• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Riset Mangrove Mangglo Jepara Raih Summa Cumlaude, DPRD Akan Tindak Lanjuti Jadi Perda

Rosyid by Rosyid
20 Agustus 2026
in Jepara, News
66 3
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

534
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Jepara mendorong hasil penelitian tentang pengelolaan mangrove di pesisir Mlonggo ditindaklanjuti menjadi peraturan daerah (Perda). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove.

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menyampaikan hal itu saat menghadiri Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip), di Semarang, Selasa, 19 Agustus 2026.

Dalam ujian tersebut, Dr. Farikha Elida menyelesaikan studi doktoralnya dengan predikat Summa Cumlaude dan meraih IPK 4,0. Disertasinya mengangkat penelitian berjudul Strategi Kolaboratif Hexa Helix Pengelolaan Lingkungan Pantai Bervegetasi Mangrove di Pesisir Mlonggo Kabupaten Jepara.

Agus menilai penelitian tersebut memiliki relevansi langsung dengan persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir Jepara, khususnya ancaman abrasi dan keberlanjutan kawasan mangrove.

“Ini prestasi luar biasa. Riset tentang mangrove Mlonggo Jepara tembus hingga jenjang doktor dan meraih Summa Cumlaude. Ini mengharumkan nama Bumi Kartini di kancah akademisi,” ujarnya.

Menurut Agus, capaian akademik tersebut seharusnya tidak berhenti sebagai prestasi di lingkungan perguruan tinggi. Temuan penelitian perlu ditindaklanjuti agar menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap perlindungan lingkungan dan masyarakat pesisir.

“Dengan hasil penelitian ini, DPRD akan mengusulkan untuk menjadi Perda Inisiatif maupun Perda Reguler tentang Perlindungan Mangrove sesuai PP Nomor 27 Tahun 2025,” tegasnya.

Ia mengatakan, regulasi khusus dapat menjadi dasar dalam mengatur perlindungan, rehabilitasi, pengelolaan, sekaligus pemanfaatan kawasan mangrove di Kabupaten Jepara.

Menurutnya, kebutuhan tersebut semakin penting karena Jepara memiliki garis pantai sekitar 72 kilometer. Wilayah pesisir tersebut menyimpan potensi ekonomi, tetapi juga menghadapi berbagai risiko kerusakan lingkungan.

“Harapannya, Jepara yang memiliki panjang pantai 72 kilometer dapat terlindungi dan pengelolaan mangrovenya menjadi optimal,” kata Agus.

Agus juga menyoroti konsep Hexa Helix yang ditawarkan dalam disertasi Farikha. Pendekatan tersebut menempatkan enam unsur sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha atau UMKM, masyarakat, media, serta sektor keuangan.

Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi pendekatan kolaboratif dalam menjaga kawasan mangrove. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena perlindungan pesisir juga membutuhkan peran masyarakat, perguruan tinggi, pelaku usaha, media, serta dukungan pembiayaan.

“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, media, dan dukungan pembiayaan. Pendekatan ini juga dapat diarahkan untuk menghubungkan aspek konservasi dengan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir, termasuk ekowisata dan pemanfaatan hasil mangrove secara berkelanjutan,” jelasnya.

DPRD Jepara berharap penelitian tersebut menjadi contoh sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Persoalan lingkungan yang ditemukan di masyarakat, menurut Agus, dapat dikaji secara ilmiah sebelum kemudian dijadikan dasar penyusunan kebijakan.

“Riset seperti ini harus menjadi bagian dari solusi. Akademisi menghasilkan kajian, kemudian pemerintah dan DPRD menerjemahkannya menjadi kebijakan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JeparaDPRD Jepara
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Sekda Grobogan Tinjau Fasilitas dan Layanan RSUD Purwodadi Jelang Verifikasi Zona Integritas

Next Post

Kerja Sama Indonesia-Uruguay Buka Potensi Ekspor 27 Komoditas

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
500

JEPARA, Harianmuria.com – Krisis air bersih di Kabupaten Jepara meluas di tengah status awas kekeringan meteorologis. Tercatat 16 desa di berbagai kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Bidang...

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
520

JEPARA, Harianmuria.com - Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.  Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
538

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
518

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
541
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD Blora Tambah Gedung Baru Senilai Rp8,4 Miliar

RSUD Blora Tambah Gedung Baru Senilai Rp8,4 Miliar

17 Januari 2026
626
Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

30 September 2026
591

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya