• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 5, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah

Sekar Sari by Sekar Sari
3 November 2022
in Artikel, Lifestyle
238 15
Kudus, salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah. (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

Kudus, salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah. (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

1.9k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Selain dikenal memiliki banyak bahasa, budaya, dan kekayaan alam lainnya, Indonesia juga memiliki sejumlah daerah penghasil batik. Kain bermotif khas ini bahkan menjadi primadona di sebagian daerah di Jawa Tengah.

Karena cukup banyak yang memproduksi, masing-masing daerah pun berlomba-lomba menunjukkan daya kreativitasnya. Mulai dari segi keunikan motif sampai kualitas produk. Namun hal itulah yang membuat batik di Indonesia semakin kaya. Mengingat, daerah-daerah tersebut memiliki historinya masing-masing.

Inilah beberapa daerah penghasil batik di Jawa Tengah.

1. Pekalongan

Batik Pekalongan memiliki ciri khas warnanya yang cerah. Seringnya ditemukan warna biru, merah muda, kuning, hijau, dan jingga. Daya tarik dari batik khas Pekalongan ini terletak pada motif jlamprang, yaitu berupa garis-garis tegas.

Namun banyak juga ditemui motif-motif batik Pekalongan yang bernuansa flora dan fauna Indonesia. Sedangkan motif yang cukup dikenal diantaranya motif terang bulan, motif liong, dan motif semen.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Pekalongan (Instagram @hastakarsabatik/Harianmuria.com)

2. Rembang

Tepatnya di Lasem, Rembang, banyak dijumpai sentra produksi batik. Ciri khas dari batik Rembang terletak pada perpaduan gaya Tiongkok dengan Jawa. Sehingga motif yang dihasilkan menggambarkan akulturasi dari kedua budaya tersebut.

Tidak hanya itu, warna yang disajikan pun cenderung mencolok. Karena bernuansa Tiongkok, tidak heran jika banyak didominasi atau bahkan minimal ada unsur warna merah.

Sementara motif yang terkenal di Rembang yaitu, motif Latohan, Sekar Jagad, dan Watu Pecah atau Kricak. Latohan sendiri merupakan buah dari tanaman yang hidup di tepi laut. Sedangkan Sekar Jagad terdiri dari kumpulan bunga yang terserak. Kemudian motif Kricak terinspirasi dari proyek pembangunan jalan Daendels.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Lasem (Instagram @laristha_batik/Harianmuria.com)

3. Jepara

Sebagai penyandang sebutan Kota Ukir, batik yang ada di Jepara pun memiliki corak bernuansa ukir. Seperti jenis-jenis motif yang amat terkenal di sana, yaitu motif Parang Poro, motif Lung-lungan, motif Elung Bimo Kurdo, motif Kembang Setaman, dan motif Sekar Jagat Bumi Kartini.

Motif Parang Poro atau Parang Jeporo berbentuk stilisasi ranting yang disusun miring dan memiliki makna hidup saling membutuhkan. Motif Lung-lungan menggambarkan relief ukiran yang ada di Desa Senenan Jepara. Motif Kembang Setaman berupa hiasan aneka warna dan kupu-kupu. Motif Elung Bimo Kurdo yang diilhami dari tokoh pewayangan Bima dan karakter agung lainnya. Motif Sido Arum memiliki pesan agar derajat pangkat dapat dimanfaatkan dalam kehidupan. Motif Sekar Jagat Bumi Kartini ini memiliki perbedaan dengan batik Sekar Jagad, yakni terletak pada garis pembatasnya yang berupa stilisasi bunga melati.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Jepara (batiksekarjepara.com/Harianmuria.com)

4. Solo

Meski sama dikenal batik Keraton, tapi batik Solo dengan Yogyakarta memiliki banyak perbedaan. Terutama pada pola tradisional dalam batik cap maupun tulis. Warnanya pun cenderung dominan coklat dan kekuningan, dengan motif kecil serta geometris.

Adapun motif-motif yang banyak diminati yaitu motif batik Kawung, motif Sidomukti, motif Parang, motif Truntum, motif Sawat, motif Satrio Manah, motif Semen Rante, motif Ratu Ratih, motif Sekar Jagad, motif Soblong, dan motif Kencana.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Solo (Instagram @galerybatikpitu/Harianmuria.com)

5. Karanganyar

Awalnya batik Sragen masih identik dengan batik Solo. Karena pada saat itu, banyak perajin batik Sragen merupakan bekas dari buruh batik di Solo. Namun seiring berjalannya waktu, Sragen pun akhirnya menemukan jati dirinya.

Motif batik yang dihasilkan cenderung menyiratkan makna secara tegas. Bahkan di Desa Girilayu, kecamatan Matesih terkenal dengan motif Tugu Tri Dharma, motif Mbok Semok, buah manggis, dan buah durian.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Girilayu (Instagram @batikgiriarum/Harianmuria.com)

6. Sragen

Motif-motif yang ada di batik Sragen meyiratkan makna filosofi dan sarat nilai klasik. Meski batik Sragen juga masih mendapat pengaruh dari batik Surakarta Solo, tapi kini ratusan UKM batik cukup berkembang pesat di sana.

Ciri khas yang tersaji dalam batik Sragen terletak pada motif hewan dan tumbuhan dengan filosofi ‘bala suta’ atau sikap terbuka dan apa adanya, baik pada batik tulis, semi tulis, maupun cap.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Sragen (Instagram @daniomahcanting/Harianmuria.com)

7. Kudus

Batik Kudus terkenal sebagai bati peranakan yang halus dengan corak isian yang rumit. Biasanya batik ini didesain dengan warna-warna kecoklatan atau sogan bercorak parang, tombak, dan kawung. Ada juga yang dihiasi dengan kupu-kupu, rangkaian bunga atau sesuatu ikonik di Kudus.

Seperti motif-motif yang cukup terkenal di Kudus, meliputi Tembakau Cengkeh, Legenda Bulusan, Kawung Kretek, Kapal Kandas, Beras Tumpah, Ukir Gebypok, Parijoto, Pakis Aji, Merak Katleya, Kaligrafi, Kterek, Air Tiga Rasa, Menara, Sekar Jagad Menara, dan Badminton.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Motif Parijoto (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

Demikian daerah-daerah penghasil batik yang ada di Jawa Tengah dengan ciri khas motif beragam dan bervariasi. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: batikbatik jawa tengahBatik JeparaBatik KaranganyarBatik KudusBatik PekalonganBatik RembangBatik SoloBatik SragenDaerah Penghasil Batik
SummarizeShare140SendShare
Previous Post

DPRD Pati Muslihan Harap Pemilu Masih Junjung Nilai Demokrasi

Next Post

Puluhan Nelayan di Juwana Gelar Aksi, Tuntut Pelaku Pembakaran Kapal di Kalbar Ditangkap

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

Jepara in Fashion 2026 Pamerkan Wastra Lokal Khas Daerah

by ulfa puspa
25 Mei 2026
601

JEPARA, Harianmuria.com – Suasana Rangkaian Festival Perang Obor 2026 di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara bertambah semarak dengan hadirnya Jepara in Fashion (JIF) 2026 yang digelar Dekranasda...

Enam warisan budaya khas Jepara, termasuk Batik Jepara dan Pindang Serani, lolos sidang penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2025 oleh Kementerian Kebudayaan RI.

6 Warisan Budaya Jepara Lolos Sidang WBTb Indonesia 2025

by Basuki
11 Oktober 2025
523

Enam warisan budaya Jepara lolos sidang WBTb Indonesia 2025. Termasuk Batik Jepara, Baratan Kalinyamatan, Horog-Horog, Memeden Gadhu, dan lainnya.

Pimpinan DPRD Jepara mendukung penuh pengajuan enam Warisan Budaya Takbenda (WBTB) agar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan promosi wisata daerah.

Pimpinan DPRD Jepara Dorong Warisan Budaya Takbenda Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

by Basuki
10 Oktober 2025
526

Pimpinan DPRD Jepara mendukung penuh pengajuan enam Warisan Budaya Takbenda (WBTB) agar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan promosi wisata daerah. Budaya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jepara.

DPRD Jepara mengusulkan regulasi daerah untuk perlindungan Warisan Budaya Takbenda.

DPRD Jepara Usulkan Regulasi Daerah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda

by Basuki
10 Oktober 2025
530

DPRD Jepara mengusulkan regulasi daerah untuk perlindungan Warisan Budaya Takbenda. Enam tradisi khas Jepara diajukan dalam sidang WBTB Nasional 2025.

Load More

BERITA UTAMA

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
513
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
512
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
531
Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

1 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • 5 Desa di Grobogan  Terdampak Kekeringan Terparah pada Musim Kemarau 2026

    5 Desa di Grobogan Terdampak Kekeringan Terparah pada Musim Kemarau 2026

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Hari Jadi Kudus Bergeser ke 23 Agustus, Pemkab Mulai Susun Perda Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • KP2MI Siapkan 500 Ribu PMI Berkualitas hingga 2029 Melalui Asta Mandala SMK Go Global

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dukung Kreativitas Warga, Pemkab Rembang Beri Penghargaan Pemenang Krenova 2026

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Dinkes Selidiki Puluhan Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Diare yang Dikaitkan Karena MBG

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Berobat pakai BPJS di RSUD Randublatung Blora cukup hafal NIK atau bawa KTP.

Cukup Hafal NIK! Cara Mudah Berobat Pakai BPJS di RSUD Randublatung Blora

15 Juli 2025
605
Tips bugas saat puasa salah satunya dilakukan dengan cara berhenti merkok. (Freepik/Haranmuria.com)

Tips Puasa agar Tetap Bugar Menurut Pakar, Makan Sehat hingga Stop Rokok

23 Maret 2023
554

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya