JEPARA, Harianmuria.com – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Jepara, Nur Osel Kahisha Putri, menegaskan pentingnya membangun kemitraan yang adil dan berkelanjutan antara ritel modern dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut politisi muda PDI Perjuangan yang akrab disapa Mbak Osel, kemitraan yang sehat ini langkah penting untuk menciptakan pemerataan ekonomi lokal di Kabupaten Jepara.
“Ritel besar boleh tumbuh pesat, tapi UMKM juga harus bisa ikut berlari dan berkembang,” ujarnya usai melakukan monitoring kemitraan ritel dan UMKM di Jepara, Kamis, 9 Oktober 2025.
Produk UMKM Sudah Masuk Ritel, tapi Perlu Diperkuat
Berdasarkan hasil pemantauan Komisi B DPRD Jepara, sejumlah produk UMKM lokal sudah mendapat ruang display di beberapa toko ritel modern. Meski begitu, Mbak Osel menilai masih ada ruang perbaikan agar kerja sama ini benar-benar memberi manfaat merata bagi pelaku UMKM.
“Misal ditambah space di etalase depan untuk produk-produk lokal dari Jepara agar lebih menarik konsumen,” sarannya.
Ia juga menekankan pentingnya menambah jumlah pemasok produk UMKM Jepara agar produk yang ditawarkan makin beragam dan berpotensi memperluas jangkauan pasar.
“Kalau jumlah pemasoknya banyak, variasi produk juga meningkat. Ini bagus untuk pemerataan ekonomi pelaku UMKM Jepara,” tambahnya.
Perlu Sistem Pembayaran yang Adil dan Cepat
Selain soal ruang display, Mbak Osel menyoroti mekanisme pembayaran antara ritel dan produsen UMKM. Menurutnya, perputaran modal menjadi faktor penting dalam keberlangsungan usaha kecil, sehingga sistem pembayaran harus jelas dan tidak memberatkan.
“Produsen UMKM memerlukan perputaran modal yang cepat. Maka mekanisme pembayaran ini harus dikomunikasikan dan disepakati bersama agar tidak memberatkan salah satu pihak,” tegasnya.
Melalui pengawasan dan pendampingan berkelanjutan, Komisi B DPRD Jepara berkomitmen memastikan kemitraan antara ritel modern dan UMKM berjalan secara adil, berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi perekonomian lokal.
Jurnalis: Basuki











