• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Uji Coba Lima Hari Kerja di Pati, Nasib TPQ dan Madin Dipertanyakan

Sekar Sari by Sekar Sari
19 Oktober 2022
in Highlight, News
69 3
TPQ dan Masrasah yang ada di Pati. (Kemenag Pati/Harianmuria.com)

TPQ dan Masrasah yang ada di Pati. (Kemenag Pati/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Uji coba lima hari kerja tidak hanya diberlakukan untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj)Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, pihaknya menyebut bahwa sejumlah SD dan SMP juga turut diuji coba untuk sekolah lima hari.

“Hanya beberapa sekolah yang dicoba (masuk lima hari),” ungkapnya belum lama ini.

Sementara sekolah yang hendak diuji coba, dirinya mengatakan belum mengetahui secara pasti dan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

“Nanti saya cek datanya lagi, kalau tidak salah ada lima sekolah. Nanti saya koordinasikan dengan teman-teman Disdikbud,” sambungnya.

Di sisi lain, percobaan masuk lima hari ini justru menimbulkan kekhawatiran bagi pengajar di Tempat Pendidikan Quran (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin).

Mengetahui hal itu, Henggar mengaku sudah mempertimbangkannya dan akan melakukan studi ke sejumlah daerah.

“Itu yang coba kita pertimbangkan. Melihat tetangga kanan dan kiri, kabupaten yang lain seperti apa memberlakukannya. Kalau memungkinkan dan bisa dengan 5 hari sekolah kenapa tidak. Tetapi kalau memang banyak kekhawatiran, ya nanti kita pertimbangka. Itu nanti dalam evaluasi kan kelihatan,” terangnya.

Adapun alasan dari diberlakukannya uji coba ini, pihaknya menerangkan bahwa kebijakan ini selain dapat mengefisienkan dan mengefektifkan kinerja. Selain itu, kebijakan tersebut diklaim dapat mendukung kelancaran lalu lintas terutama di pagi hari.

Henggar menyebut, lima hari kerja juga perlu diatur jamnya supaya tidak berbarengan dengan waktu masuk sekolah. Yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan menentukan jam masuk kantor pukul 07.30 WIB agar tidak berbarengan dengan jam masuk pelajar pada pukul 07.00 WIB.

“Jangan sampai jam masuk kantor bersamaan dengan jam masuk anak-anak sekolah sehingga terjadi kepadatan lalu lintas,” jelasnya.

Sebelumnya, pemberlakukan lima hari sekolah ini muncul dari kekhawatiran pada dewan. Seperti yang diungkapkan anggota Komisi D DPRD Pati Roihan beberapa waktu lalu. Pihaknya menyebut kebijakan lima hari sekolah dapat mematikan TPQ dan Madin.

Sebab bagi Roihan, kedua jenjang pendidikan informal itu sama pentingnya untuk dijaga dan dikembangkan. Selain sebagai kearifan lokal, TPQ dan Madin merupakan wadah anak untuk membentuk akhlakul karimah dan menimba ilmu agama.

“Bekal itu tidak didapatkan di sekolah, meskipun ada materi dan guru khusus. TPQ dan Madin yang ada hampir semua desa di Pati telah terbukti memberi bekal karakter kuat kepada anak-anak. Jadi kalau sekolah lima hari, maka TPQ dan Madin yang jam masuknya siang sampai sore akan mati,” paparnya.

Lain dengan yang disampaikan anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen. Pihaknya mengingatkan Pemkab Pati untuk memperhatikan bahwa jam sekolah akan menjadi lebih panjang. Bahkan lanjut dia, TPQ dan Madin akan semakin ditinggalkan.

Dengan demikian, kebijakan lima hari sekolah bagi SD dan SMP akan memberikan dampak besar bagi TPQ dan Madin. Terlebih kedua lembaga pendidikan informal ini didirikan oleh ulama dan kiai yang sama-sama menguatkan karakter generasi bangsa.

“TPQ dan Madin itu lembaga yang telah ada sejak lama. Kontribusinya untuk bangsa ini sangat besar karena penanaman akhlak mulia dan ilmu agama sangat kuat. Itu tidak bisa digantikan di sekolah umum. Jadi kalau jam belajar SD dan SMP sampai menjelang sore, maka akan mematikan TPQ dan Madin,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pada kesempatan lain Komisi E DPRD Jateng pernah mendatangkan psikolog untuk membahas waktu belajar anak. Berdasarkan kajian psikolog, daya ingat dan serap anak justru akan turun drastis setelah jam 12.00. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info MuriaInfo PatiLima Hari KerjaMadinpatiTPQ
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Kisah Sujiyanto, Difabel Penjual Mainan Anak Terima Bantuan Kendaraan Roda Tiga

Next Post

10 Wisata Alam di Blora yang Masih Asri dan Paling Menarik, Wajib Dikunjungi Wisatawan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Soal Kelanjutan Area Parkir RSUD Soewondo Pati, Bandang: Tunggu Jawaban BPCB

Soal Kelanjutan Area Parkir RSUD Soewondo Pati, Bandang: Tunggu Jawaban BPCB

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
520

PATI, Harianmuria.com – Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah telah meninjau langsung rencana pemugaran di RSUD Soewondo Kabupaten Pati pada akhir Juli 2026. Kedatangan BPCB...

Reses di Desa Sidomukti, DPRD Pati Serap Usulan Perbaikan Jalan

Reses di Desa Sidomukti, DPRD Pati Serap Usulan Perbaikan Jalan

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
516

PATI, Harianmuria.com – Masalah jalan rusak menjadi perhatian masyarakat yang disampaikan pada kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Pati, Karwito, di Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso pada Selasa, 4 Agustus...

Dewan Harap Perbaikan 3 Titik Jalan Rusak di Pati Selesai Sesuai Target, di sini Lokasinya

Dewan Harap Perbaikan 3 Titik Jalan Rusak di Pati Selesai Sesuai Target, di sini Lokasinya

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
512

PATI, Harianmuria.com – Komisi C DPRD Kabupaten Pati menyoroti perbaikan jalan di tiga titik yakni Jalan Tegalarum–Tegalwero, Sokopuluhan–Winong, dan Arumanis–Mantingan. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyebut...

Polisi Periksa 9 Orang dalam Kasus Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati

Polisi Periksa 9 Orang dalam Kasus Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati

by Sekar Sari
5 Agustus 2026
510

PATI, Harianmuria.com - Polresta Pati telah memeriksa sembilan orang dalam penyelidikan kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa MTs Islam Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Selain memeriksa saksi, penyidik...

Load More

BERITA UTAMA

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
507
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
528
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
518
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
535

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pulau Panjang Jepara menjadi destinasi favorit untuk healing berkat pasir putih, laut tenang, dan suasana alami yang menenangkan.

Pulau Panjang Jepara, Destinasi ‘Healing’ Favorit dengan Pasir Putih dan Laut Tenang

6 Desember 2025
617
Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

2 Februari 2026
578

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya