KENDAL, Harianmuria.com – Sembilan satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kendal menerima bantuan perbaikan dari pemerintah pusat pada tahun 2026.
Pelaksana tugas Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Setyo Herlina Purwidyantini, menjelaskan bahwa awalnya terdapat 14 PAUD yang terdampak bencana. Setelah dilakukan proses verifikasi, 10 satuan dinyatakan memenuhi persyaratan menerima bantuan.
“Namun karena ada dua PAUD yang berada dalam satu yayasan, akhirnya dijadikan satu paket bantuan. Sehingga yang sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan saat ini sedang melaksanakan pembangunan berjumlah sembilan satuan PAUD,” jelas Herlina.
Bantuan perbaikan sarpras pendidikan tersebut diterima TK Negeri Pembina Kabupaten Kendal, TK Mardi Rahayu, TK Muslimat NU 06 Lanji, KB Aisyiyah 02 Patebon, KB Harapan Bangsa 03, TK Tunas Bangsa, KB An Naja, TK TA Bahari 02 Gempolsewu, dan TK IT Ulul Albaab.
Herlina menyebut progres perbaikan sekolah bervariasi. Beberapa proyek sudah mencapai 50 persen.
“Progres pembangunan saat ini terus berjalan. Bahkan, beberapa satuan PAUD telah mencapai sekitar 50 persen,” ungkapnya.
Adapun mayoritas bantuan yang diberikan berupa rehabilitasi ruang kelas yang mengalami kerusakan akibat bencana. Sementara pada beberapa lembaga, bantuan diwujudkan dalam pembangunan ruang kelas baru, seperti di KB Aisyiyah 02 Patebon.
“Sebagian besar berupa rehab ruang kelas, namun ada juga pembangunan ruang kelas baru sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap program revitalisasi tidak hanya menyasar satuan PAUD yang terdampak bencana, tetapi juga sekolah-sekolah lain yang kondisi bangunannya sudah tidak layak.
“Harapan kami ke depan, satuan PAUD yang sarana prasarananya belum memadai juga bisa mendapatkan bantuan revitalisasi. Dengan fasilitas yang lebih baik, kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kendal juga akan semakin meningkat,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa











