BLORA, Harianmuria.com – Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, menjadi sorotan publik karena lokasinya berada tepat di samping bekas kandang ayam. Meski kandang tersebut sudah tidak lagi digunakan, bangunannya masih berdiri di area yang berdekatan dengan lokasi pembangunan fasilitas pelayanan gizi tersebut.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Blora, Artika Diannita, membenarkan bahwa lokasi pembangunan SPPG berada persis di sebelah kandang ayam yang kini tidak aktif. Menurutnya, pihak terkait telah melakukan peninjauan ke lokasi sekaligus memberikan sejumlah arahan kepada mitra pelaksana.
Artika menjelaskan, saat ini bangunan SPPG tersebut masih dalam tahap pembangunan dan belum mulai beroperasi melayani masyarakat.
Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci proses awal penentuan lokasi pembangunan karena pengajuan perizinan dan penetapan titik dilakukan langsung melalui sistem milik Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami mengecek bila sudah di tahap survei. Jadi sebelumnya kami tidak tahu karena masih tahap persiapan,” kata Artika, Selasa, 16 Juni 2026.
Menurutnya, informasi mengenai keberadaan SPPG yang dibangun berdampingan dengan bekas kandang ayam baru diketahui setelah muncul kabar yang beredar di masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, pihaknya segera melakukan pengecekan lapangan melalui koordinator kecamatan dan berkoordinasi dengan mitra yang mengelola pembangunan.
“Kami sudah ke lokasi melalui Korcamnya, kami hubungi mitranya,” katanya.
Artika menegaskan bahwa meskipun kandang ayam tersebut sudah tidak digunakan, potensi kontaminasi dari lingkungan sekitar tetap perlu menjadi perhatian.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar area bekas kandang dibersihkan secara menyeluruh dan dipastikan dalam kondisi steril apabila pembangunan SPPG tetap dilanjutkan di lokasi tersebut.
“Kalau tetap bangun di situ, bekas kandang harus dibersihkan dan benar-benar steril,” tambahnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











