BLORA, Harianmuria.com – Seorang kuli panggul di Kabupaten Blora, akhirnya bisa mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 20 tahun.
Sumarno (63), warga Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 5 Mei 2026.
Sehari-hari, Sumarno bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Tunjungan sejak tahun 1985. Ia mulai bekerja sejak pukul 06.00 hingga sekitar pukul 09.00 pagi. Dari pekerjaannya itu, ia mendapatkan penghasilan sekitar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per hari.
Meski penghasilannya terbatas, Sumarno tetap menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung. Setiap hari, ia menyimpan sekitar Rp4 ribu hingga Rp5 ribu demi mewujudkan impian berhaji.
“(Ada omongan) Buat makan aja susah kok mau naik haji, jadi uangnya sedikit-sedikit saya kumpulkan,” ungkap Sumarno, Selasa, 14 April 2026.
Butuh kesabaran dan konsistensi bagi Sumarno bisa sejumlah uang untuk menunaikan rukun islam kelima itu.
Semula, Sumarno dijadwalkan berangkat haji pada 2023 namun keberangkatannya sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.
Setelah penantian panjang, ia memastikan diri berangkat tahun ini. Sumarno akan berangkat sendiri tanpa didampingi sang istri. Ia berharap diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya hanya bisa berdoa semoga diberi kesehatan dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, jumlah jemaah calon haji tahun ini mencapai sekitar 800 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) dan dijadwalkan berangkat pada awal Mei.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











