KUDUS, Harianmuria.com – Sebanyak 38 jemaah haji asal Kabupaten Kudus yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 40 diberangkatkan pada Senin, 4 Mei 2026 pagi.
Rombongan diberangkatkan menggunakan bus dari Pendopo Kabupaten Kudus menuju Asrama Haji Donohudan sebelum masuk Embarkasi Solo. Jemaah dijadwalkan tiba sekitar pukul 13.00 WIB untuk menjalani proses lanjutan.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam sambutannya berharap jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, baik rukun wajib maupun sunah, dengan lancar dan dalam kondisi sehat.
Selain itu, Bupati Sam’ani mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, termasuk jaga nama baik Kabupaten Kudus,” ujarnya sebelum melepas keberangkatan jemaah haji.
Bupati Sam’ani juga titip kepada jemaah haji agar mendoakan Kabupaten Kudus senantiasa dalam keadaan aman, tertib, dan sejahtera.
“Ketika di sana, mohon doanya untuk Kabupaten Kudus, semoga selalu sejahtera, aman, tertib, nyaman dan terhindar dari bencana,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh menyampaikan bahwa kloter 40 merupakan rombongan pertama yang diberangkatkan dari Kudus tahun ini.
Total jemaah jemaah haji Kudus yang akan diberangkatkan mencapai 1.200 orang, terbagi dalam beberapa kloter hingga 6 Mei 2026.
“Untuk kloter 40 ada 38 jemaah calon haji, alhamdulillah semua bisa berangkat. Nanti masuk Asrama Haji Donohudan sekitar jam 1 siang,” jelasnya.
Masruroh menambahkan, sebelumnya jumlah jemaah tercatat sebanyak 1.203 orang. Namun, tiga di antaranya harus menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.
“Yang tunda berangkat ada tiga orang karena sakit, sehingga total yang berangkat tahun ini menjadi 1.200 jemaah,” terangnya.
Pihaknya mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengingat mereka masih akan menjalani pemeriksaan kesehatan setibanya di embarkasi.
“Harapan kami semua jemaah bisa berangkat dalam keadaan sehat dan kembali ke Tanah Air dengan selamat,” pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











