• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sejarah Singkat Peristiwa Hari Pahlawan yang Diperingati Setiap 10 November

Sekar Sari by Sekar Sari
10 November 2022
in Artikel
120 2
Ilustrasi Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. (YouTube MSV Studio/Harianmuria.com)

Ilustrasi Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. (YouTube MSV Studio/Harianmuria.com)

935
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Setiap tanggal 10 November bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Pada hari itulah peristiwa pertempuran di Kota Surabaya pasca kemerdekaan kembali dikenang.

Membicarakan Hari Pahlawan, seolah diajak kembali mengarungi dimensi masa lalu. Peristiwa Hari Pahlawan ini bermula saat tentara Inggris yang berada di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Aubertin Walter Sothern (AWS) Mallaby yang mendarat di Surabaya pada 25 Oktober 1945.

Kedatangan mereka dengan membawa maksud melucuti tentara Jepang dan menyelamatkan para tawanan perang atas perintah Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI). Pihak Netherlands Indies Civil Administration (NICA) juga turut membonceng menuju Surabaya.

Kedatangan rombongan tentara Inggris ini pun disambut baik oleh Pemerintah Republik Indonesia. Bakan pertemuan antara wakil-wakil pemerintah RI dengan Brigjen AWS Mallaby sempat menghasilkan beberapa kesepakatan.

Kesepakatan yang dimaksud antara lain:

  1. Inggris berjanji bahwa diantara tentara mereka tidak terdapat Angkatan Perang Belanda
  2. Kedua belah pihak setuju untuk saling menjaga keamanan dan ketentraman
  3. Contact Bureau atau Kontak Biro akan dibentuk untuk menjamin bahwa kerja sama dapat dilaksanakan dengan baik
  4. Inggris hanya akan melucuti senjata tentara Jepang

Namun kesepakatan itu dikhianati sendiri oleh pihak Inggris. Satu peleton milik Field Security Scetion di bawah komando Kapten Shaw menyerbu penjara Kalisosok dengan tujuan membebaskan tahanan Belanda pada 26-27 Oktober 1945.

Mereka lantas menduduki area-area penting seperti Pelabuhan Tanjung Perak, Kantor Pos Besar, Gedung Bank Internatio, dan lainnya. Hal inilah yang memancing amarah dari rakyat Surabaya dan akhirnya menyerang pos-pos sekutu.

Pada 27 Oktober 1945, tersebar pamflet yang berasal dari pesawat Inggris berisi perintah agar rakyat Surabaya dan Jawa Timur menyerahkan senjata rampasan perang dari Jepang. Terlebih, Brigjen Mallaby mengaku tidak mengetahui perihal pamflet yang dimaksud, hal ini pun semakin membuat suasana menjadi memanas.

Kontak senjata pun tidak terelakkan, pada jam 14.00 tanggal 27 Oktober 1945 Pemuda Surabaya dengan tentara Inggris melakukan pertempuran. Peristiwa ini berlangsung meluas hingga menjadi serangan umum terhadap kedudukan Inggris di seluruh wilayah Surabaya selama 2 hari.

Bersama Inggris, Pemerintah RI di Surabaya lalu membentuk Kontak Biro untuk menjaga daerah secara bersama-sama. Kemudian anggota Kontak Biro mendatangi lokasi-lakasi yang sedang terjadi pertempuran untuk menghentikannya.

Anggota Kontak Biro ada yang menuju ke Gedung Bank Internatio di Jembatan Merah. Di sana tentara Inggris sudah dikepung oleh para Pemuda Surabaya dan mendesak mereka agar menyerah. Namun Mallaby masih saja bertahan dan membuat insiden baku hantam terjadi.

Insiden itu dipicu oleh baku tembak oleh tentara Inggris sendiri saat di dalam gedung bank. Para anggota Kontak Biro pun sempat mengamankan diri. Dan karena peristiwa tersebut, Mallaby gugur sebagai perwira tinggi Inggris.

Pada 29 Oktober 1945, genjatan senjata dari pihak Inggris dan Indonesia kian mereda. Namun bentrokan yang ada di Surabaya tetap terjadi, tepatnya di Hotel Yamato.

Penduduk Surabaya meradang saat mengetahui pasukan tentara Belanda mengibarkan bendera di puncak Hotel Yamato. Rakyat Surabaya yang diwaliki Rasiden Soedirman bersama Sidik dan Hariyono bertemu tentara Belanda WVC di sana dengan maksud agar bendera tersebut diturunkan.

Namun Belanda menolak dan malah mengarahkan pistol sebagai bentuk ancaman. Perkelahian pun berlangsung di lobi Hotel Yamato.

Di lain sisi, rupayanya kematian Mallaby tidak habis begitu saja. Jenderal Sir Philip Chistison menuduh rakyat Surabaya sebagai pelakunya. Padahal yang sebenarnya terjadi, Mallaby tewas karena kecelakaan.

Mendengar hal itu, pihak Inggris mendatangkan pasukan baru dibawah komando Mayor Jenderal RC Mansergh.

Pada 7 November 1945, Mayjen Mansergh menulis surat kepada Gubernur Jawa Timur kala itu, yaitu RA Soerjo. Adapun isi dari surat yang dikirim mengatakan bahwa gubernur sudah tidak bisa menguasai kota Surabaya. RA Soerjo akhirnya membantah tuduhan surat itu lewat surat balasan pada 9 November 1945.

Akan tetapi sekutu lantas mengeluarkan ultimatum yang menyatakan pimpinan dan tiap-tiap yang bersenjata harus melapor serta meletakkan senjatanya di tempat-tempat yang ditentukan. Bahkan mereka memberikan batas waktu ultimatum itu pada pukul 06.00 tanggal 10 Oktober 1945.

Tindakan sekutu sudah membuat rakyat Surabaya marah. Mereka pun langsung bergegas membuat markas pertahanan yang dikomandoi oleh Sungkono dengan mengundang seluruh elemen masyarakat.

Pada peristiwa Pertempuran Surabaya ini, Bung Tomo hadir sebagai tokoh yang turut berperan penting. Ia berhasil membakar semangat arek-arek Surabaya melalui stasiun radio.

Pada 10 November 1945 pertempuran akhirnya meletus. Sebanyak 20 ribu rakyat Surabaya gugur dan 150 terpaksa meninggalkan kota tersebut. Sementara dari pihak Inggris ada 1.600 prajurit yang tewas, hilang, luka-luka dan puluhan alat perangnya hancur rusak parah.

Atas kejadian luar biasa ini, setiap 10 November dikenalah Hari Pahlawan sebagai bentuk mengenang pertempuran yang bergelora pada masa itu. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: 10 NovemberHari PahlawanPeristiwa Hari PahlawanPertempuran Surabaya
SummarizeShare67SendShare
Previous Post

5.260 Nelayan Kecil di Rembang Terima Kartu Asuransi

Next Post

Digitalisasi Sistem Layanan, Diskominfo Pati Terapkan TTE

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Patriot BloRun 2025 sukses digelar Polres Blora dengan melibatkan 862 peserta.

Patriot BloRun 2025 Meriah, 862 Peserta Rayakan Semangat Hari Pahlawan di Blora

by Basuki
17 November 2025
525

Patriot BloRun 2025 meriah di Blora dengan 862 peserta. Ajang lari ini digelar Polres Blora untuk memperingati Hari Pahlawan dan menumbuhkan semangat nasionalisme.

Ketua Komisi C DPRD Jepara, Nur Hidayat, mengajak masyarakat meneladani semangat dan nilai-nilai kepahlawanan untuk membangun bangsa di momen Hari Pahlawan 10 November 2025.

DPRD Jepara Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan untuk Bangun Negeri

by Basuki
10 November 2025
571

Ketua Komisi C DPRD Jepara, Nur Hidayat, mengajak masyarakat meneladani semangat perjuangan pahlawan. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata, persatuan, dan nasionalisme dalam membangun negeri.

KHIDMAT: Bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., Msi., memimpin penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, Kamis (10/11). (Istimewa/Harianmuria.com)

Peringati Hari Pahlawan, Camat Dukuhseti Sampaikan Tiga Pesan Jadi Orang Baik

by Sekar Sari
11 November 2022
545

PATI - Memperingati Hari Pahlawan, Camat Dukuhseti Agus Sunarko menyampaikan tiga pesan agar jadi orang baik. Menurutnya, setiap orang bisa jadi pahlawan, minimal jadi pahlawan untuk kerabatnya atau...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Intip Ketan, Kuliner Khas Dandangan Kudus yang Terancam Punah

Intip Ketan, Kuliner Khas Dandangan Kudus yang Terancam Punah

3 Maret 2025
767
Pantai Rembang yang menyimpan pemandangan eksotis dengan pohon cemara. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Pantai Eksotis di Rembang dengan Pemandangan Pohon Cemara yang Rimbun

17 Oktober 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya