “Sebelum menaikkan PBB-P2, Bupati seharusnya mengevaluasi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” kata koordinator aksi Muhammad Muhajirin.

Menurut Muhajirin, kebijakan kenaikan tarif PBB-P2 bertentangan dengan prinsip keadilan sosial dan tidak berpihak pada masyarakat kecil. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pati untuk mengevaluasi kebijakan secara menyeluruh dan tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan.

“Kami menolak kenaikan PBB-P2 yang tidak adil ini. Kenaikan hingga 250 persen jelas menyulitkan rakyat kecil. Kebijakan pajak harus mengedepankan asas keadilan dan kesinambungan sosial,” ujarnya di tengah orasi.

Baca juga: Bupati Pati Sudewo Tegaskan Penyesuaian PBB-P2 Punya Payung Hukum

Baca juga: Tarif PBB-P2 di Pati Naik 250 Persen, Bupati Sudewo: untuk Percepatan Pembangunan

Aksi unjuk rasa sempat memanas saat mahasiswa meminta Bupati Sudewo keluar untuk menemui massa secara langsung. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati, Riyoso, menemui massa dan menyilakan mereka masuk ke Pendapa Kabupaten.

Riyoso menyatakan bahwa Bupati Sudewo siap menerima mahasiswa secara terbuka di Pendapa Kabupaten dan berharap dialog bisa berjalan konstruktif. “Pak Bupati tidak menutup pintu. Jika mahasiswa berkenan, beliau siap bertemu langsung di Pendapa,” tandasnya.

Namun, massa aksi menolak permintaan itu dan tetap menuntut Bupati yang keluar menemui mereka. Setelah beberapa jam menyampaikan tuntutan, massa mulai membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 12.30 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Sudewo menyesuaikan tarif PBB-P2 hingga sekitar 250 persen. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan PAD yang akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Sudewo menegaskan, penyesuaian PBB-P2 itu telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah. Selain merupakan amanat Perda, penyesuaian itu juga didasari pertimbangan bahwa tarif PBB-P2 itu tidak pernah naik selama 14 tahun terakhir, sementara pembangunan daerah memerlukan anggaran yang memadai dan nilainya terus meningkat.

Dana tambahan dari penyesuaian tarif PBB-P2 ini rencananya akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur jalan, pembenahan RSUD RAA Soewondo, serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang membutuhkan anggaran besar.

(MUTIA PARASTI – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: aksi bakar banBerita PatiBupati Patidemo mahasiswaInfo Patikenaikan PBB Patipajak bumi dan bangunanPBB-P2penyesuaian tarif PBBtarif PBB Pati naik
SummarizeShare43SendShare
Previous Post

Abrasi dan Penebangan Liar Gerus Hutan Mangrove Pati, 3 Hektare Hilang di Tunggulsari

Next Post

Gubernur Luthfi Puji KIK Kendal sebagai Contoh Sukses Industri Nasional

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi protes di Polsek Cluwak, Selasa, 13 Oktober 2026. (Dok. LBH Semarang/Harianmuria.com)

Konflik Lahan 174 Hektare, Warga Karangsari Pati Desak Polisi Hentikan Kriminalisasi Petani

by Redaksi
14 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi Polsek Cluwak untuk mendesak kepolisian menghentikan proses hukum terhadap petani yang terlibat konflik agraria...

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
649

PATI, Harianmuria.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati mulai menyiapkan langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif. Partai berlambang Kabah ini memasang target meraih tujuh hingga sembilan kursi...

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. (Harianmuria.com)

Pengawasan Trotoar Pati Dikritik Sudewo, Plt Bupati Chandra Bakal Minta Penjelasan Kementerian PU

by Redaksi
10 Oktober 2026
606

PATI, Harianmuria.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra akan menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, Jawa...

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
533

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Wedang uwuh salah satu minuman rempah penghangat tubuh kala musim hujan. (Instagram @tumbasmangan/Harianmuria.com)

10 Minuman Rempah Penghangat Tubuh, Cocok Dikonsumsi Saat Musim Hujan

11 Oktober 2022
963
Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

25 Mei 2026
773

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya