KUDUS, Harianmuria.com – Program pertukaran pelajar lokal pada Januari 2026 yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendapat respon positif dari pelajar dan guru setempat.
Pemkab Kudus pun akan kembali mengadakan program tersebut pada awal tahun ajaran baru 2026/2027 nanti. Bahkan program yang sebelumnya hanya menyasar pelajar sebagai peserta kini akan melibatkan guru.
Pelaksanaan kegiatan pertukaran pelajar dan guru tersebut akan diselenggarakan secara bersamaan pada tanggal 27 Juli – 8 Agustus 2026.
Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Harjuna Widada melalui Kasi Kurikulum Maulana Majid mengatakan bahwa program pertukaran pelajar akan diikuti oleh 20 SD dan 36 SMP negeri maupun swasta.
“Untuk SD masing-masing sekolah mengirim empat siswa, sedangkan untuk SMP, masing-masing sekolah mengirimkan enam siswa. Jadi total ada 296 siswa yang ikut program pertukaran pelajar lokal,” katanya usai persiapan program di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus, Selasa, 7 Juli 2026.
Terkait program pertukaran guru lokal, Majid mengatakan program hanya diikuti oleh sekolah jenjang SMP. Masing-masing sekolah mengirim dua guru dari mata pelajaran (Mapel) Bahasa Indonesia dan Matematika.
“Tujuan kami memilih dua mapel itu karena terkait dengan sinergi program Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengujikan kedua mapel tersebut. Jadi harapannya sekolah bisa memiliki pembaharuan pengalaman informasi terkait pembelajaran dua mapel tersebut,” paparnya.
Majid menyampaikan, sosialisasi petunjuk teknis telah dilakukan pada 23 Juni 2026 lalu Kemudian, tahap pendaftaran peserta dijadwalkan pada 24 – 30 Juni 2026.
Sementara tahap pemetaan peserta dan sekolah dilakukan pada tanggal 2 -9 Juli 2026. Terakhir, tahap pembekalan dan pelepasan akan dilangsungkan pada 21 Juli 2026.
“Untuk penarikan peserta akan kami lakukan pada tanggal 8 Agustus 2026,” pungkasnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Tia











